ARAH LANGKAH

ARAH LANGKAH
Bab 20


__ADS_3

Pagi Hari


Bian terbangun lebih awal, sekitar pukul 04.00 pagi.


Para pembantu juga sudah terbangun karena jam seperti ini mereka bersiap siap membuat sarapan, dan ada yanh membereskan rumah.


Sampai disaat jam 07.00 pagi.


Manda terbangun dari tidurnya itu, dan melihat kesamping tempat tidur sudah tidak ada Bian di sampingnya. Manda tetap diam dan tidak memperdulikannya.


Manda langsung bergegas untuk mandi.


Di dapur Β°


"Bi, buatin aku kopi ya, aku tunggu disini "Ucap Bian duduk dikursi dapur.


"Baik Tuan"Ucap Bi Nur.


Beberapa saat kemudian, Cristy datang ke dapur untuk mengambil segelas air putih.


"Hai, kau disini mas.. Sedang apa?" Ucap Cristy senyum licik.


"Bukan urusanmu."Ucap Bian cuek.


"Benarkah Bian suamiku..."Ucap Cristy menggoda Bian dan mendekati tubuh kekar Bian yang habis olahraga GYM.


Cristy terus menggoda Bian, sampai sampai tubuh Cristy terus menyenggol tubuh Bian, namun Bian tetap diam tidak membuang sekata pun.


Sampai disaat Manda yang sudah turun dari atas menuju dapur itu, berjalan sambil membawa botol minuman kaca untuk diisi ulang air mineral dan memainkan ponselnya. Manda sangat terkejut, ketika ingin memasukan ponselnya itu. Manda melihat Bian dan Cristy sedang bermesraan di dapur.


Cccctttaaaaarrrrrrrrr (Botol jatuh pecah di lantai).


Semua yang ada di dapur termasuk Cristy dan Bian mendengar asal suara itu, Bian tampak kaget karena di situ ada Manda yang sedang berdiri melihat ke arah mereka (Cristy dan Bian)


"Sayang..."Ucap Bian langsung berjalan kearah Manda, namun Manda berlari pergi kekamar.


"Bagus sekali kau Cristy, kau memang pintar" Batin Cristy tersenyum licik.


Manda berlari kearah kamar , Bian yang berlari lebih cepat dari Manda itu telah sampai persis di belakang Manda.


"Sayang sayang,, aku bisa jelaskan padamu, kau jangan salah paham lagi denganku" Ucap Bian menarik tangan Manda .


"Apa yang ingin kau jelaskan padaku mas, kurasa tidak perlu. Karena aku tahu kau pasti sudah mulai cinta sama Cristy kan mas... hikkss...hikss....."Ucap Manda menangis.


Manda masuk kedalam kamar, dan Bian juga masuk kedalam.


"Sayang, aku mohon percayalah padaku. Aku tidak ada hubungan apapun sama dia, dia tadi hanya duduk dan coba merayu tapi aku diam saja, percayalah padaku sayang ... Aku mohon padamu"Ucap Bian bertunduk lutut di depan Manda.


"Kau tahu mas, soal kemarin di kantor kamu bagaimana hah, kau sudah mencoba mengkhianatiku, kau bilang kau tidak akan pernah mengkhianatiku dan tidak akan mempermainkan soal cinta kita. Tapi kenapa kau sudah berbohong kepadaku soal janjimu itu, kau pikir aku wanita yang bisa kamu bodohin mas, "Ucap Manda terus menangis.


"Manda, aku harus melakukan apalagi agar kamu bisa memaafkanku, kau melihat semua itu karena salah paham sayang, kejadian dikantor itu, Cristy pingsan dan aku bawa dia ke kamarnya, tapi ketika aku akan menurunkan dia di kasur, aku terjatuh . Dan disaat itu kamu masuk, aku juga tidak tahu itu. Dan asal kamu tahu, aku tidak pernah mengkhianatimu apalagi soal cinta kita, aku sungguh sangat mencintaimu, hanya kamu milikku, walaupun aku beristri 2 tapi percayalah padaku sayang, hanya wanita yang sangat aku cintai yang berhak mendapatkan apapun yang aku miliki. termasuk nyawaku itu hanya untukmu. "Ucap Bian menjelaskan semuanya.


"Apa mungkin ini rencana Cristy agar aku bertengar denganmu Mas" Ucap Manda mengusap air matanya.


"Mungkin itu tujuannya, agar kita cepat cepat berpisah. Dan itu tidak akan mungkin dan tidak akan pernah terjadi" Ucap Bian berdiri menatap Manda.


"Mas, maafkan aku. Aku sudah salah menilaimu, aku mohon maafkan aku" Ucap Manda memeluk Bian.

__ADS_1


" Bagiku kau segalanya Manda, apapun yang berharga di dunia ini, hanyalah dirimu saja." Ucap Bian memeluk erat dan mencium Manda.


Ketika Bian melepaskan Manda, Manda yang berjalan keatas kasur tiba tiba terjatuh pingsan.


Brakkkk...


"Sayang..sayang... Bangunlah kau kenapa "Ucap Bian membangunkan Manda.


"Ya tuhan kenapa Manda , aku akan segera menelfon Dokter ".


Bian menelfon Dokter Vani, dan menyuruh Dokter Vani agar cepat sampai dirumah.


Setelah kurang lebih 15 menit, Dokter Vani sampai dirumah Bian, dan langsung masuk kedalam untuk segera mengatasi Manda.


Dokter Vani adalah dokter turun temurun keluarganya, Dokter Vani sudah berusia 48 Tahun, dan sebentar lagi akan pensiun dari jabatannya itu.


Dikamar Bian.


"Dokter Vani, kau lama sekali" Ucap Bian yang berjalan kanan kiri .


"Maaf Pak Bian, tadi ada kendala dijalan"Ucap Dokter Vani.


"Baiklah, cepat periksa istriku yang tiba tiba jatuh pingsan ini "Ucap Bian bingung mau berbicara apa karena merasa ketakutan .


Setelah diperiksa.


"Hmmm.. Pak Bian ..Pak Bian, Istri anda tidak apa apa, hanya kelelahan saja. Seperti Anda harus menjaga kesehatan istri Anda "Ucap Bu dokter Vani.


"Emangnya istri saya kenapa Dok??" Ucap Bian tambah khawatir.


"Apa yang dokter katakan, "Ucap Bian penasaran.


"Selamat ya Pak Bian, ada calon penerus Pak Bian di dalam perut Istri Anda, dan sudah memasuki 6 minggu" Ucap Dokter Vani memberi selamat pada Bian.


"Benarkah itu, ... Terimakasih ya Tuhann.. Akhirnya impianku menjadi seorang Ayah akan terkabulkan " Ucap Bian sangat bersyukur.


"Ya baik, kalau begitu saya berikan resep obat vitamin untuk istrimu " Ucap Dokter Vani.


Setelah memberikan Obat vitamin dan resep yang harus Bian beli di Apotik, Dokter Vani bergegas untuk pulang.


"Saya permisi dulu ya pak,"Ucap Dokter Vani berjalan keluar kamar.


..


"Aku akan jadi seorang AyahπŸ’ƒ" Ucap Bian sangat bahagia, dan terlihat raut muka yang begitu sangat bahagia.


Bian menelfon Andi karena hari ini tidak masuk ke kantor, dan menyuruh Andi untuk menggantikan tugasnya dulu.


Bian yang menatapi wajah polos Istrinya itu, terlihat wajah Bian berbinar binar.


" Sayang, maafkan aku. Aku berjanji aku selalu berhati hati tentang perasaanmu itu, aku tahu kau sangat takut kehilanganku, begitu juga denganku. Akan aku urus surat perceraianku dengan Amanda secepatnya"Ucap Bian yang di dengar Manda, namun Manda sengaja diam. Karena ingin tahu isi hatinya seorang Bian sekarang.


.


"Sayang, bangunlah.. Aku sudah tidak sabar lagi melihat wajah jelekmu ketika kau marah" Ucap Bian yang membuat Manda melotot kearahnya.


"Masssss" Ucap Manda melotot kearah Bian.

__ADS_1


"Kau sudah bangun sayang, sini aku pijat bagian mana yang merasa sakit" Ucap Bian penuh perhatian.


"Kau ini tidak perlu sok baik kepadaku, pergilah kekantor sekarang"Ucap Manda yang tidak tahu dirinya sedang hamil.


"Aku tidak mau"Ucap manja Bian.


"Kenapa tidak mau, mau ngapain emangnya mas. Dikantor urusan kan banyak yanh belum selesai" Ucap Manda.


"Hmmm.. Biarkan saja, sudah aku serahkan semuanya kepada Andi, dan aku sekarang ingin menemanimu dan Bian kecil ini " Ucap Bian sambil mengelus perut Manda yang sedikit agak besar.


"Apa mas... Maksud kamu, aku lagi hamil " Ucap Manda terkejut.


"Iya sayang, maka dari itu aku disini bersama, tidak masalah kalau selama kau mengandung aku tetap bersamamu dikamar terus"Ucap Bian manja sambil mengelus elus perut Manda.


"Terimakasih ya Tuhan, akhirnya yang aku tunggu tunggu sudah terkabulkan, mungkin ini jalan menuju kebahagiaan keluarga kecilku ini, benar tadi yang dibilang Bian , kalau akan menceraikan Cristy secepatnya". Batin Manda bahagia.


" Hai Bian kecil, jagoan Papah . Kamu baik baik disitu ya, papah janji akan terus menjagamu dan Mamahmu, kalian berdua kebahagian papah, I Love you Bian kecil" Ucap Biam mencium perut Manda.


"Mas.." Ucap Manda.


"Iya sayang, kau ingin apa " Ucap Bian sangat perhatian.


"Mas aku ingin,," Ucap Manda terpotong karena merasa sangat mual.


Hooeekkkkk..hoeekkkkkk..


Manda berlari kekamar mandi.


Bian langsung berjalan menghampiri Manda dan memijat leher Manda.


"Sudah baikan Mas, aku mau istirahat dulu "Ucap Manda kembali ke kasur.


"Ya sudah kau istirahat ya sayang, aku ada si sampingmu. Aku kebawah ambil air minum dulu ya, kamu harus minum obat yang Dokter Vani berikan tadi " Ucap Bian berjalan keluar kamar.


Next UpπŸ’™


Sebelumnya saya meminta Doa teman, sahabat di Novetoon ini.


Doakan agar CILACAP kota ku ini segera menyurutπŸ™πŸ™


Karena musibah banjir menimpa kami semua hampir 2 hari iniπŸ™πŸ™πŸ˜ͺ


Terimakasih πŸ™πŸ™πŸ˜­





1



17 November 2020


.

__ADS_1


__ADS_2