
selesai makan siang, Riko mengantar adiknya kembali ke kantor. sampai depan kantor Nadia langsung turun, bang nanti jemput ya..
iya jawab Riko
Riko dan Rio pun kembali ke kantornya.
dan melanjutkan kerjaannya. sampai akhirnya jam menunjukan pukul 4 sore semua karyawan pada sibuk siap siap membereskan barangnya untuk pulang. beda dengan Riko yang masih duduk Santi di depan laptopnya. iya hari ini banyak sekali pekerjaan Riko yang harus di selesaikan. tadi dia juga sudah menghubungi Nadia kalau dia tidak bisa jemput. dan bang rendi yang akan menjemput Nadia.
iya Riko hari ini lembur..
Nadia yang sudah siap untuk keluar dari ruangannya pun, di kagetkan dengan panggilan hp, iya ternyata bang rendi. pasti dia sudah menunggu di luar.
tanpa berpamitan dengan atasannya dia langsung saja keluar ruangan. sampai depan parkiran benar ternyata bang rendi sudah menunggu. sudah lama bang kata Nadia, baru jawab Rendi.
oh iya nad, tadi ibu telpon katanya kalau kamu nyusul ibu naik kereta saja. aku gak jadi nyusul ibu bang, kerjaan ku banyak, sepertinya aku gak bisa ambil izin, bisa diomeli aku nanti jawab Nadia. iya sudah kalau gak bisa. tinggal kamu nanti bilang ibu . iya bang.
__ADS_1
perjalanan sudah mulai macet kalau jam jam pulang kantor yang harusnya cepat sampai jadi lama di perjalanan. beda kalau naik motor sama bang Riko akan lebih cepat sedikit.
sudah saya ceritakan ya di awal kalau Abang Rendi ini sudah bicara alias pelit bicara. kalau gak aku yang ngoceh duluan dia jarang mau bicara. gak tau kenapa saya..
apa karena dia anak pertama atau memang sudah dari sononya ..
tapi yang saya heran kenapa dia bisa jadi dosen ..
gak kebayang kan gimana jadi mahasiswa bimbingan dia. kalau migren ya pasti sedikit pusing. wkkwkwkwk
bang, coba sekali kali aku di ajak ke kampus Abang gitu, ngapain tanya Abang Rendi. iya sekedar jalan jalan gitu. lihat lihat kaya gimana mahasiswa Abang itu.
hmm jawab Rendi.
Rendi memang jarang menanggapi ocehan adek bontotnya ini. dia tau sifat adeknya kalau sudah bicara gak ada habisnya. dia bakal diam dan anteng kalau lagi di luar rumah tapi kalau sudah kumpul sama keluarga terutama sama Riko sudah pasti pecicilan di tambah cerewetnya lagi ngumpul jadi satu dan yang rame lagi Riko itu selalu menanggapi ocehan adeknya.
__ADS_1
sampai dalam rumah, Nadia langsung melempar tasnya dan duduk di sofa. masukin tas mu ke kamar mandi sana. baru santai santai. kata Abang Rendi. iya bang jawab Nadia. Nadia selalu nurut kalau di suruh Abang Rendi tidak pernah membantah.
langsung masuk ke kamar dan mandi selesai mandi dia, dia membuka hp. banyak sekali telpon masuk dari Nando.
tumben nich anak nelpon aku, ..
setelah di telpon balik ternyata tidak bisa di hubungi.
Nadia pun mengirim pesan.
ke nando..
ada apa..
setelah menaruh hpnya kembali, Nadia keluar kamar dengan badan yang segar dan sudah wangi. biasanya kalau ada ibunya di rumah di pulang kerja langsung ngorok. tapi kalau gak ada ibunya dia harus mandi dan bersiap masak untuk makan malam...
__ADS_1