
seperti biasa Nadia, sebelum mandi selalu membantu ibunya masak di dapur untuk makan siang, biasanya juga Nadia akan membawa bekal kalau ke kantor. dia yang dari kecil sampai kuliah selalu tinggal bersama ibu, kuliah pun dia masih di kota yang sama, Bahkan dia juga satu kampus sama Abang Riko, beda kalau sama Rendi, Rendi kuliah di luar kota lanjut S2 nya juga di luar kota dan baru balik ke kota asal setelah menjadi dosen tetap di salah satu kampus di kota kami.
ibu nadia mandi dulu ya, iya kata ibunya. oh iya ibu rencana sama bapak mau ke rumah pak de kamu, ada acara di sana, berapa hari Bu, aku ikut ya.
ko ikut, Giman kerjamu, kamu itu di rumah saja, Abang Riko dan Abang Rendi juga di rumah. aduh Bu, besok kan hari Sabtu aku libur kerja, terus Minggu juga libur. iya ibu tau, maksud ibu kamu jga toko, dari pada kamu ikut ibu.
ko jadi aku Bu, yang jaga toko kenapa gak Abang Riko saja, dia juga libur. udah kamu mandi saja dulu sana, iya deh.
semua sudah ngumpul di meja makan,.siapa lagi kalau bukan Nadia yang belum ngumpul dia pasti paling terakhir. kebiasaan tuch bocah nunggu dia saja kata Riko di meja makan, tiba di meja makan, Nadia ayo makan, kata ibu, Nadia ini bekal kamu, jangan lupa di bawa, iya bu. selesai makan mereka masih duduk di meja makan. oh ibu bapak besok mau ke rumah pak de kalian, nadia ikut kan pak, gak bapak pulang hari Senin, kamu kan hari Senin sudah kerja. mampus lho gak bisa ikut kata Riko. lagian kata ibu kan kamu harus jaga toko bantuin MBK Ira. kenapa gak Abang Riko aja yang bantuin di toko, ya udah kalau gitu kalian berdua saja. gak sekalian bertiga pak sama Abang Rendi juga. Abang mu sibuk juga. lagian kalian berdua kan libur kerjanya.
__ADS_1
iya hujan, kata Nadia saat keluar dari rumah, bang Riko hujan kita gak usah kerja saja kah kata Nadia dengan wajah berbinar karena harinya hujan. mau ngapain Nadia kamu gak kerja, sini bareng Abang saja berangkatnya naik mobil, sekalian juga kamu Riko, iya deh jawab Nadia.
Rendi memang mempunyai mobil, tapi jarang di pakai kalau hujan saja dia memakai mobil. kalau tidak hujan Rendi juga menggunakan motornya. oh ya bang Rendi nanti Nadia pulang nya tepat waktu karena gak ada lembur hari ini, jangan telat ya jemput Nadia.
siapa yang mau jemput kamu nanti Abang ada jam ngajar Samapi sore jam lima kamu pulang kan jam 4, kamu naik ojek saja pulang. hisss Abang.
Abang Riko nanti Abang pulang naik apa, minta antar teman kata Riko asal.
hari Senin tgl muda, aku gajian kata Nadia di dalam mobil, memang Nadia itu anaknya gak bisa diam. nanti traktir Abang ya, Abang akan aku traktir kalau mau bujuk ibu bapak biar bawa aku ikut mereka ke rumah pak de, gimana bang mau gak, nanti ta. traktir gak mau aku.
__ADS_1
kamu nyuruh aku jaga toko, gitu gak bisa ya
aku gak bisa kamu liciki dengan akal bulus mu itu. iya sudah kalau gak mau gak mau traktir. Rendi hanya diam saja melihat tingkat kedua adiknya itu.
yang sama sama cerewet padahal satu cowok satu cewek, kalau kumpul kerjaannya adu mulut terus.
tiba di kantor nadia, makasih Abang Rendi kata Nadia dengan bersalaman, sama Abang Rendi saja lho bilang terimakasih coba kalau sama aku langsung saja, bilang makasih saja enggak.
apasih lho bang kata Nadia, iya sudah masuk sana hati hati kata Abang Rendi.
__ADS_1
dalam perjalanan menuju kantor riko berkerja
Rik, nanti kalau sempat kamu pulang bareng Nadia, kamu jemput dia , kamu bisa naik taksi online biar kalian pulang bareng. iya bang Riko, dia tidak pernah bantah kalau yang bilang Abang Rendi.