
"Apa nak Bumi, hahaha ini dunia Nemi, dunia bawah. huh mungkin kamu dari dimensi lain. karna aku baru dengar nama asal kamu tu" kelas kakek itu
'*hah dimensi lain apaan coba. oh ya ampun koq ngepranknya mulai merambat GK masuk akal deh..
tapi..... dia ngomong bahasa apasih kok baru denger plus koq aku bisa ngerti plus lancar banget bicara pakek bahasanya ya?? hemm gak masuk akal jangan-jangan aku*....'
"Apa dimensi lain!"
……………………………………………
'ah iya apa memang benar ini bukan bumi, tapi kenapa aku dari mulai bangun pingsan aku langsung bicara pakek bahasa aneh, padahal aku tidak pernah mendengarnya, apa ini masuk akal' pikirku yang bingung
ya aku bicara dengan bahasa yang tak kukenal dan tak pernah mendengar bahasa tersebut tanpa kusadari, entahlah tadi cuman kata kamera dan ngeprank aja yang pakek bahasa ku, apa karena disini gak ada kata itu dan mengenal artinya.
Wahhh aku bisa nih ngumpat orang yang resek pakek bahasa ku tanpa orang lain sadari hehehehe
plus aku bisa menciptakan kata kata yang mungkin gak ada di dunia ini hahahaha pasti itu sangat membanggakan.hihihihi
"nak kenapa kamu malah melamun dan senyum-senyum sendiri. Apa kamu mulai gila" kata kakek itu melihatku termenung dan senyum senyum tak jelas
"ah gak kek, aku masih waras loh masak aku cantik, imut, dan gemesin kayak gini dibilang mulai gila. dasar kakek tua.." kataku berbinar menampilkan puppy eyes yang imut
yang gak bilang aku imut ya biarin aja. pokoknya aku tuh imut gemesin, narsis banget kan gue hahaha tak apalah
__ADS_1
"oh ya ampun nak, baru kali ini aku ketemu dengan gadis seperti ini, sok percaya gini" kata kakek itu geleng geleng kepala.
hah paling dia mikir darimana kepercayaan itu.
hey aku aku tuh Bunga Rosalinda seorang kembang kota atau yang lainya.
Entahlah itu benar atau tidak tapi banyak yang bilang gitu. hehehe narsis sdikit gak papakan.
tarik sis........semongko ^_^
"hehehe, nama kakek siapa? perkenalkan nama saya Bunga Rosalinda" ucapku cengengesan
" Bunga Rosalinda nama yang aneh, tapi tidak dari asalmu. oh namaku nekxi dirlaemaen panggil kakek laemaen saja" kata kakek itu yang ternyata namanya nekxi laemaen huh cukup tak asing juga dengan nama nama yang bisa di duniaku..
aku akan menganggapnya sebagai kakekku sendiri, aku sangat berharap dia menerimanya, bagaimanapun aku tak kenal siapapun disini dan aku akan berbakti padanya bila ia mau menerimaku.
" Baiklah, kamu boleh panggil kakek saja. Dan aku akan menganggap mu sebagai cucuku" kata kakek laemaen seraya mengelus kepala ku yang masih basah.
hemm nyamnya jika diperlakukan kayak gini, walau aku sudah umur 20 tahun tapi aku masih senang kayak gini
" haha terimakasih kek" ucapku
dan aku memeluknya, sebagai tanda terimakasih ku dan tentu ini membuatku haru
__ADS_1
" Gak usah berterimakasih aku bersyukur bisa dapat cucu perempuan, kebetulan saya gak punya cucu perempuan hahahaha" kata kakek laemaen
tangannya membalas pelukan dan mengelus pundakku
" Oh benarkah, jadi aku jadi cucu paling tercantik punya kakek hehehe" kataku cengengesan
" Ya kamu jadi cucuku yang paling cantik karna gak ada lagi kan cucu perempuan" kata kakek laemaen
yang menurutku dia menyindirku, huh biar saja aku percaya diri. iya kan temen temen?^_-
aku pun cemberut, dan kakek laemaen malah tertawa
uhhhhh ngesselin banget kakek ini.
dan ku dengar ada yang memanggil dari balik pohon besar belakang kakek laemaen
"kakek"
terimakasih telah membaca cerita pertamaku, mohon dukunganya ya.
sukai, komentar dan vote
...terimakasih...
__ADS_1