Aries Dan Gemini

Aries Dan Gemini
Misi Demi Gemini


__ADS_3

Masih FlashBack On


Aries sudah memberi tugas Edward dan Michael. Sekarang tinggal Charlie dan Steven yang belum diberi mandat. Tiba-tiba Steven dengan tak sabarnya memprotes Aries.


"Lalu aku???...Aku harus melakukan apa Aries?" Tanya Steven sembari menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Misi khusus buat kamu Stev. Tolong bantu angkat koper-koper kami saja saat mau berangkat ke USA" Jawab Michael sambil mengedip-ngedipkan kedua bola mata jahilnya ke arah Aries, Edward serta Charlie.


"Yaaaa.....Kami setujuuuu!!" Jawab ketiganya kompak.


"Whaaaaattt???" Steven melotot. Membuat bola matanya hampir copot😂😂😂.


Aries tertawa menatap Steven. Sekarang pandangannya mengarah pada Charlie.


"Charlie. Tolong bagaimanapun caranya aku mau hadir di pesta Gemini. Tapi dengan wajah sebagai pak Sanyoto".


"Asiyaaappp!!" Charlie mengangkat tangannya hormat seperti seorang tentara yang hormat pada komandannya.


"Aku Aries???" Steven tidak sabar. Dan bertanya kembali.


"Sini. Pijati punggungku saja Stev. Kamu tuh cerewet sekali seperti mamaku. Makanya kamu cocok banget sama mama" Aries mengulum senyum.


"Huaaaahahhhhahhh" Semuanya tergelak melihat wajah Steven yang ditekuk.


"Perutku kram!" Edward memegangi perutnya.


"Aku juga. Ha..ha..haa..ha.." Imbuh Michael.


"Oke. Oke...Stev tugas kamu sekarang bantu aku mempersiapkan semuanya. Termasuk membohongi papa sama mama aku. Tidak mungkin kan aku bilang ke mereka kalau aku ke USA untuk menjalankan misi demi Gemini??" Papar Aries kepada Steven.


"Biasanya kamu sama mama kan selalu bertemu di kantor yayasan GM??...Jadi kalau misalkan mama tanya soal aku. Bilang saja aku pergi sebulan untuk urusan bisnis. Daaannn...Tugas kamu itu mengehentikan mama supaya tidak kepo sama aku. Karena seperti biasanya. Mama tidak akan percaya kata-kataku" Aries mendengus kesal.


"Ya. Tante Magdalena tidak akan percaya sama kamu lagi karena dulu kamu sering berbohong pada beliau" Imbuh Charlie.


"Hehehe... Aku ingat. Aries dulu pernah bohong. Katanya lagi meeting di Bali. Memang sih Aries lagi diBali. Tapi Ternyata tidak meeting melainkan indehoi sama cewek di Seminyak, Kuta" Cuap Edward.


"Iya aku ingat Ed. Lalu tante magdalena menggrebek penginapan Aries bawa bodyguard yang buanyaak banget. Besoknya diberita keluar. Jika itu adalah penangkapan *******. Karena Tante Magdalena membeli kantor beritanya supaya tidak ditulis macam-macam...wkwkwkwk" Tambah Michael.


"Kenapa waktu itu digrebek Ed??" Tanya Steven.


"Ya. Karena Tante Magdalena ingin Aries segera mencari wanita baik-baik yang bisa menjadi istri kelak. Ibarat kata Tante kebelet pengen nimbang cucu" Jawab Edward.


"oooooohhhh!" Steven membeo.


"Gaes itu masa lalu. Saat aku belum berjumpa dengan Gemini" Aries membela dirinya.


"Ah sudah...Sudah....Kasihan Leader kita Gaes..Kita tidak boleh membuka aib Leader tersayang kita" Michael menengahi.


"Aries. Pak Sanyoto itu kan tukang kebun kampus kita itu ya??" Tanya Charlie.


"Iya. Dia tukang kebun Universitas Pelita Negara. Tapi dekat banget dengan Gemini saat masih kuliah. Tiap hari mereka selalu bercengkerama saat jam makan siang" Aries mengingat-ingat secara detail.


"Oke. Aku akan mengurus soal pak Sanyoto."


"Fix...Rapat selesai..Kita harus Tindak lanjut sekarang. Aries kami pergi dulu" Edward beranjak dari tempat duduknya. Dibarengi dengan Michael, Charlie serta Steven.


"Gaes...Terimakasih" Aries tersenyum.


"Aries kita balik dulu" Michael pamit


"Bye Aries!!" Charlie dan Steven berkata bareng.


"Thank you Gaes" Aries menunjukkan jarinya yg berbentuk hati kepada sahabat-sahabatnya.

__ADS_1


Sepeninggal teman-temannya.


"Tuhan terimakasih karena memberi aku sahabat-sahabat yang berhati malaikat. Terimakasih mengirimkan malaikat dalam bentuk manusia" Lirih Aries dalam doa terima kasihnya pada Tuhan♥️.


FlashBack Off


Kembali ke masa sekarang ya....


Setelah bertemu dengan Gemini. Michael merogoh saku celananya. Mencari benda pipihnya. Kemudian dia menelpon seseorang yang diujung sana sedang dilanda perasaan H2C (harap-harap cemas🤭🤭). Siapa lagi kalau bukan Aries. Leader tampan kesayangannya.


"Halooo...Misi berhasilll!" Ucap Michael menyeringai.


"Kau memang benar-benar dapat diandalkan " Puji Aries tulus diujung handphonenya.


"Aku tutup teleponnya ya. Aku mau balik ke markas kita".


"Okay. Take care."


"Thank you."


Michaelpun berjalan menuju mobil yang sedari tadi menunggunya. Setelah Michael masuk ke dalam mobil. Perlahan mobil itupun bergerak meninggalkan pelataran parkir kampus MIT yang tersohor.


♧♧♧


Perusahaan GM Corp.


"Tap!...tap!..tap!". Bunyi suara High heels menggema di kantor mewah tersebut.


Seorang wanita paruh baya namun masih terlihat kecantikannya sedang menuju ruangan Aries. Dia adalah Maria magdalena. Atau yang biasanya dipanggil Magdalena yang tak lain adalah Mama Aries.


Ceklek!. Dibukanya pintu ruangan kerja putra kesayangannya. Ternyata kosong.


"Nyonya Besar!" Tiba-tiba Merlin sekretaris Aries telah berada dibelakangnya.


"Maaf Nyonya besar. Saya dari toilet. Pagi tadi saya makan makanan yang sangat pedas. Sekarang saya diare Nyonya Besar" jawab Merlin sembari meremas perutnya.


"Lalu. Kenapa didepan Lift tadi juga tidak ada securitynya??..Biasanya kan ada security saat kita baru keluar dari lift??" Selidik Nyonya Magdalena.


"Sedang pertukaran Shift Nyonya Besar" Jawab Merlin lugas.


"Ooohh...Begitu" Gumam Nyonya Magdalena lirih.


"Putraku dimana Mer???" Tanyanya pada Merlin.


"Sedang perjalanan bisnis keluar negeri Nyonya Besar" Jawab Merlin sama persis seperti yang diinstruksikan Aries kepadanya.


"Kemana????".


"Maaf Nyonya Besar Merlin tidak mengetahuinya" Setengah takut Merlin menjawabnya.


"Kenapa kamu tidak mengetahuinya?. Bukankah engkau adalah sekretarisnya Aries???" Nyonya Magdena mulai tidak sabaran.


"Mohon maaf Nyonya Besar. Tuan muda tidak memberitahu saya kemana beliau akan melakukan perjalanan bisnisnya Nyonya Besar" Jawab Merlin lugas.


"Kenapa tidak kamu cek penerbangannya???Penerbangan kemanakah dia" Nyonya Magdalena sudah mulai gusar.


"Maaf Nyonya Besar. Tuan Muda melakukan perjalanan bisnis dengan Jet pribadi".


"Oh iya aku lupa kalau Aries sudah membeli sendiri Sebuah pesawat jet" Nyonya Magdalena menepuk dahinya.


"Kamu...Segeralah berobat diklinik kantor. Kan ada dokter standby disana" Terlihat sekali Tante Magdalena mengkhawatirkan Merlin.


"Baik Nyonya Besar. Sebentar lagi saya akan menuju klinik perusahaan untuk berobat" Jawab Merlin penuh sukacita. Karena bos besarnya perhatian padanya.

__ADS_1


"Baiklah aku pergi dulu" Pamit wanita cantik paruh baya tersebut berjalan menuju pintu.


"Silahkan Nyonya besar" Merlin membukakan pintu untuk Nyonya Magdalena.


"Terimaksih" Ucap Nyonya Magdalena tulus.


"Sama-sama Nyonya Besar" Merlin sedikit membungkukkan tubuhnya saat Nyonya Magdalena lewat tepat didepannya.


Ketika Nyonya Magdalena keluar dari pintu ruangan Aries menuju lift. Lift tersebut adalah lift utama dan satu-satunya di area lantai ini Sebab Satu lantai semuanya adalah ruangan kerja anaknya.


Nyonya Magdalena berpapasan dengan Seno, Asisten pribadi Aries.


"Selamat pagi Nyonya Besar" Sapa hormat Seno tak lupa menyunggingkan senyumaan manisnya.


"Selamat pagi juga Senooo???. Eh untung aku ketemu kamu. Seno, aku ingin menanyakan tentang sesuatu" Nyonya Magdalena berhenti.


"Silahkan Nyonya Besar" Ucap Seno sedikit gemetar. Takut ditanya yang tidak-tidak.


"Apakah selama ini Aries masih berkencan one night stand dengan beberapa teman wanitanya???" Tanya Nyonya Magdalenaa dengan tampang yang serius.


"Tidak Nyonya Besar. Sudah lama sekali Tuan Muda Aries tidak berkencan" Jawab seno.


"Benarkah??..Apakah kamu tidak sedang membohongi aku kan???"Selidik Nyonya Besar pada Seno.


"Demi Tuhan tidak Nyonya Besar. Saya sama sekali tidak berbohong. Karena selama ini Tuan Muda Aries selalu menginap dikantor. Tidak pulang ke apartemen beliau Nyonya Besar" Urai Seno.


"Senin sampai dengan Jumat. Tuan Muda Aries tidur dikamar rahasia yang berada di ruangan kerjanya. Kemudian dihari Sabtu sampai dengan hari Minggu Tuan Muda Aries pulang ke rumah utama Nyonya Besar" Jelas Seno mendetail.


"Apa???...Benarkah dihari Senin sampai dengan hari Jumat Aries selalu menginap dikantornya????" Nyonya Magdalena merasa tidak mempercayainya.


"Benar Nyonya Besar".


"Tapii...Apakah kamu bisa menjamin kalau Aries tidak memesan wanita untuk datang kekantornya?..."


"Tidak Nyonya. Saya jamin hal tersebut tidak akan terjadi".


"Kenapa kamu bisa yakin sekali???".


"Karena jika Tuan Muda Aries menginginkan seorang wanita untuk berkencan. Selalu saya yang memesannya Nyonya Besar. Tuan Muda Aries tidak pernah mau berurusan langsung dengan mereka"Seno menjeda kalimatnya.


"Sehingga biasanya saya yang menyediakan wanita atas perintah tuan muda Aries. Namun kalau boleh saya jujur Nyonya Besar. Selama beberapa tahun ini Tuan Muda Aries sudah tidak meminta wanita lagi" Jawab Seno Panjang lebar.


"Eehmm..lalu....Apakah Aries memakai ToySex???".


"Ehmmmm. Maaf Nyonya Besar saya tidak berani mengatakannya".


"Atau....Jangan-jangan Aries main pedang-pedangan ( Pria mencintai sesama Pria) sama kamu ya??...Iya kan??..Hayooo ngakuu!!!!" Nyonya Magdalena menunjuk wajah Seno.


"Yaaaa Tuhan!!!...Tidak Nyonya!. Demi Tuhan tidak. Saya pria normal yang sudah memiliki kekasih. Sebentar lagi saya mau menikah. Ini cincin pertunangan saya Nyonya Besar" Seno menunjukkan cincin yang melingkar dijarinya.


"Oohh leganya. Aku takut Aries pindah haluan karena seringnya bercengkerama dengan kamu. Okay...Aku sekarang lega" Nyonya Magdalena berjalan kembali memasuki lift.


Tring!! pintu tertutup.


Seno menghela nafas berat. Melonggarkan dasinya yang serasa seperti mencekiknya..


"ooohh ya Tuhan. Gini amat punya bos yang punya PIKTOR ( pikiran kotor) melulu" Monolog dalam hatinya Asisten Pribadinya seorang Aries sembari menggelengkan kepalnya tak percaya.


♧♧♧To Be Continue♧♧♧


Maaciiih buat para readers yang udah kasih Like,Vote dan koment membangunnya. lop u all♥️♥️♥️♥️♥️


Terimaksih🙏🙏

__ADS_1


IG: Osdhieah_Yhanty


__ADS_2