Aries Dan Gemini

Aries Dan Gemini
About Engkos Sanyoto


__ADS_3

Pak Sanyoto bergerak dengan susah payah ditengah para tamu yang ingin berdekatan dan bercengkerama dengan Gemini. Pak Sanyoto dengan sengaja menyenggol orang-orang supaya minggir dan memberinya sedikit celah agar bisa merangsek mendekati Gemini.


Pak Sanyoto yakin jika Gemini tidak akan menolak ataupun mengusirnya karena Gemini terkenal dengan sifatnya yang baik hati serta peduli kepada kaum menengah ke bawah.


"Neng Mini. Kumaha damang??" Sapa Pak Sanyoto tepat dibelakang Gemini. Gemini terperanjat. Segera dia membalikkan punggungnya.


"Pak?...Pak Sanyoto??...Bapak Engkos Sanyoto??" Ekspresi kaget Gemini yang imut sungguh semakin membuat gemas siapapun yang melihatnya.


"Iya saya Neng" Jawab pria tersebut tersipu malu.


"Bapak apa kabar??" Gemini memegang tangan Pak Sanyoto erat lalu melempas genggamannya dan kini malah erat memeluknya.


Blussshhh!!!...Wajah bapak tersebut semburat memerah.


"Gemini mengira tidak akan bisa bertemu kembali dengan bapak. Karena saat terakhir. Gemini tidak bisa menjenguk bapak yang sedang sakit karena tertusuk pisau guna menyelamatkan Gemini. Terimakasih Pak" Gemini semakin mempererat pelukannya.


"Ya Tuhan Gemini. Kamu telah menyiksaku selama 3 tahun lebih. Dan apakah kamu tidak sadar jika saat ini kamu telah menyiksaku lagi??...Adekku sekarang bangun karena pelukanmu ini sayang. Oh Bidadariku. Ingin rasanya aku membawamu pergi jauuh dan mengurungmu...Sehingga mommy kamu yang super protektif itu tidak bisa menemukanmu. Kita bisa hidup berdua saja sayang...Eh tidak. Kita hidup ber Enam saja. Aku, kamu dan ke Empat anak kita Gemini!!" POV Pak Sanyoto.


Pak Sanyoto membayangkan sesuatu hal yang sangat indah hingga tanpa sadar tersungging seulas senyum dibibirnya.


Gemini melepas pelukannya. Tercetak sebaris gurat kecewa dimata Pak Sanyoto.


" Kenapa sepersekian detik Mini??...Aku masih ingin dipeluk kamu. Bahkan kamu cium pun tidak apa-apa. Aku ikhlas lahir batin Gemini" Monolog Pak Sanyoto dalam hati. Mengharapkan sesuatu yang tidak akan terjadi.


"Bapak sekarang lagi bahagia ya???" Tanya Gemini.


"Iya Neng..Bapak bahagia karena bertemu lagi dengan Neng Mini. Bapak kira sudah tidak akan bisa bertemu dengan Eneng" Jawab Pak Sanyoto.


"Oohh iya. Terimakasih karena sudah mengingat Gemini" Gemini tersenyum manis, dan makin membuat Pak Sanyoto sedut-sedut gemas ingin mencium Gemini karena kadar kecantikan Gemini menjadi berlipat ganda.


"Maksud Gemini. Pak Sanyoto sekarang badannya bagus banget. Kekar pak. Tidak sama saat dulu terakhir kali Gemini ketemu sama Bapak". Gemini menerawang ke masa lalu.


Pak Sanyoto terdiam. Kelihatan sekali dia bingung mau menjawab apa. Kemudiaann......


"He..he..he..Neng..Kita sudah hampir empat tahun tidak bertemu. Saat Neng Gemini pindah kesini. Bapak mulai sadar apa itu hidup sehat. Bapak kan sudah tua. Tapi bapak tidak mau sakit-sakitan jadi sejak saat itu bapak mulai belajar pola hidup sehat. Bapak jadi rajin mengkonsumsi vitamin-vitamin juga susu kesehatan untuk seorang pria Neng" Jawab Pak Sanyoto.


"Waaah keren. Makanya badan bapak jadi kekar padat berisi gini" Puji Gemini takjub karena melihat bentuk tubuh Pak Sanyoto yang seorang Aki-Aki malah mirip seperti tubuh seorang atlit.


Tangan halus Gemini yang tanpa sadar meraba dada Pak Sanyoto. Membuat Pak Sanyoto bergidik ngilu. Merasakan desiran-desiran yang mulai menyeruak, mengalir naik menuju ubun-ubunnya.


"Wah ini kalau sampai dibiarkan. Maka tamatlah riwayatku" Monolog Pak Sanyoto didalam hatinya.


"Neng. Bapak permisi mau ke toilet. Bapak pengen pipis Neng" Ujar Pak Sanyoto dengan wajah yang menahan sesuatu.


"Iya pak. Silahkan".

__ADS_1


Gemini menyuruh salah satu bodyguardnya untuk mengantar Pak Sanyoto ke toilet.


"Tidak usah Neng. Bapak bisa sendiri" Tolak Pak Sanyoto sopan.


"Jangan Pak. Nanti tersesat. Biar diantar sama salah satu bodyguard Mini. Setelah dari toilet langsung temui Gemini lagi ya pak..Gemini ingin tahu kenapa Bapak sampai bisa ke sini".


"Iya Neng. Siyapp".


♧♧♧♧


Ontario, Canada


Disebuah kota kecil yang jauh dari New York, yaitu Ontario. Sebuah kota yang terkenal dengan peternakan sapi perahnya. Disini banyak sekali peternak sapi yang menghasilkan susu murni dengan kualitas terbaik.


Dikota kecil ini terdapat sebuah rumah kecil bercat putih yang berbentuk minimalis sederhana berlantai dua. Ornamennya menggunakan kayu. Rumah tersebut adalah rumah milik Aries. Rumah kecil itu dibeli Aries untuk menjalankan 'Misi Gemininya' guna memuluskan penyamarannya.


Aries dan Michael telah berada di rumah ini sejak dua minggu yang lalu. Selama dua minggu ini Aries belajar semua tentang Pak Sanyoto lewat Video Call. Setiap pagi sampai sore maka aktifitas Pak Sanyoto akan dilihat Aries lewat Video Call. Cara berbicara, cara bergerak ataupun cara beraktifitas Pak Sanyoto yang belum Aries ketahui.


Aries ingin sekali menghadiri pesta Gemini. Tapi Aries tidak mempunyai akses untuk masuk kedalam pesta tersebut. Maka dari itu Aries akan menggunakan identitas Pak Sanyoto untuk bisa menembus blokade tim keamanan yang telah dibentuk oleh Mrs. Blaire. Mommynya Gemini.


Lalu siapakah Pak Sanyoto??. Pak Sanyoto atau nama panjangnya Engkos Sanyoto adalah seorang tukang kebun di kampus Universitas Pelita Negara. Pak Sanyoto adalah teman baik Gemini saat masih dikampus.


Setiap siang ketika tiba saatnya makan siang. Maka Gemini dan Pak Sanyoto selalu makan bersama di gazebo taman belakang yang memang pemandangannya indah. Karena disana Pak Sanyoto menanam berbagai macam jenis bunga. Pun dalam hal lainnya terkadang Gemini curhat atau juga meminta saran Pak Sanyoto. Sungguh, bagi Gemini Pak Sanyoto adalah Ayah keduanya dikampus.


Itu adalah sekilas tentang Pak Sanyoto. Seorang laki-laki paruh baya yang sudah dianggap Gemini sebagai Ayah keduanya. Karena jika tidak ada Pak Sanyoto saat berandalan itu mengejar Gemini maka Entahlah bagaimana nasib Gemini selanjutnya.


♧♧♧♧


Beberapa Jam Sebelum Pesta Gemini Berlangsung


Peristiwa Ini terjadi dirumah kecil Aries Beberapa Jam sebelum pesta berlangsung.


Michael masuk ke sebuah kamar kecil dilantai dua. Ternyata dikamar itu ada Aries yang sedang berbaring diatas tempat tidur sempitnya.


"Aries. Pestanya akan dimulai jam 8 malam" Michael memberi tahu Aries.


"Iya iya bawel. Aku sudah tahu. Sebentar. Aku masih menyiapkan hatiku".


"Hadeeeuuh Sok Melouw Lu Broo!!" Michael melempar guling ke wajah Aries.


"Ck!..Cepatlah. Kau sudah ditunggu Clark diruang bawah tanah. Dia juga nanti ada Job difilm terbarunya Marvel Production. Kasihan dia sudah lama menunggumu" Sungut Michael.


"Kamu itu kalau niat menyamar harusnya totalitas dong!" Sungut Michael gemas pada Aries.


"Lhoo kurang totalitas apa lagi Michael. Aku sudah melakukannya dengan totalitas tanpa batas!" Keluh Aries.

__ADS_1


"Lagian kenapa sih harus kamu lepas topeng kulitnya saat sudah berada disini. Pake aja terus. Jadinya kan gak ribet kayak gini. Iya kalau topeng biasa. Tinggal pakai langsung beres. Lah ini topeng yang tidak biasa. Sudah pakai topeng tapi harus juga diMake Up supaya hasilnya menjadi lebih glowing" Gerutu Michael.


"Gak nyaman jika dibawa tidur Michael. Rasanya juga gatal kalau dipakai terus-terusan apalagi berjam-jam lamanya" Jawab Aries malas. "Kamu kok sekarang jadi pemarah Mich??. Biasanya kamu itu suka becanda. Apa imajinasi leluconmu sudah hilang??" Tanya Aries serius.


"Sudahlah. Cepatlah kamu sekarang ke bawah. Cepat ber make up dan setelah itu segeralah berangkat" Saran Michael tulus.


"Oke. Oke aku kebawah. Terimaksih Bro!" Aries menepuk bahu Michael.


"Ingat. Nanti jangan lupa bawa Undangannya sama kartu identitas juga".


"Ya. Aku tahu".


♧♧♧♧


Kembali Ke Pesta Gemini


Setelah beberapa menit dari toilet. Pak Sanyoto kembali menghampiri Gemini yang sedang berbincang-bincang dengan beberapa tamunya.


"Neng saya sudah selesai!" Ucap Pak Sanyoto saat sudah dekat dengan Gemini.


Geminipun menoleh. Ketika melihat siapa yang telah datang dengan segera dia pamit, keluar dari circle tamu-tamunya. Berjalan menuju Pak Sanyoto.


"Grab!!" Tiba-tiba Gemini menggandeng tangan Pak Sanyoto.


"Neng saya mau diajak kemana???" Tanya Pak Sanyoto yang tampak kebingungan ketika Gemini menggandeng tangannya. Dan sedikit menyeretnya untuk ikut bersama Gemini.


"Ayo kita ke Mommy Pak !". Gemini menggandeng tangan Pak Sanyoto dan berjalan menuju Meja VVIP.


Pak Sanyoto melepaskan genggaman tangan Gemini.


"Saya belum mau bertemu dengan Calon mertua Neng. Saya belum siap" Ujar Pak Sanyoto dengan mimik serius.


"Ha..ha.ha..calon mertua??" Gemini tertawa mendengar celetuk an Pak Sanyoto.


Disaat Gemini tertawa terbahak-bahak. Tiba-tiba.....


"Gemini!!!!. I'm Looking For you!".


Geminipun menghentikan langkahnya.


♧♧♧To Be Continue♧♧♧


Babang Aries itu aneh-aneh saja. Belum juga menikah dengan Gemini. Eh malah dia menghalu mempunyai empat orang anak🤭🤭🤭


Okay Readers sayang makasih karena sudah ninggalin jejak berupa Like, Vote serta komentarnya. lope lope lope sama kalian🌹🌹♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2