Antara Cinta Dan Teman

Antara Cinta Dan Teman
hari senin


__ADS_3

pagi sekali aku bangun hari ini, iya seperti biasa aku masak dulu, selama ibu belum datang aku akan masak setiap pagi.


kalau pagi ini aku tidak masak ya, makan roti aja, iya aku sudah menyiapkan roti empat potong buat Abang Rendi, Riko, bapak dan buat aku.


iya karena sudah kesepakatan tadi malam pagi ini tidak masak, sarapan pakai roti saja. setelah semua aku siapkan. aku bergegas menuju kamar mandi untuk mandi dan dandan cantik untuk menyambut hari Senin. yang bakalan numpuk tugas di kantor karena pak bos ke luar kota.


semua sudah siap di meja makan,oh iya nad nanti kamu gak usah ke toko, langsung pulang saja, biar bapak yang ke toko. habis dari sekolah. ok pak jawab Nadia.


selesai dengan sarapan rotinya, semua berangkat sendiri. iya Nadia yang berangkat sama Abang riko, Abang Rendi berangkat sendiri dan bapak juga berangkat sendiri.


sudah telpon, bos mu ..


yang kemaren nelpon kamu, tanya Riko ke adeknya ..


belum bang, males aku telpon balik pasti banyak kerjaan yang dia tinggalkan dia kan mau keluar kota, kalau gak salah hari ini berangkat.


iya sudah kata Riko..


bang nanti makan siang kita bareng kah, aku yang bayari deh..


gak usah kata Riko, aku makan siang di kantor saja,..

__ADS_1


iya sudah aku juga mau makan siang di kantor saja.


sampai depan kantor Nadia, Nadia memberikan. helm yang dia pakai dan menyalami abangnya. semangat Abang kerjanya.


hmmm jawab Riko..


Nadia masuk, kantor dengan wajar ceria. dan tak lupa memberikan senyuman kepada satpam yang ada di depan kantor. pagi pak sapa Nadia. pagi juga mbak..


enak ya mbak, tiap hari di antar jemput kata di pak Tono...


iya donk pak enak...lumayan kan kalau di antar jemput irit ongkos jawab Nadia sambil tersenyum dan berlalu pergi.


lho lho ko ada pak Dio, katanya mau ke luar kota. Nadia pun tarik napas..


iya bos nadia, namanya adalah Dio Pratama. bos yang bisa di bilang sangat dikagumi oleh para wanita di kantor apa mungkin termasuk aku mengaguminya aku juga tidak tau. heheh


katanya ke luar kota, ko gak jadi sih..


batin Nadia, dia pun langsung menuju dapur kantor, biasa mau bikinin kopi majikan dulu.


selesai bikin kopi, Nadia pun langsung memberikan kepada bosnya, ini pak kopinya.

__ADS_1


hhmm taruh situ..


oh iya kamu, ada apa pak..


kemaren malam aku nelpon kamu, kenapa gak balik nelpon saya


saya gak tau kalau bapak nelpon saya, ada perlu apa pak..tanya Nadia


saya cuma bilang saya gak jadi keluar kota, oh iya siang ini ada tamu dari perusahaan b untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan. jadi nanti siang kalau mereka datang suruh saja masuk ke ruangan saya.


baik pak jawab Nadia.


sudah silahkan keluar.


nadia pun, keluar begitu saja, nelpon cuma mau ngasih tau gak jadi keluar kota, mau jadi kek mau enggak kek apa urusan sama aku. tetap aja kerjaan aku numpuk.


sampai jam makan siang tiba, iya Nadia yang tadi pagi cuma sarapan roti pun, perutnya sudah berbunyi...minta jatah makan kayanya perut ku ini..


tapi gimana aku makan siang, kalau tamu aja belum datang, iya kali pas aku tinggal makan siang, Tamu nya datang. terus gak ada aku di sini. bisa marah marah pak bos. punya sekretaris gak di andalkan.


aku tunggu saja. satu jam gak datang aku tinggal saja..

__ADS_1


__ADS_2