ARASHI HUNTER

ARASHI HUNTER
BLACK THIEF


__ADS_3

"Rasakan ini" Petualang A menyerang ke arah Yuki menggunakan skillnya pedang miliknya.


Yuki yang melihat gerakan petualang itu terlalu lambat hanya bisa menghindari dengan santai, Serangan demi serangan dilancarkan oleh petualang ke arah Yuki tetapi masih dapat dihindari dengan mudah.


"Ugh... berhentilah menghindar dasar pengecut!" Ucap petualang itu kepada Yuki.


Yuki yang mendengar hal itu langsung menghela nafas, Yuki mulai memadatkan mana miliknya di tangan dan menerima serangan dari petualangan itu dengan tangan kosong.


"A-apa! bagaimana bisa?" petualang yang melihat serangannya ditahan dengan tangan kosong langsung shock, petualang lain ikut menyerang menggunakan sihir api.


"Sihir api kah? EQUIPMENT FIRE ARMOR!" Sesaat melihat serangan api langsung mengaktifkan skill dari armor miliknya.


Whhhuuuussss....


Serangan api dari petualangan menghilang saat mengenai ke armor milik yuki, para petualang mulai kembali shock melihat hal itu, sementara itu Yuki mulai mengaktifkan skill MANA KNIFE miliknya dan berniat menebas para petualang itu.

__ADS_1


"Berhenti!!!" Putri Arisa menengahi pertarungan itu, Dia berdiri di tengah tengah antara Yuki dan para petualang.


"Kumohon hentikan ini tuan Yuki, dan kalian para petualang aku tidak di culik atau apapun," ucap Putri Arisa sambil memegang tangan Yuki dengan lembut.


"A-apa? kalau begitu siapa orang itu!" tanya penasaran para petualang itu dengan menunjuk tangan nya ke arah Yuki.


"Dia adalah raja dari kerajaan SHIRO, dia disini untuk bekerja sama dengan kerajaan ini dan kalian malah mengganggu nya" ucap Putri Arisa kepada para petualang dengan marah.


Salah satu petualang yang mendengar hal itu sedikit tertawa dan mulai mengejek Yuki.


Suasana sekitar mulai berubah menjadi mencekam, muka Yuki yang tadinya santai ikut berubah menjadi menyeramkan, Pisau mana yang tadinya di tangan Yuki mulai berganti menjadi sebuah katana.


Dengan kecepatan super cepat Yuki melancarkan serangannya ke arah kepala petualang yang mengejeknya itu, petualang itu tidak dapat bereaksi sedikitpun.


"Hentikan!!!" Suara sang raja menghentikan serangan Yuki, Petualang itu mulai terjatuh lemas melihat lehernya mengeluarkan darah akibat serangan Yuki.

__ADS_1


Beruntung serangannya Yuki dihentikan oleh raja itu, jika tidak mungkin ruangan perjamuan itu akan menjadi sebuah ruangan tragedi karena ada mayat yang meninggal di dalamnya.


Setelah itu sang raja mengusir para petualang itu dari ruang perjamuan untuk menghindari pertarungan yang tidak perlu, Sementara itu putri Arisa menenangkan Yuki dengan membuatnya tidur di pahanya.


"Terima kasih, aku hampir saja membunuh orang lagi" Ucap Yuki dengan tangan bergetar.


"Umm... tidak apa apa kok, ku harap kamu bisa agak tenang sekarang," Kata putri Arisa sambil mengelus rambut Yuki yang tidur di pangkuannya.


"Terima kasih, aku sudah lama tidak merasakan perasaan hangat ini" Yuki mulai sedikit meneteskan air matanya karena teringat dengan perasaan saat dipangku oleh orang tuanya dulu.


Yuki dan Putri Arisa sama sama tersenyum menyeringai, Beberapa saat kemudian para petualang itu kembali ke ruang perjamuan dan mereka semua membungkuk meminta maaf kepada Yuki.


"Mohon maafkan kami"


"Huh... tidak apa apa kok, maaf aku hampir membunuh teman kalian, jadi aku ingin sedikit meminta bantuan kalian, apakah kalian pernah melihat kelompok petualang ini" ucap Yuki sambil menunjukkan sketsa wajah.

__ADS_1


"Bukankah ini kelompok BLACK THIEF?" Teriak salah satu petualang saat melihat sketsa wajah yang ditunjukkan oleh Yuki.


__ADS_2