
perkenalkan nama saya Nadia Putri, anak bungsu dari tiga bersaudara. saya mempunyai dua kakak laki laki yang keduanya sangat tampan dan pintar. tidak seperti saya saya tidak terlalu pintar dan tidak terlalu bodoh. bisa di bilang setengah setengah lah. kalau ada yang bilang bahwa anak bungsu itu manja, tidak sama sekali dengan saya. oh iya saya sudah lulus kuliah saya lulus kuliah umur 21 tahun baru saja saya lulus, setelah lulus saya mencoba mencari pekerjaan dan saya melamar menjadi sekretaris di salah satu perusahan di kota saya. saya tinggal bersama ayah ibu dan kedua kaka laki laki saya, kakak kakak saya belum ada yang menikah mereka berdua masih asyik dengan dunia mereka. saya baru bekerja sekitar dua Bulan di perusahaan itu, saya sempat menganggur dua bulan pasca lulus hingga akhirnya ada perusahaan yang mau menerima saya. saya tidak cantik dan saya juga tidak jelek. tapi lebih tepatnya saya cantik deh, karena kan saya cewek. kedua kakak saya selalu menyarankan saya untuk lanjut kuliah, karena dia bilang saya masih muda, tapi saya tidak mau karena saya sudah bertekad akan bekerja. sudah dua bulan saya bekerja sebagai sekretaris, pikiran saya saat masih kuliah kalau sudah kerja saya akan bebas melakukan apa saja, tapi nyatanya salah besar. kenapa salah ..
__ADS_1
karena setiap hari saya harus di antar jemput oleh abang tercintaku. dua Abang ku ini mempunyai sifat yang berbeda yang nomer satu namanya Abang Rendi dan yang nomer dua namanya Abang Riko, dua mahluk ini yang selalu bergantian mengantar jemput ku, Abang Rendi yang berposisi sebagai dosen di salah satu kampus swasta karena bisa di bilang Abang Rendi adalah yang paling pintar di antara kami bertiga Abang Rendi masih berusia 27 tahun dan Abang Riko berusia 25 tahun. Abang Riko bekerja di perusahan juga. tapi beda perusahaan dengan saya. Abang Riko juga tidak pernah mau kalau di suruh lanjut s2, jadi yang kuliah sampai S2 hanya Abang Rendi. Abang Rendi ini bisa di bilang ganteng tapi sayang orang nya cuek sekali. gak kebayang kan gimana Abang Rendi jadi dosen untung saja saya dulu tidak kuliah di tempat dia mengajar.
__ADS_1
ibu ku mempunyai usaha toko kue dan bapak adalah seorang guru SMA. dari campur tangan kedua orang tua ku lah akhirnya kami bisa sekolah sampai jenjang sarjana. dulu saat masih kuliah aku selalu membantu ibu membuat kue di toko untuk di jual. toko kue ibu sudah berdiri lama sekali yang pasti sebelum aku lahir toko kue ini sudah ada. semenjak sudah bekerja selama dua bulan ini aku sudah jarang membantu ibu. kalau Abang Rendi bisa jadi dosen karena dia pintar dan dia kuliah juga beasiswa semua dari S1 dan S2 beda dengan saya dan kak Riko yang tidak dapat beasiswa. ini perkenalan singkat keluarga saya.
__ADS_1
seperti biasa selesai membantu ibu aku akan mempersiapkan diri ku untuk dandan cantik dan terus sarapan terus berangkat kerja di antar sama Abang Riko dengan motor pespa pemberian ayah. iya motor pespa ini motor kesayangan Abang Riko karena motor ini di belikan saat Abang Riko masuk perkuliahan dan sampai lulus sudah bekerja bertahun tahun masih saja di gunakan katanya sih motor antik...
__ADS_1