
"Kamu miskin. Berani-beraninya kamu study disini?. Lihatlah sekelilingmu. Kakak seniormu dan juga teman-teman barumu...Tidak ada yang bertampang miskin seperti kamu...Oohh God kamu tuh menodai citra kampus kami saja" Ejek Katryn.
"Iya...Secara.... Kampus kami ini terkenal dengan sebutan kampus Elit. Dan kamuuu...bikin kampus kita jadi ternoda. Kamu seperti setitik nila dalam Sebelanga susu.... hahahahah!" Sarkas Angel.
Gemini mengepalkan tangannya menahan amarah.
"Lalu...Kalau aku setitik nila. Berarti kakak berdua adalah setitik kotoran yang menempel dibaju putihku" Balas Gemini tak mau kalah.
Gemini Aleandra
"Apa??...Kau menyebut kami apa??kotoran???. Kurang ajar kamu!" Angel tak terima, dia bergerak maju untuk memukul Gemini.
Gemini menghindar. Tapi dengan sigap Katryn menangkap tubuh Gemini. Mengunci kedua tangan Gemini. Angel bergerak maju hendak meraih rambut panjang Gemini. Tapi...
"Dugh!" Gemini menendang Angel. Tepat Mengenai paha mulusnya.
"Auhhh!" Angel jatuh terduduk. Rok Mininya tersingkap, menjadikannya tontonan gratis bagi para kaum adam yang kebetulan berada dilapangan basket tersebut.
Gemini segera menggigit tangan Katryn yang memeganginya.
"Aduuhhhh!" Katryn memekik kesakitan gegas melepas pegangannya pada Gemini.
"Kamu!. Siap-siap saja, Kamu Akan kami adukan pada Rektor!" Ancam Angel.
"Persiapkan Dirimu untuk menerima hukuman" Katryn tersenyum licik.
"Silahkan!. Aku tidak perduli" Tantang Gemini.
Semua Maba dan kakak senior lainnya hanya terdiam. Tidak ada yang berani ikut campur urusan Angel. Karena mereka tahu siapa Papa Angel.
Sedangkan Angel dan Katryn berjalan menuju Kantor Rektorat untuk melaporkan perbuatan Gemini yang telah menendang kaki Angel.
Dari kejauhan, tepatnya didalam kantin yang letaknya berada didepan Lapangan basket tersebut ada 5 orang cowok tampan ( gank 5 HandSome Boys) sedari tadi menyaksikan atraksi live antara Gemini, Katryn dan Angel.
"Wauuhhh Gadis itu keren. Anak Maba lho" Puji Steven kagum pada Gemini.
"Aku juga berpikir seperti itu. Selama ini mana ada yang berani sih kalau sama Katryn dan Angel???....Mereka kan Devil maskotnya kampus kita...hahahahaha..." Imbuh Charlie.
"Hei...Aries kenapa kamu diam saja???...Apakah kau tidak tertarik sama Si Cantik berkacamata itu??" Goda Edward.
"Malas aahh...Mata empat" Sahut Aries sedikit enggan.
"Mata Empat??...Hahahahah..Awas nanti kau kena Tulah. Dari tidak suka menjadi bucin" Michael tersenyum penuh arti.
Tatapan Aries tak terputus sampai pada saat Gemini dibawa Security kampus menuju Ruang Rektorat. Barulah dia memutus pandangannya pada Gemini. Sejurus kemudian Aries memalingkan wajahnya.
"Lhooo...sicantik itu dibawa kemana???" Steven menatap khawatir.
"Aku tahu dia bakal dibawa kemana" Michael tersenyum samar.
"Aku juga tahu kemana Maba itu akan disidang. Dia tadi ribut sama Angel kan" Charlie tersenyum nakal. Tatapan matanya lurus pada Aries.
"Penyelewengan kekuasaan akan terjadi lagi hari ini...he..he.he" Imbuh Steven.
__ADS_1
Aries berdiri. Bergegas Melangkah keluar dari kantin
"Aries kamu mau kemana??!" Teriak Edward sebelum Aries menghilang dari pandangan.
"Toilet" Jawab Aries tanpa menoleh ke belakang.
@Ruang Rektorat@
"Kamu saya skors selama satu minggu" Titah Pak Rektor sarkas.
"Apa??..Bapak mohon maaf...Saya salah apa pak???" Gemini protes.
Tidak terima atas Hukuman yang diberikan padanya.
"Salah kamu adalah membuat keonaran dalam kampus. Selama ini tidak ada yang berani berbuat keonaran. Baru kamu ini yang berani!" Hardik Pak Rektor.
"Kamu ya...Baru jadi Maba. Belum juga satu hari sudah membuat masalah" Gerutu Pak Rektor.
"Tapi Pak saya tidak bersalah. Kakak- kakak Senior itu yang memancing emosi saya. Saya Dihina miskin Pak" Adu Gemini.
"Bahkan kamu berani membantah saya?. Bukankah hal tersebut merupakan suatu kebenaran jika kamu memang Miskin????" Pak Rektor menatap Gemini tajam.
"Whaatt???" Gemini menahan amarahnya. ini sudah keterlaluan. Bisa-bisanya seseorang yang terhormat macam Pak Rektor mengeluarkan kata hina seperti itu.
"Pak....!".
"Tok...Tok...Tok.." Belum sempat Gemini melanjutkan perkataannya. Pintu diketuk oleh seseorang.
Ceklek!...Pintu terbuka. Sesosok Pria tampan Masuk tanpa permisi terlebih dahulu.
"Dia tidak bersalah. Katryn dan Angellah yang memprovokasi gadis ini. Jadi biang kerok sesungguhnya adalah Katryn dan Angel" Jelas Aries sambil menatap Gemini dengan pandangan yang sama sekali sulit diartikan.
"Tapi Tuan Muda...." Pak Rektor merasa keberatan atas pernyataan Aries.
"Haruskah aku bilang ke Mama..Kalau kamu mencampur adukkan Kepentingan pribadi dengan kepentingan pekerjaan??" Ancam Aries yang kini menatap tajam pada Pak Rektor.
"Maksud Tuan Muda????" Pak Rektor mulai Gemetar.
"Perlukah aku jabarkan maksud yang terkandung dalam ucapanku???. Aku rasa kamu sudah mengerti" Tatapan Aries menghujam Pak Rektor, membuat wajahnya seketika memucat.
"Baik...Saya mengerti Tuan Muda" Angguk Pak Rektor sembari mengeluarkan Sapu tangan dari dalam sakunya, Menyapu butiran keringat dingin yang muncul dari wajah dan telapak tangannya.
"Baik Tuan Muda. Saya tidak akan menghukum Maba ini" Angguk Pak Rektor pasrah.
Aries berbalik..Berjalan menuju pintu..Keluar dari ruangan Rektor tanpa berkata apapun. Hanya tatapan tajam yang dihunuskan pada Rektor.
Sebelum benar-benar keluar dari ruangan...
Aries berkata.....
"Aku tahu kamu sangat menyayangi dan memanjakan Putrimu, Angel. Berusaha menjadi Ayah sekaligus Ibu bagi Angel. Tapi bukan berarti kamu harus selalu mewujudkan segala hal yang dia inginkan" Lirih Aries.
Setelah itu punggung Aries benar-benar menghilang dibalik pintu Ruangan.
Hati Gemini terasa sejuk. Ternyata tidak semua kakak senior jahat. Buktinya kakak ini telah menolongnya. Aku harus berterima Kasih pada Kakak tampan itu. Monolog Gemini dalam hati. Tanpa sadar Gemini tersenyum membayangkan wajah Aries.
__ADS_1
" Oke...Sekarang kamu keluar. Kembalilah ke Acara Ospek" Perintah Pak Rektor.
"Terima Kasih Pak" Jawab Gemini.
Gemini keluar dari ruangan Rektor dengan kelegaan yang teramat sangat.
Saat diluar Dia melihat Punggung kakak Senior tadi yang telah membantunya.
"Kak! tunggu!" Gemini berlari menghampiri Aries.
"Ada apa???" Tanya Aries Menghentikan langkahnya.
"Terima Kasih karena tadi sudah membantu aku" Ucap Gemini sambil tersenyum manis.
Deg!...Ada yang aneh dengan jantung Aries. Aries merasakan jantungnya semakin berdebar kencang saat melihat senyuman gadis ini. Senyumnya teramat manis. Membuat Matanya Candu untuk memandangnya terus-menerus. Tapi... Buru-buru Aries menepisnya.
"Tidak usah besar kepala kamu. Aku membantu kamu. Karena aku ingat sama kakak aku" Jawab Aries jengah, berusaha menutupi gejolak hatinya.
Padahal aslinya Aries sedang meraba-raba hatinya. Ingin tahu ada apa gerangan dengan hatinya. (😁😁Aries saja bingung. Apalagi Mak Halu Ries😂😂)
"Maksudnya??" Gemini tidak mengerti arah pembicaraan Aries.
"Sifat Kakakku seperti kamu" Ujar Aries.
"Kita Baru saja ketemu. Tidak mungkin kamu tahu sifatku. Memang kamu Cenayang???. Lagian sifat manaku yang mirip dengan sifat kakak kamu???" Gemini menggeleng tidak percaya.
"Sifat kalian sama...Sama- sama Bar-Bar!" Jawab Aries sembari melangkah pergi meninggalkan Gemini.
"Apa yang baru saja dikatakannya ???...Aku??..Bar-bar???...Ugghhh!!!! Ingin rasanya aku sobek-sobek mulutnya" Geram Gemini Menghentak-hentakkan Kakinya dilantai.
"Sebentar-sebentar....." Gemini berpikir sejenak.
"Tapi Bagaimanapun juga dia sudah menolong aku. Setidaknya aku tidak mempunyai hutang budi sama dia. Karena dia sudah menghina aku. Jadi Kita impas dong" Gemini tersenyum miris.
"Begini rasanya berada dilingkungan yang bukan seharusnya kita berada. Dan begini pula rasanya jadi orang miskin" Gemini menghela nafas berat.
"Tapi aku tidak boleh Menyerah. Ini masih tahap awal..Nanti pasti bakal ada Cobaan Hidup yang lebih besar lagi...Aku harus kuat...Demi Ayah Ibu"
Gemini melangkah dengan pasti menuju Lapangan Basket untuk bergabung kembali dengan kelompok Mabanya tadi.
"Tuhan. Dampingi Hamba" Doa Gemini dalam hati🤲🤲🤲🤲🤲
♧♧♧To Be Continue♧♧♧
Aries Cornelius Gamalael
hay..maksiih karna masih setia sama Babang Ganteng si Aries. ❤❤❤
Like, Coment, Share ya..
Thank uuuuuu❤❤❤
ig Mak halu : Osdhieah_Yhanty
__ADS_1