ARASHI HUNTER

ARASHI HUNTER
Kematian AKARA


__ADS_3

Setelah mengalahkan kelompok BLACK THIEF di bar kerajaan Alpha, Yuki langsung bergegas pergi menuju ke hutan kematian untuk memberikan jiwa milik Akara kembali.


Yuki berlari secepat mungkin untuk memulihkan jiwa anak buahnya, di area 10 Yuki di hadang oleh beberapa monster kelas teri.


Yuki yang merasa buru buru langsung mengaktifkan skill DRAGON FIRE dan membiarkan naga api miliknya mengamuk membantai habis monster kroco itu.


Butuh beberapa jam untuk mencapai area 9 dari area 10, sesampainya di area 9 Yuki di hadang oleh penjaga kerajaan.


"Permisi, ada kepentingan apa anda ke sini?" Ucap salah satu penjaga pintu kerajaan SHIRO.


"Huh.... lagi lagi, apa Sol tidak memberitahu kalian sama sekali, aku kali ini tidak ingin berdebat, aku disini untuk mengantar jiwa milik Akara," ucap Yuki sambil menghela nafasnya.


"Kalian!! biarkan tuan Yuki masuk, Dia adalah raja kita," perintah sol kepada prajurit penjaga dengan tegas.


"Yo! Aku datang dengan jiwa Akara, dimana dia?" Ucap Yuki dengan wajah senyum kepada Sol.


Sol mengantarkan Yuki ke tempat Akara berada, Yuki dan Sol memasuki sebuah ruangan yang di jaga beberapa prajurit.


Yuki melihat beberapa prajurit dengan keadaan menangis, Yuki mengira para prajurit hanya terharu dengan kedatangannya yang membawa jiwa milik Akara.

__ADS_1


Tetapi pikiran Yuki berubah setelah memasuki ruangan tempat Akara di istirahatkan, Yuki melihat Akara yang sudah tidak bernafas langsung menjatuhkan kotak jiwa milik Akara.


"Hey! apa yang terjadi?, kenapa kau bisa tidak bernafas sama sekali?" ucap Yuki yang panik.


"S-sebenarnya Akara sudah tidak bernafas dari tadi pagi, Kami berusaha menghubungi anda tetapi tidak berhasil menemukan anda" jelas Sol kepada Yuki dengan panik.


"Jadi? apa gunanya aku membawa jiwa miliknya ini?" Ucap Yuki sambil menangis di depan mayat Akara.


"Aku perlu keluar sebentar," Yuki pergi meninggalkan ruangan itu dengan muka sedih.


Yuki pergi ke sebuah pohon raksasa di sekitar area kerajaan miliknya, Yuki memilih puncak pohon itu untuk merenungkan keadaan Akara.


Di lain tempat yang gelap ada beberapa orang sedang rapat penting.


"Hey, kau sudah dengar kelompok BLACK THIEF yang menempati area kerajaan Alpha sudah dikalahkan?" ujar salah satu anggota rapat itu.


"Ya, tetapi kelompok BLACK THIEF cuma kelompok sampah yang ikut numpang di negara ini bukan?" saut anggota lainnya.


"Kekeke tapi apa kau tau, yang mengalahkan kelompok itu hanya seorang bocah remaja" ucap anggota itu dengan santainya.

__ADS_1


"Huh? bagaimana mungkin? walaupun kelompok BLACK THIEF adalah sampah di kerajaan ini tetapi paling tidak butuh beberapa orang untuk membantai kelompok itu" saut anggota lainnya.


"Tetapi itulah kebenarannya, aku juga penasaran siapa bocah itu" ujar anggota lainnya.


"Aku juga penasaran, besok aku berencana untuk mengunjungi kerajaan Alpha," ucap anggota rapat yang penasaran.


Kembali ke tempat Yuki yang berada di ujung pohon tertinggi.


"Hmmm... sepertinya aku terlalu sedih setelah kematian Akara, aku harus bertindak positif saatnya kembali ke bawah" ucap Yuki setelah menghapus air matanya dan berniat memutuskan untuk pergi ke bawah pohon.


Setelah sampai di bawah pohon Yuki langsung di sambut oleh Sol yang menunggunya dari tadi.


"Apakah anda sudah tenang tuan?, saya khawatir anda sudah melamun di atas sana selama 2 hari penuh" Ucap Sol dengan wajah sedih.


"Hah? 2 hari?, sepertinya aku benar benar terlalu sedih sampai lupa waktu" saut Yuki dengan terkejut.


"Baiklah Sol, mari kita sparing sebentar untuk menguji kekuatan mu" ucap Yuki sambil mengeluarkan 2 pedang miliknya.


"Siap laksanakan tuan" Sol menjawab dengan lantang.

__ADS_1


__ADS_2