
Di kerajaan Alpha
"Hahaha, hasil bulan ini benar benar hebat, di awal kita bisa mendapatkan jiwa api milik area 9 yang sedang lengah" ucap salah satu petualang di sebuah Bar.
"Kau benar bro, Tetapi kita membiarkan satunya lepas, tetapi kurasa dia akan kembali kesini untuk mencari jiwa temannya" ucap petualang lainnya.
"Kita hanya perlu menunggu saja, Jiwa ini jika dijual di pasar gelap mungkin bisa mencapai harga 100 Gold" ucap petualang sambil meminum birnya.
Para petualang yang mengambil jiwa milik Akara sedang meminum bir di dalam bar tanpa sadar sedang di incar oleh Yuki.
Sementara itu Yuki yang sudah mempersiapkan diri untuk membalas dendam Akara langsung pergi menuju kerajaan Alpha dengan menunggangi seekor serigala.
Butuh beberapa jam untuk mencapai pintu kerajaan Alpha dari dalam area 9 itu, Sesampainya di depan gerbang Yuki langsung meninggalkan Serigala miliknya dan melompat ke atas gerbang kerajaan, Yuki langsung melompati beberapa bangunan untuk menuju ke dalam istana kerajaan.
Beberapa petualang yang melihatnya mulai curiga dan berniat mengejar Yuki, Tetapi karena perbedaan status AGI Yuki dengan mudah meninggalkan para petualang itu.
"Kemana arah orang mencurigakan itu? dia harus di tangkap" ucap petualang A.
"Sepertinya arah anginnya yang ditinggalkannya menuju ke arah istana, kita harus menuju istana juga" ucap petualang B.
Yuki yang melihat beberapa petualang di belakangnya tidak mempedulikan dan langsung melesat ke arah istana.
"Halo Pak, sudah lama tidak bertemu" sapa Yuki kepada Raja dengan senyuman santai.
"Ohhh.... lihat siapa yang datang, Yuki sudah lama tidak bertemu" jawab sapaan dari raja dengan ramah.
__ADS_1
"Ayo duduk dulu, Pelayan siapkan sebuah perjamuan" ucap raja kepada pelayan kerajaan.
"Anda tidak perlu repot repot, aku hanya orang biasa disini" ucap Yuki sambil menggaruk kepalanya.
"Hahaha, jangan merendah begitu, bukankah kau sekarang Raja kerajaan SHIRO" ucap raja dengan wajah senyum.
"Eh? bagaimana anda tau?" muka Yuki terlihat heran.
"Hahaha, tentu saja aku punya informan di pasukan kerajaan" tawa raja kepada Yuki.
"Hahaha, jadi kurasa penyamaran ku sebagai murid Herbalis juga gagal ya" ucap Yuki dengan sedikit senyum.
"Hahaha, sudah lupakan saja tentang hal itu, jadi ada apa urusan apa kau kemari?" tanya Raja kepada Yuki dengan wajah serius.
"Baiklah sepertinya aku tidak dapat membohongi anda, aku disini untuk mencari petualang yang mencuri jiwa teman ku, berikut ciri cirinya," jelas Yuki sembari memberikan sketsa wajah pelaku.
"Benar, dia adalah teman ku, Dia sepertinya saat pergi sedang lelah lalu di sergap oleh para petualang ini, mustahil jika dia tidak lengah dia tidak akan dikalahkan," ucap percaya diri Yuki.
"Yuki!!!" tiba tiba Putri Arisa berteriak mendatangi meja jamuan membuat suasana yang tadinya lumayan tegang menjadi sedikit santai.
"Nona Arisa, lama tidak berjumpa bagaimana keadaan anda? Anda benar benar tambah cantik" basa basi dari Yuki saat melihat putri Arisa.
Blush....
"C-cantik? jangan begitu dong saat baru bertemu," muka Putri Arisa langsung memerah saat di puji oleh Yuki.
__ADS_1
Brak!!!
Tiba tiba muncul suara keras di depan pintu kerajaan, Sang Raja langsung berniat pergi mengecek keadaan.
"Kalian berbincang saja terlebih dahulu, aku akan mengecek keadaan di luar" ucap raja kepada Yuki dan Putri Arisa.
"Oke" jawab Yuki dan Putri Arisa secara bersamaan.
"Jadi apa yang anda lakukan selama ini? aku benar benar kangen " tanya putri arisa kepada Yuki.
"K-kangen? seorang putri seperti anda kangen terhadap manusia biasa seperti ku membuat ku benar benar terkejut " ucap Yuki gugup sambil menggaruk kepalanya.
"E-ehhh maaf kurasa aku salah bicara" putri Arisa juga ikut gugup.
Brak!!!
Pintu ruang perjamuan di dobrak dari depan membuat Yuki dan Putri Arisa terkejut.
"Lepaskan putri Arisa kau penculik," ucap petualang A yang mengejar Yuki tadi di luar.
"Putri Arisa, lebih baik anda pergi dari sini" ucap petualang B.
"T-tunggu kurasa ada salah paham," Yuki mengangkat tangannya.
"Tidak ada salah paham, aku sudah mendengar penjelasan dari sang raja bahwa kau sedang menyandra putri Arisa" jawab petualang A dengan nada marah.
__ADS_1
"Huh!" Yuki langsung bingung dengan perkataan petualang itu.