Antara Cinta Dan Teman

Antara Cinta Dan Teman
jalan


__ADS_3

Perjalanan yang panjang, membuat Nadia tertidur di mobil. Iya Nadia yang memang suka tidur akhirnya terlelap di mobil. dia sudah ta menghiraukan lagi ada bos'nya kalau matanya sudah ngantuk ya tidur saja dia. Lagian kan ini di mobil.


Iya sebelum berangkat tadi ternyata pak bos, mengajak sopir pribadinya jadilah kami bertiga di dalam mobil.


Setelah tidur terlalu lama akhirnya mata Nadia terbuka, ee taunya pak bos tidur juga. Masih jauh pak sampainya


jauh lagi mbak, jawab pak sopir.


Nadia melihat hp'nya ternyata ada pesan dari Abang Riko


Abang Riko


Nadia, kata Abang Rendi kamu keluar kota sama bos'mu, jangan kecentilan ya kamu.


Mata Nadia melotot membaca pesan dari abangnya ..


Nadia pun, membalas,dengan jawaban yang nyeleneh.

__ADS_1


memang ini waktu yang pas, untuk kecentilan bang, mumpung gak ada pesaing cewek, kalau di kantor banyak pesaing.


setelah membalas pesan dari abangnya Nadia mematikan hpnya.


ta selang lama sampainya mobil di depan hotel tempat mereka menginap ya, karena acara pertemuan rekan bisnis akan di laksanakan besok pagi sekitar jam sembilan oleh karena itu makan ini mereka akan menginap di hotel dulu.


ini pertama kalinya Nadia di ajak bosnya untuk perjalanan luar kota biasanya cuma di seputaran kota tempat di tinggal. Maklum baru beberapa bulan saja jadi sekretaris.


sampai dalam hotel Nadia langsung merebahkan badannya perjalanan yang lumayan jauh membuat badannya terasa remuk semua.


hallo kenapa, kata Nadia


heh, Nadia sombong amat lho mentang mentang sudah kerja gak ada hubungin aku, kata Nando do sebrang telpon, buset lho nelpon tiba tiba ngatain aku sombong.


ngapain nelpon tumben, biasanya juga langsung datang ke rumah kata Nadia. Kangen aku lho sama kamu, kata Nando lagi.


tapi aku gak kangen sama, gimana donk..

__ADS_1


Hmmm, tumben lho kamu gak kangen aku, kata Nando lagi, terus di jawab sama Nadia.


bos ku ganteng do, jadi aku gak ingat kamu dan gak pengen kamu. hahahaha tawa mereka pun pecah akhirnya


bocah sama sama benget ini, berteman sudah lama alhasil pembicaraan mereka pun sampai lama dan gak ada yang jelasnya yang di bicarakan, sangking asyik ngobrol dia gak dengan kalau pintu kamarnya di ketuk beberapa kali sama seseorang. Iya ta lain itu adalah sopir dari bosnya.


bentar do, aku buka pintu dulu, gak usah di matikan telponnya. Diam saja mulut mu kata Nadia lagi.


Maaf MBK ganggu, di tunggu sama pak bos di mobil, katanya mau di ajak makan. sekarang pak tanya Nadia, iya mbak sekarang. Iya sudah tunggu dulu ya pak, biar saya siap siap dulu. Baik mbak saya tunggu di parkiran. Ok pak jawab Nadia.


Melanjutkan obrolannya, do, udah dulu ya lanjut nanti, aku mau makan dulu, sama pak bos. Ciee yang makan sama pak bos, hati hati nad, ntar baper lagi kata Nando di telpon yang belum mati juga itu,bukan aku yang baper tapi pak bos nanti yang baper. Tau sendiri kan kamu kalau aku ini sangat manis.


Sudah aa do, lanjut nanti ya ..


Bay..telpon mati.


Segala makan di luar di hotel saja sudah ada restorannya ngapain makan di luar. Bikin ribet saja ini pak bos..

__ADS_1


__ADS_2