
Gelapnya malam telah menghiasi langit dan suara serangga kecil begitu nyaring terdengar. Waktu sudah menunjukkan pukul satu malam namun mata Eva tak kunjung tertutup.
Meskipun besok adalah hari libur, tetapi Eva tipe orang yang selalu tidur tidak lewat jam 10 malam.
Srekk....
Berbagai macam posisi telah dicobanya untuk membuat dirinya nyaman, namun tetap saja seakan ada yang mengganggu pikirannya.
“Aduhh... Aku kok gak bisa tidur ya?” Gumam Eva sambil sesekali melirik ke arah jam dinding kamarnya.
“Udah jam segini tapi belum bisa tidur juga. Kira-kira Aksa udah tidur belum ya?” Lanjutnya tak nyambung. Selalu saja Arkasa yang diingatnya.
Eva lantas bangkit dan mengambil ponsel di atas meja belajarnya. Terpampang wajah tampan Arkasa di walpaper awal.
Seulas senyum tipis terpatri di bibir mungilnya. Bahkan jempol tangannya sesekali mengelus pelan layar ponselnya seakan tengah mengelus pipi Arkasa.
“Pangerannya Eva ganteng banget hehe...” Gumamnya sambil cekikikan. Setelahnya ia menggeser ke atas layarnya dan segera membuka salah satu aplikasi bergambar telepon berwarna hijau.
Terdapat satu chat yang ter-pin rapi di tampilan awal dan sisanya masuk ke dalam list arsip. Kalian tentunya bisa menebak siapakah orang itu.
Jemarinya begitu gemulai mengecek apakah Arkasa sedang online atau tidak. ‘Aksa masih online jam segini?’
Dengan segala keberanian, Eva pun menelfon nomor Arkasa. Berdering!!! Tak lama kemudian terdengar suara dari seberang sana.
“Halo Va kenapa??”
__ADS_1
Eva ntah kenapa menjadi gugup saat berbicara dengan Arkasa di telfon. Padahal saat bertemu ia merasa biasa saja walau ada getaran kecil di hati.
“Va? Gua matiin kalau lo gak ngomong juga!”
“Aksa kenapa belum tidur? Udah malem loh ini?” Tanya Eva dengan bodohnya.
Sedangkan diseberang sana, Arkasa terlihat mengerutkan dahinya. Arkasa juga tau kalau hari sudah malam bahkan sudah larut.
“Pertanyaan lo gak jelas banget, kenapa?”
“Aksa ih kok cuek banget? Aku cuma mau bilang Aksa jangan malem-malem tidurnya, gak baik buat kesehatan.” Ujar Eva menasehati Aksa tetapi dirinya tidak sadar juga melakukan hal yang sama.
“Masih ada lagi?”
“Eva suka sama Arkasa...” Laniut Eva tanpa suara.
Setelahnya percakapan diantara mereka pun terputus. Lebih tepatnya Aksa yang memutuskan telfon terlebih dahulu.
Tatapan mata Eva nampak sendu, sesekali ia menggigit bawah bibirnya menandakan jika ia tengah memikirkan sesuatu.
“Jujur atau engga ya??”
Begitu banyak waktu tetapi mengapa tak mampu meluluhkan Arkasa? Mengapa begitu sulit?
***
__ADS_1
Suasana di minggu pagi itu begitu cerahnya, kebisingan karena anak-anak yang tengah bermain semakin menambah euphoria kala itu.
Eva si gadis bertubuh ramping itu nampak menikmati sarapan ala kadarnya. Nasi putih ditambah telur ceplok dan kecap manis begitu terasa nikmat di indera pengecapnya.
“Inget habis kerja kamu langsung pulang ya Nak” Pinta Bu Mila sambil meletakkan segelas air bening kepada sang putri.
Eva mengunyah habis makanannya dan lantas menjawab seruan sang Ibu.
“Iya Bu, emangnya Eva mau kemana lagi?” Tanya Eva dengan nada heran.
“Gak inget kamu kemana minggu lalu hm? Kalau aja Bu RT gak ngasih tau ke ibu mungkin kamu gitu terus.” Kesal Bu Mila.
Bagaimana tidak, Eva minggu lalu ketahuan mengambil kerja sampingan lagi setelah pulang kerja di tempat ia biasa kerja.
Eva bekerja di sebuah Restoran sebagai koki dekat rumahnya. Keahlian Eva di dapur saat uji tes membuat sang manajer terpukau. Apalagi tema yang diusung Restoran itu adalah Traditional food.
Walaupun sudah dilarang tegas oleh Bu Mila, tapi yang namanya Eva si gadis keras kepala membuat Bu Mila hanya bisa pasrah saja.
Tapi yang membuat Bu Mila tak habis pikir adalah putrinya itu begitu memaksakan diri untuk bekerja. Eva malah mengambil part-time di warung makan dekat rumah yang buka sampai 24 jam meskipun ia hanya bekerja sampai jam 9 malam saja.
Beruntung Bu RT saat makan bersama suaminya memergoki Eva yang tengah membawakan makanan untuk para pelanggan.
“Eva?? Kamu kerja disini juga?” Kaget Bu Rt.
“B-bu Irma!! A-anu Bu...” Eva jadi panas dingin sendiri karena ketahuan. Apalagi yang ibunya tau ia sedang belajar bersama dengan Arkasa.
__ADS_1
......See You Next......