ARAH LANGKAH

ARAH LANGKAH
Bab 16


__ADS_3

πŸ‘ˆDipantaiπŸ‘ˆπŸ‘†πŸ‘†β˜β˜β˜


Bian terjatuh dengan berlutut diatas pasir yang halus dan selalu di terjangi ombak pantai .


"Sayang,, hikkss...hiksss.... Aku disini sendiri tanpamu.Bagaimana keadaanmu sekarang ..hiksss hikss...." Gumam Bian terus menangis.


"Sungguh aku baru kali ini dan hanya kepadamu Manda aku menangis menderita seperti ini...Manda aku mohon kembalilah dalam pelukanku" Gumam Bian lagi.


Bian terus berjalan menelusuri Pesisir pantai, sama seperti waktu itu bersama Manda.


Bian teringat masa paling bahagia adalah di pantai ini, kali ini masa paling menyakitkan juga disini. Menurut Bian, pantai ini pantai antik untuknya. Bian terus menarik nafasny agar tidak melakukan hal yang bodoh.


Tiba tiba ponsel Bian bergetar, bertanda ada sebuah pesan.


ISI PESANΒ°


...No Name 082110000001 -...


______________________________________________


πŸ‘© ; Hai Bian...


^^^Siapa ; πŸ‘¦^^^


πŸ‘© ;Hmm..Apakah kau lupa sayangπŸ˜—.


^^^Kau!! ;πŸ‘¦^^^


πŸ‘© ;Sayang, janganlah begitu padaku.


^^^Apa yang kau inginkan! ;πŸ‘¦^^^


πŸ‘© ; Hmmm, baiklah. Aku mau bicara


sangat penting kepadamu, dan ini


tentang ....Istrimu .


^^^B*jing*n kau!! Kau yang berani ;πŸ‘¦^^^


^^^menculik istriku hah.^^^


πŸ‘© ; Tentu saja Bian.


Hmm..Aku juga pasti akan


menghabisinya, sehingga kau


hanya miliku satu satunya.


^^^Hentikan ucapanmu itu atau ;πŸ‘¦^^^


^^^aku akan melaporkanmu.^^^


πŸ‘© ; Aku tidak takut Bian πŸ˜…, kau


melaporkan aku, aku pasti akan


segera menghabisi wanita ini.


Tapi,, kalau kau ingin aku


melepaskan dia, ada 1 syarat untukmu.


^^^Katakanlah apa syaratnya, dan ;πŸ‘¦^^^


^^^berapa Rupiah yang harus aku^^^

__ADS_1


^^^bayar untukmu.^^^


πŸ‘© ; Aku tidak membutuhkan


uang darimu, aku hanya


ingin kau menikah denganku.


Terserah saja, aku jadi istri


kedua dirimu aku tidak akan


menolaknya.


^^^Baiklah. Aku akan menikahimu, ;πŸ‘¦^^^


^^^besok aku datang ketempatmu bersama^^^


^^^penghulu, dan kau harus menandatangi^^^


^^^surat perjanjian dariku^^^


πŸ‘© ; Ok. Alamat ; Jln.Utaran No.344 Blok 9c


kota ini.


^^^*Read* ;πŸ‘¦^^^


_____________________________________________


Bian seketika bingung karena dilain sisi orang yang di cintainya itu sedang dalam bahaya, sedangkan disisi lain, Bian yang harus menikahi Cristy.


DILAIN SISI Penyekapan Manda.


"Haai Manda, kau besok akan aku lepaskan. Dan besok juga kau harus menerima kalau kau itu akan di madu oleh Bian. Dan madu itu adalah aku hahahhh.."Ucap Cristy tertawa puas kepada Manda.


"Mas, apa yang kau lakukan. Dimana janjimu itu mas hiksss ...hiksss..." Batin Manda sambil meneteskan air mata.


Dilain sisi , Bian yang sedang pergi kembali ke gudangnya itu. Didalam perjalanan Bian sangat bingung, dan Bian akan bercerita kepasa Andi sahabatnya itu.


...


Setelah lama perjalanan ke gudang, akhirnya Bian sampai di gudang miliknya.


Dan menuju ke gudang utama untuk menemui Andi.


Ada Andi di sana sedang duduk.


"Andi.. hikss..hiksss hikss...." Ucap Bian memanggil dan menangis.


"Kau kenapa sahabatku"Ucap Andi yang mendengar Bian dan langsung berdiri menghampiri.


"Andi!! Buuuggg...bug......" Ucap Bian sambil memukul tembok berkali kali.


"Kau kenapa Bi, katakanlah aku pasti akan membantumu" Ucap Andi menenangkan Bian.


...Setelah Bian lebih tenang..


"Aku sudah menemukan istriku hiks..hikss.." Ucap Bian menunduk dan tetap menangis .


"Itu justru kabar bahagia bukan, kenapa kau menangis terus" Ucap Andi yang tidak mengerti arti tatapan Bian.


"Lihat lah ini" Ucap Bian yang memberikan ponselnya kepada Andi untuk dibaca.


Setelah Andi membaca percakapan Bian dengan Cristy akhirnya paham kenapa Bian tambah lebih bersedih lagi..


"Kamu tau, aku sakit apalagi harus menikah lagi demi Manda, kamu tau kan kalau aku hanya ingin istriku satu satunya itu Manda, aku tidak ingin menikah lagi ataupun berselingkuh aku tidak akan itu ,,aku harus bagaimana" Ucap Bian yang membuat Andi terus berfikir.

__ADS_1


Andi tetap diam, karena sedang memikirkan apa yang harus dilakukan Bian.


Beberapa menit kemudian,


"Aku tahu Bi" Ucap Andi .


"Katakanlah yang bisa membuatku bahagia" Ucap Bian yang masih menundukan kepala namun tetap mendengarkan semua perkataan Andi.


"Begini saja, aku punya temen , dia teman Smpku dulu. Pas sekali kalau besok dia kemari bersama temannya.Aku punya ide bagus.


Besok penghulu itu teman aku saja, dan akan aku siapkan berkasnya.Mereka juga sering menikahkan orang yang akan menikah sirih. Dan kau tidak usah kawatir.Pernikahan itu sirih karena tidak ada izin negara, setelah kau menikah dengn Cristy. Kau tetap menjadi Bian yang sangat mencintai Manda. Oh ya, biarkan saja Cristy itu. Nanti dia bakal lelah sendiri karena kau mengabaikannya.Jadi dia yang akan pergi sendiri" Ucap Andi panjang lebar.


" Ide kamu bagus juga, aku tidak menyesal mempunyai sahabat dan sudara sepertimu ini" Ucap Bian yang berdiri dan memeluk Andi.


"Tentu, Andi.. Oh ya Bi, isi surat perjanjiannya kalau dia yang pergi sendiri tanpa paksaan, dia harus menjauh dan tidak akan mengganggu hubunganmu lagi, kalau kembali lagi untuk menyakiti, berarti dia itu akan jad buronan polisi" Ucap Andi


" Aku percaya padamu sobat.." Ucap Bian menepuk bahu Andi.


Bian langsung pergi dari gudang itu dan pulang kerumag. Andi yang mengurus semua keperluan Bian besok sekaligus memberi tahu kepada teman Andi itu.


Orang yang di sekap di gudang itu tetap dalam tahanan sebelum hidup Bian kembali normal lagi, tapi makan dna keperluan orang yang di sekap itu tetap berjalan, dan uang bulanan untuk istri orang itu telah dijamin oleh Bian.


( Author juga sakit, mendengar bahwa Bian menikah lagii, Manda Manda...Kau harus terus bersemangat. Pernikahan yang masih muda itu banyak sekali ujian dan cobaan silih berganti )


...........+*&&@-*@.........


-Skip Langsung esok pagi----


Pagi hari bersinar terang, awal hari untuk Cristy yang sedang merasakan kebahagiaannya itu, Cristy memakai gaun pernikahan berwarna Merah itu.. Dan sudah di tempat yang di bicarakan Cristy kepada Bian. Begitu pula Manda sudah ada disitu.



Manda yang memakai baju yang baru Bian beli waktu itu masih tertinggal di ranselnya.


..


..


Setengah jam kemudian Bian dan rombonganpun telah sampai, mereka langsung masuk kedalam. Dan Bian melihat wajah istrinya itu sedang duduk sendiri , dan Cristy duduk di kursi depan Penghulu.


Bian masuk dan berlari menghampiri Manda dan memeluk Manda serta mencium bibir Manda.


"Sayang,, nanti akan aku jelaskan padamu , aku mohon jangan pernah pergi meninggalkan aku lagi, aku melakukan semua ini demi kamu orang yang sangar aku cintai, percayalah padaku" Ucap Bian pelan sambil memegang dagu Manda.


"Iya mas , aku mengerti "Ucap Manda tersenyum kepada Bian.


"Cepat sini dong, ijab kabul akan dimulai! Ucap Cristy dan Bian langsung melepaskan tangan Manda dan mencium kembali bibir Manda.


...Dan....


"Nona Cristy, silahkan Anda mendatangani surat surat ini " Ucap BAGAS penghulu itu.


Tanpa basa basi Cristy langsung menandatangi surat itu. Dan ijab kabul dimulai.


"Bagaimana saksi ..sah..." Ucap Bagas.


"Sah" Ucap Cristy tersenyum bahagia, Cristy yang akan mencium tangan Bian namun tidak bisa , karena Bian langsung menghampiri Manda.


"Sialan!! " Ucap Cristy kesal.


.... Setelah selesai Andi dan teman temannya itu pulang. Dan yang lain si Bian , Manda dan Cristy menyusul.


"Ayo sayang kita pulang " Ucap Bian memegang tangan Manda dan tidak memperdulikan Cristy.


" Lalu aku pulang kemana suamiku" Sindir Cristy.


"Ikutlah" Ketus Bian.

__ADS_1


Merekapun bergegas pulang kerumah Bian.


Dirumah BianπŸ‘‰πŸ‘‰


__ADS_2