
Yuki yang sedang lemas berbaring di ruangan dalam kamarnya berusaha mengisi tenaga untuk bangun dari tempat tidurnya, Tubuh Yuki terlalu lemah akibat tidak bergerak sama sekali selama satu Minggu penuh.
Sol membantu dengan membopong tangan Yuki agak berjalan secara pelan, dibantu oleh Sol Yuki mencoba berjalan beberapa langkah menuju pintu keluar ruangan medis.
"Wah... bagaimana bisa keadaan disini berubah drastis selama satu Minggu ini? bukankah ini terlalu berbeda dari sebelumnya," ucap heran Yuki saat melihat keadaan kerajaan miliknya.
Suasana yang dulunya diisi oleh ras monster sekarang telah tercampur dengan ras manusia yang berlalu lalang di kerajaan SHIRO, Keadaan ini semua berkat campur tangan kerajaan Alpha.
Tiba tiba dari kejauhan muncul seorang wanita yang memakai gaun berlari menuju ke arah Yuki dengan raut muka bahagia.
"Yuki!!, akhirnya kamu bangun juga" teriak putri Arisa dengan keras saat melihat Yuki.
"Arisa? terima kasih ya" ucap Yuki saat melihat Arisa.
Blush....
Muka Arisa tiba tiba memerah saat mendengar terima kasih dari Yuki.
"A-apa maksudmu dengan terima kasih?" tanah Arisa dengan wajah gugup.
"Terima kasih, berkatmu dan ayahmu kerajaan ini menjadi lebih ramai dan di terima oleh manusia," jawab Yuki sambil menggaruk kepalanya.
__ADS_1
"B-Begitu ya, sama sama" Ucap Putri Arisa dengan wajah tersipu malu.
Setelah beberapa menit di bantu oleh Sol untuk berjalan, Yuki akhirnya berhasil mengumpulkan beberapa tenaga miliknya untuk berdiri sendiri dan mencoba berjalan walaupun dengan pelan.
"Terima kasih Sol, kau bisa meninggalkan ku dan melanjutkan pekerjaan mu," ucap Yuki sambil pergi dari depan pintu ruangan healer.
"Sampai jumpa Sol, aku akan menemani Yuki untuk menjelajahi kerajaan yang tampilannya baru ini," ucap Arisa sambil pergi dan berjalan di samping Yuki.
Mereka berdua berjalan santai sembari menikmati suasana kerajaan yang baru, di saat jalan mulai ramai Yuki dengan santainya menggandeng tangan Arisa dengan kuat.
"E-Ehhh? Apa yang terjadi? apa yang terjadi? bagaimana ini bisa terjadi" ucap dalam hatinya Putri Arisa.
"Tenanglah Arisa, ini bukan seperti yang kamu pikirkan, aku menggandeng mu agar kita tidak berpisah jika berdesakan di jalan ini" jelas Yuki dengan senyuman hangat.
"B-Begitu ya, baiklah" Saut putri Arisa dengan wajah yang masih memerah.
Di saat mereka berdua bergandengan tiba tiba ada penjual orc yang menawarkan dagangannya kepada mereka.
"Hey kak, kalian terlihat serasi bagaimana jika kalian membeli cincin permata kami, akan ku diskon jika membeli dua buah," ucap orc penjual itu.
"K-kami bukan....." di saat Arisa ingin berbicara tiba tiba kalimat nya dipotong oleh Yuki.
__ADS_1
"Ya, baiklah kami beli dua, ini uangnya " ucap Yuki dengan cepat.
Yuki mengambil dua cincin itu lalu langsung meninggalkan orc penjual Itu dengan cepat sambil menggandeng tangan Arisa, muka Arisa langsung kembali memerah saat di tarik oleh Yuki.
Setelah berjalan sampai di depan istana kerajaan SHIRO, Arisa langsung bertanya tentang cincin itu kepada Yuki.
"Hey, tentang cincin tadi....." tanya Arisa dengan nada tanggung.
"Oh.. cincin tadi saat kulihat memiliki kemampuan pertahanan jadi aku refleks membeli 2 buah, maaf ya mengagetkan mu tadi" ucap Yuki dengan santai.
"Begitu ya, baiklah terima kasih telah menemani ku jalan jalan, aku akan pergi dulu" ucap Arisa sambil bermuka kecewa.
"Tunggu Arisa, aku ingin memberi mu ini" ucap Yuki sambil mengeluarkan cincin dari sakunya.
Arisa yang terlanjur menangis hanya bisa tersenyum saat mendengar kata kata Yuki.
"Arisa, Kumohon jadilah Istri ku" ucap Yuki dengan lantang di depan pintu kerajaan SHIRO.
Hati Arisa yang mendengar hal itu langsung berdebar kencang, Muka yang sudah terlanjur Basah karena air mata, Arisa menerima pernyataan itu dengan senyuman yang bahagia.
"Ya, aku menerimanya"
__ADS_1