ARASHI HUNTER

ARASHI HUNTER
GREEN HAWK


__ADS_3

Melihat status miliknya yang semakin kuat Yuki mulai mencari beberapa lawan yang kuat untuk meningkatkan status nya.


Yuki pergi meninggalkan teritorial miliknya sementara Sol menjaga teritorial dengan dilengkapi beberapa pedang dan panah, Yuki mulai berjalan mengitari tempat tinggalnya untuk mencari lawan kuat.


Di awal perjalanan nya Yuki menemukan sebuah sarang burung raksasa, didalam nya terdapat beberapa butir telur raksasa.


Tanpa basa basi Yuki langsung mengambil Beberapa telur itu dan membawanya ke area teritorial miliknya, Sesaat tiba di teritorial miliknya Sol terkejut dengan apa yang dibawa tuannya.


"Apa yang anda bawa tuan?" tanya Sol dengan nada rendah.


"Oh.. aku menemukan sebuah telur di dalam hutan, aku berencana untuk memakan telur ini" jawab Yuki dengan santai.


"J-jangan jangan anda mengambil telur di sarang raksasa sebelah Utara itu?" tanya kembali Sol.


"Kau benar, bagaimana kau tau?" ucap penasaran Yuki.


"Sebenarnya itu adalah sarang dari penguasa area 9 Utara ini, lebih baik anda kembalikan sebelum dia marah" saran dari Sol kepada Yuki.


"Heh... sepertinya bagus juga aku membawa telur ini, aku akhirnya menemukan sebuah musuh yang kuat," ucap Yuki tanpa mempedulikan saran dari Sol.


"Baiklah daripada kau diam saja, lebih baik siapkan sebuah panci raksasa untuk merebus telur ini," ucap Yuki dengan nada kesal kepada Sol.


"Baiklah tuan" Sol langsung pergi menyiapkan sebuah panci raksasa yang terbuat dari kayu yang dilapisi oleh besi.


Sol menuangkan air kedalam panci itu sambil merebus beberapa telur raksasa yang di bawa Yuki, Sik masih agak ketakutan karena merebus telur penguasa Utara itu.


Beberapa jam telah berlalu akhirnya telur itu matang sempurna, Yuki langsung mengupas kulit dari telurnya dan memakannya.



...Peringatan...

__ADS_1


...Terkena kutukan [INCARAN ELANG HIJAU] karena memakan anaknya...


^^^』^^^


"Hah? kutukan apa ini?" ucap Yuki kebingungan.


Angin tiba tiba berhembus kencang ke arah Yuki, beberapa pohon disekitar teritorial Yuki mulai terpotong oleh pedang angin.


Elang berwarna hijau muncul dengan cepat ke arah teritorial Yuki dan memporak-porandakan area itu, Yuki langsung membuat sebuah SHIELD raksasa untuk melindungi dirinya dan Sol.


"BIG MANA SHIELD"


Tetapi perisai itu masih kurang cukup untuk menahan serangan dari elang itu, Dalam beberapa serangan perisai itu mulai retak.


Yuki kembali menebalkan perisai nya kembali dengan mana miliknya sementara Sol menyerang elang itu menggunakan panah miliknya.


Serangan Sol sepertinya cukup menggangu elang itu dan mulai berhenti melancarkan serangannya sementara.


"APRASIAL"



...Elang pengendali angin yang menjaga area timur dari area 9 hutan kematian...


...ATK: 10.000...


...HP: 100%(10.000/10.000)...


...AGI: 300...


...MP: 0%(0/1000)...

__ADS_1


...SKILL...


...[WIND SLASH] [WIND CLAWS]...


^^^』^^^


"Ini kesempatan kita, ayo kita serang mumpung mana miliknya masih kosong," ucap Yuki kepada Sol.


Sol dan Yuki langsung memanjat sebuah pohon raksasa untuk mengejar elang hijau itu yang mundur karena kehabisan mana.


Yuki melancarkan sebuah serangan menggunakan anak panah miliknya, karena kecepatan yang dimiliki oleh elang serangan Yuki dapat dihindari dengan mudah.


Karena serangan nya dihindari terus menerus Yuki langsung mengubah strategi miliknya dari jarak jauh ke jarak dekat.


"MANA KATANA SWORD"


"MANA KATANA SWORD"


"MANA SPEAR"


Yuki menyiapkan 2 katana untuk dirinya sendiri sementara Sol diberikan sebuah ombak yang terbuat dari mana.


Yuki mengejar dengan kecepatan tinggi yang menyaingi kecepatan elang itu, Yuki berniat mengakhiri hidup elang itu dengan 2 kali tebas, tetapi elang itu menyadari hal itu dan langsung memutar tubuhnya untuk menghindari serangan Yuki.


Walaupun kecepatan nya melebihi elang tetapi Yuki masih kekurangan keahlian karena elang itu bisa terbang sementara Yuki tidak bisa.


Akhirnya setelah beberapa saat mengejar elang itu berhasil kabur dari Yuki karena keahlian terbangnya di atas rata rata, Yuki yang kehilangan elang itu merasa kesal.


"Sial, kau yang mulai kau yang kabur" ucap kesal Yuki.


"Huh.. padahal anda sendiri yang mulai tuan" gumam Sol dengan suara lirih.

__ADS_1


"Kau bilang apa Sol?" tanya Yuki karena tidak mendengarkan gumaman Sol.


"T-tidak ada apa apa kok" Jawab sol dengan senyum.


__ADS_2