
Bunga pun semakin kesal dan ia berjalan sambil menghentak kakinya persis seperti orang yang sedang merengek, ia berjalan menyusuri pakaian pakaian yang telah dijejer.
Bunga memilih pakaian yang ringan tidak berat sama sekali, itu yang menjadi pilihan bunga, sedangkan tadi yang di sodorkan selalu pakaian berat dan penuh dengan hiasan dan bordil yang terkesan sangat kuno dan tua.
braakk
suara pintu terbuka denga keras
………………………………………………………………………
" Cepat pergi dari sini, lindungi diri kalian semua " ajak panik pria
" Ada apa? kenapa kamu panik seperti itu?" tanya pelayan
" Monster, monster ribuan monster datang kesini, cepat kalian cari perlindungan " Ajak pria itu
" Monster jenis apa mereka? bisa jelaskan?" tanya kakek laemaen maju kearah pria itu
" i-i-itu satu ular yang sangat besar dan ribuan ular yang ukurannya lebih kecil " jelas pria itu
Pria itu langsung keluar dan pergi ketempat lain untuk menyampaikan berita buruk ini agar rakyat dapat mengungsi ketempat yang aman
" Kek apa yang terjadi sebenarnya? " tanya Bunga
" Para monster muncul kak" kata Tae
__ADS_1
" Aduh monster apa, ular? kayak apa besarnya ular itu, ribuan? banyak kan dari kalian seorang enemin , kenapa harus panik kalian" Kata Bunga tenang yang sebenarnya sangat ketakutan
" Bunga ini bukan ular biasa, ini ular mempunyai kekuatan, dan ular ini bukan berasal dari dunia ini" jelas kakek
'ular?monster? apa ini seperti cerita yang Dea ceritakan kepada ku tentang novel yang ia baca tentang time travel, huss seharusnya aku mendengarkan ceritanya, jadi aku setidaknya tau cara menghadapi situasi seperti ini'
Bunga panik dan gemetar begitu pula dengan para pelayan tapi tak separah bunga, ketika mendengar itu. Melihat itu kakek laeman menghampiri bunga
" Bunga jangan khawatir aku akan melindungi mu, Tae kamu temani dan jaga kakakmu " kata kakek laemaen
" Baik kek" ucap Tae sungguh sungguh
" Baiklah aku akan keluar menghadapi mereka, sepertinya sedikit orang yang bisa menghadapi para monster, huh ini serangan dadakan sepertinya kekaisaran tidak tau. Aku akan membuatkan pelind..." kata kakek laeman terpotong
Kakek laemaen yang mendengar suara ledakan itupun berlari keluar dan melupakan bahwa ia harus membuat array atau pelindung.
Bunga semakin takut mendengar suara ledakan tersebut, ia mulai menitikkan air matanya, ia berfikir apa ia selamat atau tidak?. Tae yang melihat bunga yang ketakutan ia memeluknya seraya mengatakan
" Kak aku akan melindungi mu, meski aku masih kecil tapi aku mempunyai kekuatan tidak seperti kakak, jadi jangan takut kak"
Tae mengucapkan itu untuk menenangkannya dan sedikit canda sindir, semoga terhibur dan tenang pikir Tae
' Tae kau masih bocah ingusan tapi kenapa kamu berani sekali? Benar aku tak boleh takut masa aku yang berumur 20 tahun kalah dengan bocah 7 tahun, tidak! aku harus berani tak boleh cengeng, ya aku harus semangat untuk melindungi ku, Tae dan yang lainya' semangat bunga
Bunga pun bangkit dan matanya pun berbinar memancarkan semangat empat lima
__ADS_1
" Kau benar Tae, aku tak boleh takut, dalam keadaan begin kita harus berani dan semangat" kata semangat bunga
Tae yang mendengar itu pun mengangguk tersenyum begitu pula dengan para pelayan
" Baik, entak disini tempat aman atau tidak, apakah disini sudah ada pelindungnya atau tidak, kita harus bersiap segala kemungkinan yang ada. Apa diantara kalian bisa beladiri dan punya senjata" ucap bunga
" Kak saya bisa bela diri dan saya jga seorang enemin" kata Tae
" Saya juga, saya bisa bela diri tapi saya hanya mengetahui sedikit, dan saya seorang enemin juga meski tak pernah lolos ujian, ya saya memang pecundang tapi saya yakin bisa melindungi kita sendiri " ucap lesu salah satu pelayan, yang sebenarnya ia tak yakin bisa menghadapi para monster bila tiba menyerang mereka
" Baik, apa tidak ada lagi yang bisa beladiri lagi? tanya bunga, dan sisa pelayan dan beberapa orang menggelengkan kepala
" Jika begitu apa kalian punya senjata seperti pedang atau panah"
" disini toko pakaian, mana mungkin ada barang seperti itu, paling adik nona dan teman saya yang punya pedang" ucap seorang pelayan yang di angguki semua orang disana
Bunga pun mulai berpikir dan berjalan menyusuri toko tersebut, berharap menemukan apapun yang bisa digunakan untuk senjata. Bunga berhenti di salah satu kursi yang ada di pojok ruangan
"ini.."
**
**Hay Hay terima kasih telah membaca karya novel pertama saya, mohon kritikannya, sukai dan jangan lupa vote ya
...terimakasih**...
__ADS_1