Antara Cinta Dan Teman

Antara Cinta Dan Teman
beli makanan


__ADS_3

Sampai di tempat warung makan, bu seperti biasa ya di bungkus satu saja, cuma satu neng, iya Bu, soalnya hanya saya yang makan, oh iya neng ngomong ngomong ko jarang terlihat sekarang kemana saja neng, iya ceritanya dulu sebelum dapat kerja atau masih baru lulus Nadia itu hampir tiap hari beli makan di warung itu dan semenjak kerja dia jarang sekali beli makan di situ, jadi hari ini dia banyak di tanya sama ibu penjual nasi campur.


Ini Bu, saya sibuk sekarang Bu, jadi jarang deh mampir ke warung ibu, sibuk ngapain neng, sudah lulus kuliahnya, sudah Bu jawab Nadia, syukur lah kalau sudah lulus. Iya Bu..


Kerja di mana sekarang neng


Kerja di rumah saja Bu, jawab Nadia asal, karena ibunya banyak tanya ..


Iya sudah ini nasinya neng, ok makasih ya Bu .


iya jawab pemilik warung.


Baru jalan sampai pertengahan jalan dia sudah di kagetkan dengan motor yang mengelakson ...


Buset deh jawab Nadia, gw kan sudah minggir, kurang lebar apa jalan. Nadia

__ADS_1


Iya ternyata itu si Nando, kampret ternyata lho, tumben lho datang ke rumah, iya aku mau ngajak kamu makan di luar malam ini, aku yang bayarin deh, iya sudah ayo naik motor ku dulu.


sampai rumah Nadia, mana Abang lho NAD, ada itu di dalam, kamu habis gajian Nando, tanya Nadia, iya donk aku habis dapat bonus makanya mau ngajak kamu makan di luar, sekalian kita nonton malam ini. Wah ide bagus kata Nadia,aku siap siap dulu ya..


Ok, aku tunggu


Kalau lho haus ambil sendiri minum di dapur ya, beres jawab Nando.


Iya Nando memang sudah begitu dekat dengan keluarga Nadia.


Oh iya bang aku sama Nando mau pergi nonton ya sekalian mau jalan jalan dan makan. Itu nasi campur yang aku beli tadi buat Abang saja, iya jawab Abang Rendi. Jangan pulang malam malam. beres jawab Nadia.


Nadia masuk ke kamar untuk siap siap, sementara Rendi keluar menemui Nando, Nando apa kabar sapa Abang Rendi, baik bang jawab Nando. Lama ta ke sini, iya bang akhir akhir dapat tugas kerjanya keluar kota bang, jadi jarang ke sini.


Kerjaanmu lancar, alhamdulilah lancar bang. Abang masih ngajar di kampus, iya masih ngajar di kampus, Abang Riko mana bang, di dinas keluar kota juga.ooh jawab Nando.

__ADS_1


Oh iya nanti jangan malam malam ya pulangnya, soalnya Nadia besok juga harus kerja kan. Beres bang jawab Nando paling kami cuma makan habis itu nonton.


Abang mau ikut, gak jawab Rendi, masih banyak tugas mahasiswa yang harus di periksa. iya sudah Abang masuk dulu ya. Ok bang jawab Nando.


Selepas Abang Rendi masuk, Nadia keluar kamar dengan dandanan yang ala ala remaja dengan celana yang sobek sobek di lututnya dengan di padukan kaos warna putih, iya Nadia sangat suka kaos warna putih. Rendi melihat tampilan adeknya menggelengkan kepala. batin Rendi ini bocah mau tawuran apa mau jalan. Tampilannya kaya mau ngajak orang tawuran. Nadia yang melihat Abangnya menggelengkan pun, heran kenapa bang..tanya Nadia, tampilanku terlalu cantik ya bang, sampai Abang Rendi menggelengkan kepala, hmmm jawab Rendi lalu berlalu pergi. Karena percuma kalau ngomong sama adek ceweknya ini.


Iya sudah lah bang aku berangkat ya..


Lama banget NAD, kaya dandan mau ijab kabul saja lama banget. Iya mank kamu sudah pernah nungguin orang dandan ijab kabul kata Nadia lagi. Sudah jawab Nando.


Iya sudah ayo berangkat, ayo..


lama banget kita ta jalan berdua seperti ini. Hari ini seneng sekali aku, akhirnya bisa jalan berdua lagi.ciee romantis kita ya kata Nando di tengah tengah perjalanan naik motor. Iya romantis apalagi kalau tiap hari kamu ajak aku nonton terus makan tiap hari pasti lebih romantis lagi jawab Nadia.


Itu gak romantis Nadia putri, tapi kebangkrutan buat Ku jawab Nando lagi.

__ADS_1


__ADS_2