Apa Kekaisaran??

Apa Kekaisaran??
9. melawan para monster ular


__ADS_3

POV bunga


suara ledakan terdengar, aku semakin gemetar kulihat kearah semua yang ada didalam semuanya tampak ketakutan, tak kalah dariku. Ya kau tau hanya yang mempunyai ilmu beladiri saja yang kelihatan cukup tenang.


Kulihat Tae yang berada di depanku sambil memegang pedangnya, ia tetap waspada meski berada didalam ruangan, ia tampak tenang dan itu membuatku tertegun dan kagum, umurku sudah 20 tahun tapi aku dan ia.... sungguh perbedaan yang sangat besar. Aku menekan hatiku untuk tidak takut dan membuat diriku berani, tiba-tiba aku membayangkan film anaconda yang pernah aku tonton, aku memikirkannya dan aku akan meniru semangat juang dari mereka untuk bertahan hidup.


*kretek


braakk*


Pintu terbuka karna ulah si ular, begitu pula dengan dinding kayu bangunan ini, reflek aku dan beberapa orang mundur kebelakang, cuman Tae dan beberapa yang maju. Aku ingin berteriak tapi suaraku seakan akan tidak bisa keluar, ini bukan film tapi besarnya ular seperti yang ada di film.


Dua ular sudah maju ke depan, Tae dan beberapa orang melawannya, ada beberapa orang membantu kami, kulihat juga di luar beberapa orang juga melawan para monster ular ini, kulihat yang ada diluar banyak sekali teriakan, tangisan, sesekali dari mereka terjatuh ketika hendak melarikan diri, juga tak jarang juga dari mereka diserang namun dengan sigap para warga atau enemin membantu mereka.


Ku tatap lagi kearah Tae dan tiga orang yang ada dihadapan ku yang mana mereka melawan dua ekor ular, kulihat mereka menyerang, berguling, melompat ketika ular itu menyerang. Ekornya bergerak kemana mana hingga membuat bangunan ini semakin porak-poranda dinding depan sudah hancur, aku dan beberapa orang disini sudah berada di pojokan untuk menghindari dampak pertarungan mereka.


Kami ingin keluar dari sini tapi kami terlalu takut dan lagipula seperti tak aman juga keluar melarikan diri. Mataku fokus ke Tae yang sudah terkena hempasan ekor ular tersebut, aku semakin gemetar, aku ingin sekali membantu untuknya agar ia bisa berdiri, ular itu ingin melilitnya tapi itu tidak jadi ular itu menoleh kearah orang yang menyerangnya untuk menghentikan gerakan yang akan melilit Tae.

__ADS_1


Tae memegang dadanya, tanpa aku sadari aku melangkah dengan tertatih-tatih karna kakiku gemetar. Ular itu sudah menyerang orang yang menjadi partner Tae ketika melawannya, Tae yang melihat partner nya itu terjatuh dan memuntahkan darah ia kembali berdiri, tapi sebelum ia kembali berdiri dengan tegap ekor ular mulai melilitnya


" Tae " Teriakku sambil melangkah menghampirinya


" Kak, jangan mendekat" ucapnya tersenggal-sengal yang mana setengah tubuhnya sudah dililit nya


Oh tuhan seharusnya aku belajar silat dengan benar, sehingga aku bisa belajar dimana tahap ku sudah diperboleh menggunakan senjata, tapi apa yang kulakukan? aku hanya main-main saja. Lilitan ekor ular itu tampak semakin erat dan ku lirik juga ke arah dua orang yang menghadapi ular juga, mereka tampak kesulitan juga, ku tatap juga pedang yang ada di genggamanku. Aku berdiam diri dan berfikir untuk apa aku memegang pedang ini jika aku tak melawan ular itu, kembali ku lihat ular yang sedang melilit Tae, Tae semakin lemah dan ular hanya fokus kepada Tae, ini kesempatan bagus untukku untuk menebas kepalanya entah aku bisa atau tidak apa aku cukup kuat untuk menebasnya, ku pejamkan mataku sebentar dan ku berlari kearah ular ku ayunkan ke kepalanya.


Ternyata aku berhasil mengenainya tapi tidak sesuai ekspetasi ku, aku hanya menggoresnya tapi aku bersyukur karna lilitannya mengendor hingga terlepas Tae dari lilitannya. Ular itu mendesis menjulurkan lidahnya menatapku, sungguh tadi adalah momen yang tepat untuk menebas kepalanya karna posisiku berada di sampingnya tapi aku tak bisa menebasnya padahal aku mengayun pedangku dengan sekuat-kuatnya hingga lenganku sakit, karna aku tak terbiasa dan ini mendadak, otot lenganku sakit.. tapi aku tak menghiraukan aku mundur kebelakang dan menyuruh orang di pojokan untuk menghindar, ular itu maju dan menyerang ku dan aku berlari kebelakang untuk menghindarinya.


Ekor ular itu mengibaskan ke arah ku, dan aku loncat-loncat ke sana kemari untuk menghindarinya, jika kalian berfikir aku aku melompat dengan keren seperti para ninja atau para ahli bela diri seperti yang kalian lihat langsung atau di media, maka kalian salah.


Rasain tuh, makan tuh serangan ular, rasa syukur ketika aku melihat mereka terkena serangan ular karna tidak terlalu fokus, tapi tak berselang lama aku terlempar mendarat kelantai dekat dinding, aww ini sakit sekali, apa ini karma karna aku senang ketika aku melihat mereka terkena serangan itu. Oh sungguh sepertinya tulang ku patah deh atau aku hanya berlebihan?


" Bangs*t, sialan ular tengik, loe nyerang gue yang lemah ini, dasar akan kucincang tubuh mu itu" teriakku menahan sakit


Ular itu mendekat dan aku memundurkan tubuhku hingga mencapai dinding, ketika ular itu akan mematukku aku memejamkan mataku, aku sudah pasrah, aku sudah lelah, jika ini akhir dari hidupku.

__ADS_1


semenit ku pejamkan mataku tapi aku baik baik saja, kubuka mataku ternyata orang yang melawan ular yang disebelah ku yang melawannya, kulirik ular yang tadi mereka lawan sudah mati dengan banyaknya luka ditubuh mereka, dan kulihat Tae juga sudah berdiri dan merapat ke dinding yang, keadaanny masih lemah.


Aku mengatur nafasku,


" Tae kemarilah " ajakku ke Tae, dan ia menghampiriku


Tae sudah ada di hadapanku, dan ular tadi sudah dikalahkan. tapi tak berselang lama tiga ular menuju ke arah kami. sungguh aku sudah pasrah


" Tae lari, jangan berada disini, disini tidak aman" ucapku sambil mengelus rambutnya


" Tapi kak, apa kak bunga bisa berdiri dan kita berlari bersama"


" Jangan khawatirkan aku, selamatkan dirimu saja" ujarku dan Tae menggelengkan kepalanya dan matanya mulai memerah


hah andai aku punya senapan, pasti setidaknya aku bisa melawan mereka tanpa banyak tenaga, meski aku tak begitu pandai, tapi setidaknya aku pernah belajar beberapa kali dan itu cukup memuaskan hasilnya. Tiba-tiba di tanganku ada senapan dan aku pernah melihat model ini apa karna aku memikirkan senapan yang pernah aku lihat di media, ini senapan tipe 88 dari Korea Utara


" Wow amazing" ucap terkejutku

__ADS_1


****


...Terimakasih telah membaca karyaku, jangan lupa dukunganya...


__ADS_2