Aries Dan Gemini

Aries Dan Gemini
Berkumpul kembali


__ADS_3

"Hallo. Kamu dimana?. Segera ke kantorku sekarang. Aku menunggumu" Titah Aries.


"Brooo. Aku sekarang lagi di Amsterdam. Ada apa ???" Suara lantang Michael terdengar dari ujung Handphone Aries.


"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan kalian semua."


"Hal penting apa itu???....Hal yang penting bagimu tapi belum tentu penting bagi kami 5HB mungkin....hahahha " Michael ngakak sembari membayangkan wajah geram Aries yang pasti sekarang sudah tercetak sempurna.


Memang diantara semua member 5HB. Hanya Michael yang paling suka melihat wajah Aries yang ditekuk. Atau kadang dia paliiing suka banget melihat wajah Aries yang awalnya putih berubah menjadi merah padam dengan aura gelap karena menahan emosinya. Bisa dibilang, itu adalah hobi Michael.


"Segera kau balik ke Indonesia. Ini bener - bener urgent." Aries meyakinkan Michael.


"Urgent????...Paling juga masalah Gemini. Gak usah ditutupi. Kita para member 5HB juga tahu gimana perasaan kamu sama Gemini". "


"Kalau masalah Cinta kenapa kau tidak coba hubungi Steven. Dia sekarang lagi stress karena cinta juga. Jadi aku pikir kau dan Steven bisa saling curhat, menangis bareng serta saling berbagi plus melengkapi...Xixixi" Michael tertawa ngikik.


"Stress gimana maksudmu???".


"Apa kau tidak tahu jika Steven baru saja putus dengan Ellish???". ( novel: Abang Ojol Teganteng Sejagad )


"Benarkah??? Aku tidak tahu".


"Makanya jangan hanya memikirkan Gemini dan dirimu saja. Coba kau lihatlah kami, para sahabatmu. Kita sudah lama tidak bertemu dan kita jarang berkumpul lagi Bro".


"Iya. Maaf...." Aries terdiam.


"Setelah kelulusan. Kita semua mulai menjalani kehidupan kita masing - masing. Dan yang paling workaholic cuman kau saja Aries. Kau tidak pernah mau kumpul - kumpul lagi dengan kita " Sungut Michael.


"Bukannya aku tidak mau. Tapi aku harus kerja...Karena masa transisiku saat diangkat jadi CEO menggantikan Papaku, itu waktunya singkat banget".


"Kau itu sangat menyebalkan. Jangan kau pikir hanya dirimu saja yang bekerja mengurus perusahaan. Kau kira kami tidak kerja???" Michael pura - pura sedikit marah.


"Iya...Iya aku tahu. Maaf kalau selama beberapa bulan ini aku begitu menyebalkan".


"Broo. Bukan hanya beberapa bulan. Tapi bertahun - tahun sejak kita SD dirimu selalu menyebalkan...ha..ha..ha..ha...Piece..piece. Aku cuman bercanda Bro."


"Ah kau itu!. Michael Mana pernah kau itu serius". Aries mulai kesal.


"Dan kau Aries. Mana pernah kau tuh tidak emosi. Selaluuuu saja emosi dahulu yang diutamakan. Ayolaaahhh...umur kita sudah diatas 25 tahun. Kita sudah menjadi pria dewasa. Sebentar lagi kita akan berpasangan, menikah dan mempunyai keturunan. Proses yang harus kita alami Bro".


" Maksudnya???" Aries tidak mengerti atas pertanyaan Michael. " Michael Janganlah kau berkata seolah - olah kau adalah pria tulen yang telah menjadi dewasa."


" Aku juga tahu kau itu seperti anak kecil yang selalu saja suka bercanda dan bermain - main. Apa kau tidak pernah berpikir untuk berhenti bermain - main. Lalu menggantikan posisi papamu dan membantunya mengurus perusahaan????".


"Asal kau tahu juga Michael. Dewasanya seseorang salah satu faktor pendukungnya bukan hanya dari usia juga. Tetapi dari pengalaman hidup serta karakter yang ada dalam diri orang tersebut, terkadang bisa membuat dirinya menjadi dewasa." Ujar Aries Panjang lebar.


"Broo. Kurasa yang dewasa sekarang adalah kau".


"Sudahlah...Kita ganti topik. Kau kenapa di Amsterdam???..Gak mungkin kan kau sedang kerja disana???". Selidik Aries.


" Aku bertengkar dengan Papaku".

__ADS_1


" Melarikan diri seperti kau itu juga namanya tidak dewasa. Seperti anak kecil saja kau itu. Bukannya dihadapi malah kau memilih pergi."


"Harusnya kau selesaikan dulu masalah kamu dan papamu dengan kepala dingin. Bukan malah menghindari papamu seperti ini. Sampai kapanpun masalah dalam keluargamu tidak akan pernah selesai Michael".


" Tapi aku malas bertemu ibu tiriku. Dia wanita jahat yang ambisius."


" Lalu...Apakah kau akan menyerah dan membiarkan ibu tirimu menguasai papamu????..."


"Michael berhentilah bermain - main. Segeralah pulang dan temui papamu. Papamu sedang sakit keras. Aku tidak mau saat kau pulang. Nama kamu telah dicoret dari daftar ahli waris. Apa kau menginginkan anak dari ibu tirimu yang akan menjadi pewaris tunggal???. Aku takut ibu tirimu akan mensabotase".


Michael bergidik. Membayangkan jika namanya dicoret dari daftar penerima warisan keluarganya. Maka tentu saja dia akan jadi gelandang. Sedang ibu tiri dan adik tirinya yang akan hidup mewah.


Michael menggeleng. "Tentu saja tidak. Aku akan bersiap kembali ke Indonesia. Aries aku tutup dulu ya panggilannya. Sampai ketemu di Indonesia...Tut..tut...tut...". Michael memutus sambungan teleponnya.


"Anak itu selalu saja suka menghindari masalah" Aries menghembuskan nafas berat.


Pikiran Aries sekarang menuju ke Steven.


Benarkah Steven putus dengan Ellish???....Bukannya mereka pasangan romantis dan selalu terlihat mesra bersama???...Dan yang Aries tahu Steven sangat - sangatlah bucin dengan Ellish.


Aries menggeser ujung jari tangannya dilayar handphone tersebut. Dia menyentuh tombol Video call.


"Ya Hallo Aries ada apa???" terlihat seorang pemuda tampan berwajah bule sedang memakai helm dan juga jaket atribut abang ojol.


"Kau...Kenapa kau berpenampilan seperti itu?. Daann apa kau sekarang sedang mengendarai motor?? sejak kapan kau bisa naik motor??...Itu yang dibelakangmu siapa??..Ibu - ibu bawa belanjaan sayur??.." Aries memberondong Steven dengan pertanyaan - pertanyaan tanpa henti.


"Aries. Aku sedang narik pelanggan. Nanti saja aku telepon kamu. Aku gak enak sama Customer."


"Aku melakukan misi Aries" Jawab Steven santai.


"Misi apa???...Misi rahasiakah??".


" Misi mencari cinta sejati."


" Apa???....Cinta sejati yang bagaimana??... .Dan apakah kau benar - benar telah putus dengan Ellish?".


" Aries nanti saja aku ceritakan semuanya. Aku sedang bersama Customer. Aku takut nanti dikasih bintang satu. Oke bye...klik..tut..tut " Sambungan video call itu diputus secara sepihak oleh Steven.


"Anak itu habis kerasukan makhluk apa sih. Bukannya dia yang punya saham di perusahaan ojol tersebut. Tapi kenapa malah dia yang ikutan jadi abang ojolnya" Aries bergumam sendiri.


"Sebentar..sebentar..dia bilang mau mencari cinta sejati???...Ini maksudnya apa.


" Kalau begitu aku harus menyusun jadwal pertemuan lagi dengan semua member 5HB. Lagian juga sudah lama sekali kita berlima gak hang out bersama". Monolog Aries.


Aku harus menghubungi Edward dan Charlie sekarang.


Ariespun menelepon Edward dan Charlie.


♧♧♧


Tiga Hari kemudian

__ADS_1


Disinilah mereka. Kelima pria tampan itu sedang menikmati minuman masing - masing di Paradise Club tempat hangout milik Edward.


Aries menyesap wine nya.


"Apa yang ingin kamu bicarakan dengan kami wahai ketua". Charlie membuka obrolan.


"Apa kalian mendapat undangan dari J £ J corporation??" Disesapnya kembali wine nya.


"Aku dapat" Edward mengangguk.


"Charlie, aku dan Steven juga dapat" imbuh Michael.


"Berarti hanya aku sendiri yang tidak diundang" Aries menahan gemuruh dadanya.


"Kau kan sudah diblokir Mrs. Blaire. Mana mungkin kau akan diundang" Charlie merasa prihatin melihat Aries yang tidak bersemangat.


"Aries. Apakah kamu benar - benar mencintai Gemini????" Steven beranjak duduk disamping kanan Aries. Sedangkan Edward berada di sisi kiri.


"Aku...Aku tidak tahu..Aku hanya ingin bertemu dengan dia" ucap Aries lesu.


"Tapi bagaimana caranya??...Kau tidak bisa masuk USA. Walaupun Gemini ke Indonesiapun. Kau pasti tidak akan mampu mendekati Gemini."


"Kau tahu sendirikan. Bodyguard Gemini buanyaaaaaakk banget. Kayak Hantu...selalu ada ditiap sudut dan juga selalu mengelilingi Gemini. Nempeeel terus kayak parasit" Oceh Edward tanpa jeda.


Heeemmm...Aries berpikir keras...laluuu....


"Gaes...Apa kalian tahu film nya Robin William yg berjudul Mrs.Doubfire????" Tiba - tiba Aries bertanya.


"Aku tidak tahu" jawab Charlie.


"Aku tahu" Michael tersenyum smirk menoleh pada Steven dan Edward.


"Coba aku lihat diyoutube." Edward Searching diHandphonenya.


Steven yang duduk disamping Aries berpindah tempat duduk disamping Edward "Oohh I see...Jadi film ini" Edward dan Steven manggut - manggut.



"Aries aku tahu apa yang kau pikirkan" Lagi - lagi Michael tersenyum smirk.


" Jangan bilang kalau kau akan menyamar sebagai wanita untuk bisa bertemu dengan Gemini????" Ucap Charlie to the point.


Aries hanya tersenyum penuh arti.


Ada yang tahu film Mrs.Doubtfire gak?????🤔🤔🤔🤔😁😁😁😁😁


♧♧♧To Be Continue♧♧♧


Hellooo Readers ayang...Tengkyuu udah mau baca karya receh Mak Halu yang suka baperan🤭🤭🤭🤭.


Jangan lupa bagi like, vote and Koment ya..Maaciihh🙏🙏

__ADS_1


IG: Oesdhieah_Yhanty


__ADS_2