ARAH LANGKAH

ARAH LANGKAH
bab 9


__ADS_3

Andi dan Bian mengantarkan manda pulang kerumah,andi yg mengendarai mobilpun merasa senang karena bosnya itu sudah sembuh dari sakitnya


...


..


Setelah sampai didepan rumah Manda.


"Terimakasih sudah mengantarkanku" ujar Manda.


"Hmmm.." Jawab singkat Bian


Manda yg sudah masuk kedalam rumah tiba tiba berteriak. Dan mobil Andi masih memutar mobil untuk parkir.


" Bapaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk banguuunnnnnnnnnnnnnnnn...!!" Teriak keras Manda menangis sehingga terdengar sampai di luar rumah.


"Andi,sepertinya ada suara teriakan dari rumah manda"ujar Bian


"Ayo kita kesana" Jawab Andi.


Mereka berdua yang gugup menuju rumah Manda pun kaget seketika melihat ada darah di kepala bapak Manda.


Andi dan Bian pun membawa kedalam mobil dan melaju cepat kerumah sakit.


"Bapakk.... hikkss..hiksss.. bapak bangun pak" ujar Manda terus menangis๐Ÿ˜ญ


*Andi dan Bian curiga dengan keadaan bapaknya Manda ,karena itu seperti luka bacokan dikepala*.


..... sesampainya dirumah sakit.


suster yg membawa cepat ke UGD , dan Manda yang terus terusan menangis membuat Andi dan Bian bingung harus berbuat apa.


Bian mendekati Manda..


"Sudahlah tenangakn dirimu Man, kamu harus kuat untuk bapakmu, aku sudah bilang kedokter untuk melakukan yg terbaik.." ujar Bian yg tiba tiba memeluk Manda.


( aduh author deg degan....๐Ÿ˜๐Ÿ˜.)


.


Dan Dokter yang menangani bapak Manda pun keluar ,


"Saudara pasien??!" ujar dokter.


"Saya pak , anak pasien" Jawab Manda.


" Beginii mba , mohon maaf ,, kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan dengan alat yang paling canggih, namun bapak kamu sudah tidak bisa diselamatkan lagii, mohon supaya sabar dan mengikhlaskan kepergiannya" ujar dokter itu.


" Aapa dok.. makk...maksud dokter bapak saya meninggal" jawab histeris Manda.


" Sabar ya nona" Ucap Dokter itu.


"Bapakkkk ...hiksss..hikssss"Manda menangis


dan mereka semua terselimut dalam kesedihan.


...________...


Pada akhirnya ,,Bapak Manda di pulangkan untuk dimakamkan.


Salah satu pengawal Bian ke rumah Manda untuk memberi tahu dan menyiapkan keperkuan pemakaman.


Dilain sisi , Manda yang terus menangisi pun mulai mengusap air mata.


"Aku tidak boleh menangis,, hikkss..hikksss... kasihan bapak disana" ujar Manda sambil mengusap air mata


Mobil ambulans berjalan , Bian yang setia menemani di saat Manda seperti ini.


dirumah Manda


.....wing...winggg...wingg...wing.......


...(suara ambulans)...


semua orang yang sudah berdatangan dirumah Manda pun ikut serta menangis.


Karena manda yang dikenal baik dan hanya bapaknya yang selalu ada disisihnya.


Mereka merasa sangat kasihan kepada anak malang itu.


"Saya turut berduka cita ya nak Manda,bsemoga kamu bisa ikhlas dengan kepergian bapakmu itu.." ujar salah satu tetangga manda.


"Terimakash bu" ujar Manda berusaha untuk tetap tegar


Bian yang melihat keadaan Manda sekarang menjadi goyah dan ikut tumbang dalam kesedihan.


Dan sekarang Manda yang ditinggalkan bapaknya hanya seorang diri , dan dia pun sudah ditinggal ibunya dari kecil sampai sekarang Manda tidak tahu dimana keberadaan ibunya itu.


..


.. jam 3 sore..


namun bapak Manda tetap akan dimakamkan walau ditengah malam, karena sudah terbiasa dikampung itu.


setelah kepergian bapaknya, Manda membiasakan diri dengan tanpa seseorang di sampingnya ,terkecuali teman temannya dikantor dan dilingkungan rumah.


...


...


malam hari

__ADS_1


Begitu ramai orang berdatangan kerumah manda ,dikarenakan akan ada tahlil untuk alm.bapaknya.


...


..


.


_________


.


.Sampai acara selesai , Manda pergi ke kamar untuk tidur


..


โ€ฆโ€ฆ


...3 hari kemudian...


keesokan di kantor


Seperti biasa Manda berangkat selalu disiplin waktu,


" selamat siang bu Manda .." uujar resepsionis


"Siang " jawab Manda dengan senyuman


" bu Manda , tadi di cariin pak Bian, karena 1 jam lagi meeting di buka.." ujar resepsions lagi.


"Baiklah terimakasih " Jawab Manda


..


Mandapun pergi ke ruang kerjanya.


dan selama ini tidak ada kebahagian setelah kepergian bapaknya, Manda hanya seorang diri saja.


...


tok..tok..tok..


"Masukk" ujar Manda.


Bian pun masuk kedalam ruangan Manda.


"pak Bian ada yang bisa saya bantu" ujar Manda.


"Tidak ada Man , kau sudah makan siang..?! ujar Bian penuh perhatian.


"Sudah pak"jwb Manda


"Kenapa pak Bian berubah secepat itu"batin Manda


45menit kemudiam..


"Ohhyaa, sebentar lagi meeting pak , mari kita ke ruang meeting sekarang."" ujar Manda berdiri.


"Baiklah" ujar singkat Bian


merekapun pergi ke ruang meeting,


setelah diruang meeting ,para klien pun datang.


dan meeting pun dimulai.


..


..beberapa jam kemudian...


..prokk...prokk..prokkk..


suara tepuk tangan di berikan kepada Manda yang sudah mengisi acara tadi.


Manda yang tersipuh malu dihadapan mereka pun hanya tersenyum merah dipipi.


...


merekapun keluar dari ruang meeting.


"Nanti siang makan siang Man,,"ujar Bian


"Baiklah pak" Jawab Manda tersenyum.


..


..


..


.. "Aduhhhhh.."gumam Manda yg tidak sengaja menumpahkan minumannya tadi.


"Bagimana inii Manda ..Manda, kau ceroboh sekali. Untung saja kau membawa baju ganri..."guman Manda lagi


..beberapa jam kemudian waktu istirahat..


Manda langsung bergegas mengganti baju , sebab pak Bian datang.


setelah 10 menit dikamar mandi, tiba tiba ..


tok..tok..tok..

__ADS_1


Bian pun masuk karena tidak ada jawaban


"Dimana gadis itu..??" gumam Bian melihat seluruh ruangan.


dan Manda pun keluar dari kamar mandi...


"kenapa bapak disini" ujar Manda takut


"ku ketok pintu gak dibuka buka"ketus Bian


"Maaf pak , tadi saya ganti baju. Soalnya bajunya kotor tersiram teh.."jawab Manda jujur.


"Ooohh"ketus Bian


Manda duduk dan melamunkan diri


"Manda Manda, kenapa kamu bisa dipertemukan orang semacam badut liar ini" gumam manda terdengar oleh Bian.


"Apa tadi kau bilang...!"jawab Bian melirik melihat Manda



seketika Bian diam melihat Manda yang cantik berambut panjang itu.


Manda yg sadar dilihatnya pun...


"Bapak mau makan siang tidak, aku sudah lapar"ujar Manda mengalihkan perhatian.


"Hhmm" ketus Bian


..merekapun pergi ke cafe dekat kantornya,..


sesampainya.


mereka duduk dibagian pojok kanan,,


sambil menunggu pesanan


Manda memainkan melamun melihat kearah depannya itu ,karena sepasang kekasih yg sangat romantis.



"Cantik rupanya Manda, kemana saja kau selama ini Bian Bian.."batin Bian melihat Manda


"Manda.."ujar Bian pelan


"iya pak" jwb singkat


"kau tidak melamun, ku kira kau..." ujar Bian yg penasaran apa yg Manda lihat.


"hmmm.... Manda..."tanya Bian


"iya pak" ujar Manda kesal dari tadi dipanggil terus.


"Naafkan saya selama ini ya Man, sudah sangat menyakiti kamu dari awal kita bertemu.Sejujurnya Man, aku seperti ini itu karena ulah wanita yg sudah mengkhianatiku, aku pacaran 5 tahun namun dia meninggalkan aku karena ingin menikah dengan pria lain, maka dari itu semenjak itah aku bersikap tidak baik kesemua orang ...terutama kamu. Karena waktu itu aku sangat membenci wanita, dan aku sudah sangat bersalah , kalau kamu tidak merawatku pasti bapak kamu masih ada disini.."ujar Bian panjang lebar.


Manda yg mendengarkan omongannya pun tersenyum kecil, karena Bian bukan asli orang yg buruk


"Sudahlah pak, wanita itu sama tapi mereka berbeda pikiran dan pula pola hati,, benci terhadap 1 wanita karena dikhianati itu tidak mengharuskan untuk membenci semua para kaum wanita, karena salah 1 dari mereka itu tidak punya kesalahan, jadi tetaplah mrnjadi laki laki yang bijak,.. dan ya pak, atas meninggalnya bapak aku itu tidak ada sangkutan dengan bapak....."jawab Manda panjang lebar.


"kau benar , jadi apakah kau memafkaanku Manda.."ujar Bian mengakui kesalahan


"Tidak perlu meminta maaf pak, karena aku jga sudah memaafkanmu dari dulu .."ujar Manda tersenyum


dan makananpun datang..


mereka makan dengan lahap karena kebutulan mereka sangat lapar


setelah selesai makan, Bian dan Manda pergi kekantornya.


..


..


sesampai dikantor


..


Bian dan manda masuk keruangan masing masing.


.


..


...


"Ada apa denganku, kenapa aku nyaman sekali sama pak Bian , dan rasanya mau bersama dia terus.."batin Manda


disi lain


"Kenapa aku, kenapa aku tidak ingin berjauhan dengan Manda.. "gumam Bian.


....


...


Dan mereka lalui dengan semakin nyaman semakin ada perasaan namun mereka tidak mengetahuinya.


.....


...

__ADS_1


next thor๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2