
FlashBack On di Apartemen Aries
Beberapa hari sebelum kepergian Michael ke USA. Mereka mengadakan pertemuan kembali di apartemen Aries.
Setelah pertemuan mereka yang terakhir di Paradise Club. Mereka berlima tidak ada pembicaraan selanjutnya karena Michael saat itu ditelepon adik tirinya mengabarkan jika papanya akan dioperasi. Jadi mereka berlima mengunjungi papa Michael yang sedang berada di Rumah Sakit Internasional milik keluarga Aries.
Dan Disinilah mereka berlima. Di Apartemen Aries. Sedang duduk-duduk diMini Barnya Aries.
"Aries. Jangan bilang kalau kamu akan menyamar menjadi wanita untuk bertemu dengan Gemini??Seperti yang pernah aku tanyakan waktu kita diClub dulu???" Charlie menebak - nebak isi dalam kepala Aries.
"Kenapa tidak???...Seruuu kaliii" Serobot Edward
"Jadi apa rencanamu sekarang Aries??" Steven mengalihkan pandangannya dari youtube ke Aries.
"Carikan aku seorang profesional make up artis. Yang bisa merubah diriku mirip seperti Mrs. Doubtfire" Perintah Aries.
"Aku tahu orangnya. Sebentar aku hubungi. Dia orangnya ahli banget. Sekarang tinggal di Los Angeles" Edward meraih Handphonenya yang tergeletak diatas meja. Lalu beranjak dari tempat duduknya menuju balkon. Menelepon disana.
"Lalu...Setelah aku merubah penampilanku. Aku harus masuk kerumah Gemini. Dengan cara menjadi pekerjanya Gemini. Dan itu tugas Michael yang menanganinya. Bagaimanapun caranya, aku harus bisa bekerja di rumah Gemini" Aries menatap Michael penuh harap.
"Bekerja sebagai apa kamu nanti Aries???..Pembokat kah???" Seloroh Michael.
"Aku tidak bisa membayangkan seorang Aries yang merupakan putra mahkota GM. Siganteng yang kharismatik menjadi buyung abu memegang sapu...ha..ha..haa" Steven tergelak.
"Kok Buyung abu Stev??? harusnya kan Upik Abu ya??" Tanya Charlie membenarkan.
"Lha ya benar kan. Aries itu Pria yang artinya Buyung atau anak laki-laki. Kalau Upik kan artinya wanita atau anak perempuan gaes" Steven menerangkan.
"Ha...ha..ha..ha! iya iya benar..benar!" Charlie, Michael serentak ngakak berjamaah.
"Aku juga tidak bisa membayangkan Aries menyikat kamar mandi, menyapu dan mengepel lantai. Kalau hal itu terjadi. Oohh sungguh hal yang sangat luar biasa menariikk!!" Seloroh Michael antusias.
"Aku akan meminta rekaman CCTV dirumah Gemini. Kemudian aku viralkan...Aku memberinya judul divideo itu Seorang pewaris GM telah bucin sebucin-bucinnya sehingga rela melakukan operasi kelamin dan operasi tubuh demi bisa berdekatan dengan sang pujaan hati" Tambah Charlie.
"Huaawa haa..ha..ha..ha..!." Teman-temannya tertawa terbahak-bahak.
"Eh tunggu dulu. Judulnya salah Charlie. Jangan operasi kelamin jugalah. Entar dikira netijen mereka maen 'mangkok-mangkok an' dong!" seloroh Steven.
"wkwkwkwk...Beritanya malah akan heboh lagi. Kasihan tante Magdalena entar. Pasti pingsan melihat berita soal Aries seperti itu. Agak brightlah jangan Darkjokes gitu aaahh..Kasihan tante Kalau gitu kita ganti saja judulnya. Demi cinta seorang pemuda tampan pewaris GM rela berubah menjadi Mak-Mak agar bisa selalu berdekatan dengan kekasihnya" Ralat Charlie.
"Setujuuuuuuuu!!!" Jawab Edward, Michael dan Steven kompak.
Sedangkan Aries hanya manyun dan juga pasrah dijadikan bahan olokan teman-temannya. Bagi Aries hanya teman-temannya inilah yang selalu ada buat dia. Mereka berteman sudah sejak SD disekolah GM Elementary school. Jadi ikatan pertemanan mereka lambat laun menjadi ikatan persaudaraan sampai sekarang.
"Kalau bisa jangan pembokatlahhh...Aku dari lahir sampai sekarang berumur 30 tahun tidak pernah pegang sapu" Aries protes. Mendesah dengan suara berat.
__ADS_1
"Kamu tidak usah bingung Aries. Sekarang kan peralatan kebersihan canggih kok. Pasti rumah mewah sekelas rumah Mrs. Blaire peralatannya pasti sangatlah canggih. Sehingga memudahkan para pekerja dirumah mewah tersebut" Ujar Michael meyakinkan Aries.
"Tapi Aries. Apa kamu yakin jika Gemini mau menerima kamu untuk bisa bekerja dirumahnya????" Charlie merasa ragu.
"Iya siihh. Takutnya Gemini mencurigai sesuatu entar" Michael mengangguk.
"Terus...Kamu mau melamar pekerjaan sebagai apa lho Aries???...Sopir?. Pasti Gemini sudah punya...Banyak malah sopir dia. Jadi Bodyguardnya???...Penampilan kamu nanti kan style nya mak - mak berdaster???...Masa iya jadi bodyguard????" Kata Steven panjang lebar.
"Wakakak..wakakaak...Sumpah ya. Cinta itu memang meribetkan sesuatu yang tidak ribet". Charlie ngakak.
"Ya pekerjaan apapunlah. Intinya yang terpenting aku bisa deket sama Gemini. Aku ingin mengatakan kalau aku tidak bersalah. Kejadian 3,5 tahun dahulu dikampus Universitas Pelita Negara bukanlah aku penyebabnya. Dan Gemini juga harus tahu jika pelakunya sudah ditemukan" Ujar Aries berapi-api.
"Aku merasa jika Gemini pasti telah mengetahuinya....Kita semua kan tahu siapa itu Mrs. Blaire???. Dia bukan orang sembarangan. Dia bukanlah warga jelata biasa di USA" Tiba-tiba Edward masuk kembali.
"Pastinya Mrs. Blaire juga mencari tahu tentang kejadian yang telah terjadi pada putri kesayangannya. Apalagi kan sekarang hanya Gemini saja putrinya yang masih hidup. Aku baru mengetahui jika Gemini mempunyai saudari kembar" Ucap Charlie.
"Sama. Kita semua juga baru mengetahui kalau Gemini ternyata kembar. Begitu hebat kekuasaan Mrs. Blaire sampai-sampai tidak ada yang mengetahui tentang kehidupan pribadinya" Kata Michael. Dan diaminkan oleh Edward, Steven serta Charlie.
"Tapi jikalau memang Gemini sudah mengetahui jika aku tidak bersalah, kenapa dia tidak menghubungi aku??. Kenapa malah pada saat setelah kejadian itu aku diblokirnya??...ketika kudatangi rumahnya. Ternyata Gemini sudah menghilang tanpa jejak" Aries menunduk lesu.
"Atau...Mungkinkah Mrs. Blaire tidak mengatakan kebenarannya kepada Gemini???. Sehingga sampai sekarangpun Gemini tetap salah paham, menganggap Aries bersalah dan masih membenci Aries???" Tebak Michael.
"Brooo...Masuk akal pemikiranmu" Charlie manggut-manggut.
"Aries. Sepertinya ujian cintamu makin berat. Bukan hanya harus meyakinkan Gemini. Tapi kamu juga wajib mengambil hati Camermu ( calon mertua)" Nasehat Steven.
"Sifat calon mertua kamu sebelas dua belas denganmu Aries" Michael tersenyum.
"Absolutely right!" Jawab Charlie.
"Valid no debat" Imbuh Steven.
Mereka berempat langsung terdiam saat melihat sorot mata tajam Aries yang serasa seperti ingin menguliti, mengarah pada mereka semua. Tiba-tiba suasana menjadi horor dan serasa mencekam. Edward segera membuka suara untuk menetralisir keadaan tersebut.
"Oh iya Aries. Aku sudah menghubungi temanku. Sore ini dia terbang kesini. Sekarang masih ada job dia" Imbuh Edward mencoba untuk menetralkan kehororan yang sempat terjadi.
"Aku sekarang baru menyadari karakter Gemini menurun dari siapa. Sebab yang aku tahu Pak Gunadi, Ayah Gemini orangnya asik, baik, ceria dan juga sangatlah humble" Ucap Charlie.
"Iya aku tahu" Jawab Aries setuju. Wajahnya kembali datar.
"Lalu aku harus bagaimana???. Menyusupkan orang-orangku di lingkungan Mrs. Blaire sama saja bunuh diri" Michael bergidik ngeri membayangkan kemarahan Mrs. Blaire.
"Selama beberapa bulan ini orang-orang aku telah mengikuti Gemini dengan jarak yang agak jauh. Setiap hari Sabtu dia akan mengunjungi dosennya di MIT" Aries berucap.
"Gemini memang hebat. Bisa masuk MIT sana tanpa embel-embel nama keluarganya. Dan lulus dengan nilai Cumlaude" Steven mengacungkan dua jempolnya.
__ADS_1
"Di MITpun Gemini menjadi idola. Namun tetap saja identitas dia disembunyikan. Tidak ada yang mengetahui jika Gemini adalah Princess of J £ J. Sungguh Gemini itu wanita idaman sekali. Cantik, tidak sombong, baik hati, suka menolong, mempunyai empati dan simpati yang tinggi. Tapi...Tangguh untuk ditaklukan. Itu yang membuat kita para laki-laki menjadi tertantang" Kata Charlie berapi-api.
"Apa kamu menyukai Gemini??" Ucap Aries menyelidik. Matanya menatap tajam ke arah mata Charlie yang terlihat gugup.
"hahhaha...Tidaklah Aries. Mana berani aku suka sama Gemini???...Kecualiiii....kalau Gemini yang suka sama aku?. Ya aku mauulaahhh....Masak rejeki ditolak...hehehe" Canda Charlie tanpa memperdulikan wajah Aries yang merah padam.
"Aries. Sudahlah...Aku cuman bercanda" Charlie bergidik ngeri melihat ekspresi Aries.
Edward mendekati Aries. "Kita semua adalah sahabat kamu. Kami tidak akan menghianati kamu. Tenang saja. Charlie hanya bercanda".
Steven dan Michael menjewer kedua telinga Charlie "Aduuuhh duuhh sakiiitt!!!" Rintih Charlie.
Steven menghentikan jeweran tangannya ditelinga kanan Charlie. Sedangkan Michael tangannya masih setia menjewer di telinga kiri Charlie.
"Sudah Michael hentikan. Aku juga hanya refleks saja agak emosi saat mendengar perkataan Charlie. Tapi aku sangat yakin pada kalian. Kalian adalah sahabat terbaikku" Aries beranjak memeluk teman-temannya. Merekapun saling berpelukan. Mirip Teletubbies (🤭🤭😂😂😂😂😂).
"Semoga Tuhan selalu menyayangi kita dan tidak pernah membiarkan kita bercerai berai dalam permusuhan" Doa Edward.
"Amiiinnn!!!" Jawab mereka serempak.
"Kembali ke Misi untuk Gemini....Aries apa rencanamu????" Tanya Steven.
" Oke..Jadi Michael dan aku akan pergi ke USA duluan. Kita akan tinggal sementara disebuah peternakan kecil di Kanada yang baru saja aku beli memakai identitas yang wajahnya aku pakai untuk menyamar nanti".
"Dan Edward jangan lupa bilang sama teman kamu kalau aku akan mengontrak teman kamu selama satu bulan. Jadi dalam satu bulan aku harus bisa masuk ke rumah atau kantor Gemini untuk mendekatinya agar aku kelak dapat meyakinkan Gemini bahwasanya aku tidak bersalah".
"Dan untuk Michael. Tugas kamu adalah menemui Gemini di kampusnya. Serta meyakinkan dia kalau ada orang yang butuh pekerjaan. Dengan sifat dan karakter Gemini yang seperti....Kamu pasti tahu kan karakter Gemini bagaimana?????. Kurasa kamu mengerti apa yang harus kamu lakukan untuk menjalankan misi ini???" Aries menatap Michael penuh keyakinan.
"Oke..Siap Aries" Charlie mengangguk.
"Okay. I'm ready boss. Aku tahu apa yang akan aku lakukan pada Geminimu" Jawab Michael tersenyum menggoda.
"Lalu aku???...Aku harus melakukan apa?" Steven menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Kamu bantuin angkat koper-koper kami saja saat mau terbang ke USA" Jawab Michael sambil mengedip-ngedipkan kedua bola matanya ke arah Aries, Edward dan Charlie.
"Yaaa....Kami setujuuu!!!" Jawab ketiganya kompak.
"Whaaaaaattttt???!!!" Steven melotot.
♧♧♧To Be Continue♧♧♧
Hay..hay....Hallo semuaaa???...Thank u udah mampir dilapak Mak Halu. Jangan lupa jempolnya ya. Like, Vote and Coment🙏🙏🙏.
Maaaciiihhhhh♥️♥️🙏🙏🙏
__ADS_1
IG: Oesdhieah_Yhanty