ArLla (TERBIT)

ArLla (TERBIT)
Chapter 22 Flashback 1


__ADS_3

Di saat saat ini lah mereka akan bersama sama.Saat di mana Zella dapat bermanja dengan Abang angkatnya yang baru saja tiba di markas sejam yang lalu.Abangnya Zella habis mengawasi bisnis ilegal mereka yang ada di luar negri, sehingga ia tak ikut dengan peperangan besar besaran tersebut.


Abangnya Zella nama nya Galuh Samudra.


Galuh adalah orang yang sudah Zellla tolong.Saat itu Zella membantu Galuh ketika Galuh sedang di keroyok oleh preman.


Zella yang kebetulan pulang sekolah SMP dan ngelihat Galuh di keroyok oleh 5 preman pun menolongnya.Setelah kejadian itu Zella mengajak Galuh untuk masuk ke Mafia nya yang waktu itu gak sebesar dan se-berkuasa seperti sekarang, karena baru beberapa Minggu di buat.


Kelompok Mafia Zella yang sebagian besar anggotanya dari anak yang di telantarkan orang tuanya seperti Galuh,para pengemis yang masih kuat secara fisik n mental dsb.


Zella merekrut orang jalanan dan kemudian berlatih menggunakan senjata api,katana,pisau,belati dsb.Zella dan Anggotanya terus mengumpulkan orang jalanan,preman hingga Mafianya menjadi sebesar sekarang bahkan menempati posisi ke empat,dan posisi ke tiga yang di tempati Black Wolf,sekutu atau rekan Zella di dunia bawah.


Zella di kenal sebagai Queen Draknes sedangkan Arga di kenal sebagai King Draknes.


Sementara orang yang menduduki posisi pertama dan kedua adalah orang yang di kenal Zella dan juga yang pernah menolong Zella.


Posisi Mafia terkejam kedua juga di tempati seorang perempuan seperti Zella yaitu Agnes Mahatama,Atau bisa di panggil Agnes.Ia adalah seorang Queen Devil atau Ratu Iblis.


Sedangkan Posisi Mafia terkejam pertama ditempati seorang laki-laki bernama Denandra Saputra,atau bisa di panggil Denandra atau Andra.Ia adalah seorang King Devil atau Ratu iblis.


Mereka berdua -K&Q Devil- telah menikah mereka berdua juga mengenal Zella yang sudah mereka anggap sebagai adik sendiri.


Mereka bertemu saat...


Flashback on...


...Awal mereka mengenal Zella dan Awal Zella mengenal Mafia....

__ADS_1


Saat itu di suatu taman ada seorang gadis kecil yang sedang menangis.Ia berada di dekat danau buatan di taman tersebut sendirian.


Padahal hari sudah menunjukkan waktu tengah malam.


Gadis kecil itu sedang merenungi dirinya sendiri.Ia menangis sendiri.Hanya air mata yang keluar dan isakan kecil yang berusaha ia tahan agar tidak keluar,namun tetap keluar.


Ia menangis sendiri.Di atas rerumputan taman,di dekat sebuah danau dan di bawah gelapnya malam.Ia menempatkan dirinya di area taman yang agak gelap, karena ia tak ingin orang menggapnya lemah,walau itu memang kenyataannya.


Saat itu keadaan taman memang cukup sepi.Ia telah berada di sana cukup lama.Orang orang lebih memilih menempatkan diri di tempat taman yang terang,sehingga temaot yang di tempati gadis kecil itu sepi hanya ada dirinya.


Gumaman gumaman kecil keluar dari bibir tipis dan mungilnya yang biasanya terlihat cerah kini terlihat sedikit pucat...


''Kenapa kenapa mereka gak peduli sama aku kenapa? hiks..,apa salah ku?, kenapa mereka tak perduli kepadaku?hiks..., kenapa? dosa apa aku tuhan?, aku ingin bahagia, hiks... seperti anak yang lain,dapat kasih sayang dari orang tua nya,di sayang,hiks... aku iri dengan mereka, kenapa aku gak bisa? Kenapa? apa aku gak pantes bahagia apa iya? lalu kenapa aku harus terlahir di dunia ini kenapa?hiks.. kenapa aku harus ada jika tak ada orang yang menganggap lu ada hiks...''Ucap anak itu dengan lirih sambil sesenggukan di tengah ucapannya.


Ia terus menangis dan berada di sana,terkadang ia juga menggoreskan pisau lipat kecil yang selalu ia bawa kemana mana.Ia melakukanya sambil berharap hatinya lebih tenang. Darah menetes dari lengan yang ia gores,tapi walau begitu ia tak merasakan sedikit pun rasa sakit, karena itu semua tak sesakit hatinya.


''Kenapa dek,kok nangis sih Hmm kenapa sini madep kakak?''Ucap orang tersebut, sepertinya orang tersebut laki laki karena terdengar dari suaranya yang berat khas lelaki.


Setelah itu anak kecil yang tak lain adalah Zella segera menghadap ke orang tersebut,Awalnya ia ragu untuk menghadap ke orang itu tapi ia segera menoleh ke orang itu setelah orang itu memakaikannya jaket untuk menutupi tubuh Zella yang hanya menggunakan kaus oblong lengan pendek polos berwarna ungu bergambar kartun Doraemon di padukan dengan jens hitam panjangnya.


Ia menoleh ke arah orang itu dan orang itu pun langsung menghapus air mata Zella,dan kemudian memeluknya...


''Nama adek siapa?,Adek kenapa kok nangis sih?,orang tua adek mana?,kok adek sendirian nangis di gelap gelapan lagi?''Ucap orang tersebut seraya tersenyum.


''Namaku Zella,Orang tua ku lagi di luar kota''Ucap Zella singkat dengan suara dingin, wajahnya sudah datar kembali,tidak menunjukkan wajah seperti habis menangis.Entah lah wajahnya memang seperti itu menangis selama apapun,tapi wajahnya akan terlihat biasa lagi hanya ada sedikit air mata yang telah di hapus nya dan semakin menunjukkan kalau ia tidak habis menangis...


Orang tersebut adalah Andra yap Danendra Addison,Tadi ia dan kekasihnya yang tak lain adalah Agnes Alexander sedang berjalan jalan di taman ini.Setelah merasa cukup kelelahan mereka duduk di bangku taman di bawah pohon yang tak jauh dari tempat Zella menangis.

__ADS_1


Tiba di Andra melihat orang menangis.Kemudian ia menghampiri Zella sendiri karena kekasihnya sedang membeli minum sendiri, Karena katanya si Agnes Manja amat minta di beliin aku kan masih punya kaki buat jalan ,jadi ya dia beli sendiri.


"Dingin amat dah ni anak'' batin Andra.


Tapi ia tetap mempertahankan wajah hangatnya agar Zella mau bercerita...


''Cerita sama kakak,Kakak gak jahat kok,kakak cuma mau tanya kenapa kamu nangis siapa tau kakak bisa bantu''Ucap Andra.


Zella merasa agak ragu untuk menjelaskan masalah nya,tapi entah mengapa hatinya menghangat mendengar kata Andra,padahal selama ini ia adalah orang yang sangat sulit merasa nyaman di dekat orang lain,termasuk keluarganya sendiri.


Ia hanya nyaman berada di dekat Azmi temannya dan selain itu ada Lala dan Neli,tapi waktu bersama mereka berdua ia perlu waktu sekitar satu bulan buat bisa nyaman sama Lala dan Neli.Sekarang ia menemukan satu lagi orang yang dapat membuatnya nyaman yaitu Andra.


Kemudian ia mulai menceritakan masalahnya.


Mulai dari ia menangis karena orang tuanya meninggalkannya sendiri di rumah sedangkan orang tuanya dan adik mau pergi keluar kota.


Apalagi ibunya memberikan surat yang tertulis...


Kamu kalo mau makan bikin mie instan aja,gak usah makan di luar,kalau udah makan jangan lupa di beresin sekalian beresin rumah,ibu pulang lusa...


...***...


...Ini belum selesai entar w lanjut lagi,...


...Cuma mau ngasih tau kalo cerita ini sebagian di angkat dari dunia nyata yang kemudian di kembangkan dan di lebih lebihkan .......


...Gue bakal jarang update soalnya lagi fokus ujian,buat yang Like Vote Komen n makasih,itu sangat membantu...

__ADS_1


__ADS_2