ARASHI HUNTER

ARASHI HUNTER
Yuki di eksekusi


__ADS_3

Brak!!!


"Bangunlah anda akan kami bawa ke istana atas tindakan penyerangan seorang anak bangsawan" ucap seorang prajurit yang tiba tiba membangunkan Yuki dengan kasar.


"Huh?" Yuki terkejut melihat beberapa prajurit yang berniat menghadangnya.


Yuki yang masih setengah sadar terkejut melihat beberapa pasukan kerajaan yang mendatangi nya, Yuki hanya mengangkat kedua tangannya dengan santainya.


"Baiklah, terima kasih atas kerja samanya, Kalian bawa dia," Ucap pimpinan prajurit itu sambil mengikat kedua tangan Yuki di belakangnya.


Yuki dibawa ke istana oleh para prajurit dengan tangan terikat, Yuki di bully oleh para prajurit saat dijalan, tubuhnya di pukul, di sandung, bahkan diludahi.


Sementara itu Yuki hanya menerima perlakuan buruk dari para prajurit itu dengan tenang dan tidak membalas apapun.


"Hahaha, rasakan itu, salah siapa kau menyerang tuan Desmon," ucap salah satu prajurit yang membawa Yuki.


Hmmm... Desmon ya, apa aku pernah menyerang orang sembarangan belakangan ini?" pikir Yuki saat mendengar perkataan prajurit.


Sesampainya di istana kerajaan, tubuh Yuki yang sudah banyak memar oleh para prajurit hanya di biarkan tanpa adanya perawatan.


Yuki dihadang oleh Desmon yang ternyata adalah petualang yang berniat menghajar Yuki di bar, tetapi Yuki tidak mengingatnya sama sekali.


"Hahaha, kau akan mati bocah salah siapa kau berani mengabaikan ku tadi," ucap Desmon dengan wajah menyebalkan.


"Hah? mengabaikan? memangnya aku bertemu dengannya tadi?" pikir Yuki saat melihat Desmon.


"Prajurit bawa dia ke ruang eksekusi!" ucap Desmon kepada para prajuritnya.

__ADS_1


"Baik tuan," para prajurit langsung menyeret Yuki dengan kasar.


Sesampainya di ruangan eksekusi Yuki langsung di ikat di sebuah tiang, Beberapa prajurit mulai berdatangan membawa panah.


Warga sekitar juga ikut melihat eksekusi itu karena penasaran.


"Hey lihat, bersama malangnya bocah itu akan di eksekusi karena mengganggu anak bangsawan," ucap salah satu warga yang melihat eksekusi.


"Saksikan, inilah acara eksekusi karena berani menyerang seorang bangsawan," ucap Desmon yang duduk di samping Yuki diikat.


"Prajurit Sera-" Ucap pimpinan ksatria Desmon tiba tiba terhenti saat melihat sang raja dan putrinya datang.


"Hentikan! beraninya kalian mencoba membunuhnya" ucap Putri Arisa yang melihat Yuki diikat.


Wajah Desmon yang tadinya sombong langsung terlihat kebingungan melihat sang putri menghentikan kegiatan eksekusi yang diadakannya.


Sang putri langsung melompat turun ke area eksekusi, Putri Arisa mengabaikan kata kata Desmon dan langsung berlari menuju ke arah Yuki yang sedang diikat.


"Kamu tidak apa apa tuan Yuki?" ucap khawatir putri Arisa yang melihat keadaan Yuki.


"Ya, aku tidak apa apa kok, terima kasih ya" ucap Yuki sambil tersenyum kecil sambil memandang putri Arisa.


Putri Arisa langsung berjalan mendatangi Desmon dan menamparnya dengan kekuatan penuhnya.


Plak!!


"Beraninya kamu berniat mengeksekusi tuan Yuki," ucap Putri Arisa dengan marah.

__ADS_1


"Yuki? memang nya siapa bocah itu? sampai sampai anda membelanya?" tanya Desmon dengan keadaan bingung.


"Dia adalah raja dari kerajaan SHIRO yang berada di dalam hutan kematian, dan kau baru saja membuat kerja sama dengan kerajaan itu hancur," ucap sang raja yang ikut turun ke area eksekusi.


"tunggu ya, aku akan melepaskan mu tuan yuki," ucap Putri Arisa sambil mengambil pisau di pinggangnya.


"Tidak perlu kok," Yuki menolak dengan senyuman.


"MANA KNIFE"


"Lihat, lepas bukan," ucap Yuki yang melepaskan ikatan talinya dengan sangat mudah.


Semua yang menghadiri acara eksekusi itu terkejut melihat Yuki yang melepaskan ikatan tapi itu dengan mudah.


"Kamu ini!, kenapa nggak daritadi sih?" ucap Putri Arisa sambil cemberut.


"Hahaha, bukankah acara eksekusi itu menarik, makanya aku pingin merasakan nya dari dekat," ucap Yuki dengan santainya sambil tertawa.


"Status bangsawan mu akan dicopot Desmon, dan kamus akan ditahan karena telah membuat perpecahan kerja sama dengan kerajaan SHIRO" ucap sang raja dengan tegas.


Desmon yang mendengar itu langsung terkejut dan kabur menuju keluar area eksekusi itu diikuti oleh prajurit yang menemaninya.


Brak!!!


Pintu area eksekusi tiba tiba tertutup otomatis, membuat Desmon dan prajuritnya terkunci di dalamnya.


"Tangkap para pengkhianat kerajaan itu," ucap sang raja kepada pra prajurit khusus miliknya.

__ADS_1


Desmon dan prajuritnya dibawa oleh prajurit milik sang raja dengan tangan di borgol, sementara itu Yuki yang melihatnya hanya tersenyum menyeringai sambil melambaikan tangan ke arah Desmon.


__ADS_2