ArLla (TERBIT)

ArLla (TERBIT)
Chapter 44 Kantin, Kelas legend, Apartemen


__ADS_3

Setelah menyelesaikan hukumannya, mereka berdelapan ralat bersembilan langsung pergi ke kantin.


Begitu pula dengan Adi yang juga langsung ke kantin tanpa bertanya di mana kelasnya terlebih dahulu, Karena tentunya dia tau,akan di masukkan ke kelas yang tidak jauh-jauh dari angka '3'.


Kelas paling legend yang semuanya isinya anak anak badung. Mulai dari cabe cabean,bad girl,admin akun gosip lambe turah dsb. Tapi biasanya ada juga beberapa anak nerd dan anak rajin yang di letakan di kelas itu, tujuannya sih gak jauh jauh dari pengen ngerubah sifat anak murid di sana,tapi ya gitu... Bukannya berubah malah menjadi jadi.


Saat memasuki kantin tentu saja mereka mendapatkan perhatian apalagi dengan bertambahnya seorang Adi Anggara yang notabenenya adalah siswa baru di SMA Cendekia,SMA yayasan milik keluarga Xanendra.


'' Sapa tuh murid baru ''


'' Boleh buat gue gak ''


'' Sini bang duduk aja sama eneng ''


'' Kya ganteng banget sih,gak papa deh Arga dkk buat Zella dkk tapi tu anak baru buat gue ya''


'' Enak aja tuh buat gue ''


'' Ya Tuhan si Zella cakep banget sih ''


'' Dingin dingin menghangatkan ''


'' Senyum dikit dong neng ''


'' Gue karungin satu boleh''


'' Masuk kelas mana ya tuh anak baru? ''


'' Moga di kelas gue ''


'' Paling di kelas legend ''


Begitulah kira-kira teriakan heboh nan alay para penghuni kantin lantai dua.


''Duduk di mana nih kita?''Tanya Tegar membuka suara, karena dari tadi mereka hanya diam sambil memperhatikan isi kantin.


''Duduk sana aja nih di pojok sepi, kosong''Ujar Neli sambil menunjuk meja pojok kantin yang sering mereka gunakan jika di kantin. Namun akhir akhir ini jarang di gunakan karena mereka biasanya makan di taman belakang.


Mereka pun berjalan dengan santai menuju ke meja kantin pojok yang lumayan dekat dengan stand makanan, Mie Ayam Mbok Narsih,Mie Ayam favorit mereka dan sebagian besar murid SMA Cendekia yang biasa nongkrong di kantin lantai dua.

__ADS_1


Mie Ayam yang di jual oleh wanita paruh baya dan biasanya di bantu anak nya yang masih kuliah. Mie Ayam Mbok Narsih rasanya enak, tampilan nya yang sederhana namun menggugah selera serta harga yang pas di kantong anak sekolahan.


''Mbok Mie Ayam nya 9 ya''Teriak Neli melengking yang membuat teman semeja mereka awas sebelum dia berteriak dengan menutup telinga masing-masing.


Sedangkan anak anak lain yang tidak tahu Neli akan berteriak langsung kaget, bahkan ada yang sampe keselek sambel.


'' Uhuk... Uhuk... Ban*sat Lo Nel'' ...Teriak penghuni kantin bersamaan sedangkan Neli hanya nyengir kuda.


''Peace''Ujar Neli sambil nyengir kuda yang membuat para siswa/i IPA hanya bisa mendengus kesal. Karena kalaupun mereka melawan Neli pasti mereka akan kalah.


Sedangkan di meja mereka sendiri mereka sedang menertawakan Adi yang keselek Air putih saat Neli sedang berteriak bertepatan dengan Adi yang sedang minum.


Glek...


''Uhuk... Uhuk... Neli Anj!ng'' Umpat Adi kesal dengan batuk batuk yang di sambut gelak tawa oleh mereka -Arga dan -Zella.


''Hahahaha...''Tawa mereka bersamaan, ''Dasar temen gak ada akhlak'' Umpat Adi lagi yang disambut gelak tawa oleh mereka lagi.


''Udah haha.. udah perut gue sakit haha...''Ucap Neli di sela tawanya. ''Haha.. perut gue''Ujar Lala sambil memegang perutnya, Sedangkan Adi hanya memberenggut kesal. Sedangkan Zella dan Arga hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan teman temannya.


Tak lama kemudian pesanan mereka datang dan mereka memakan makanannya sambil mengobrol dan saling melempar candaan serta ejekan.


Setelah mereka selesai makan tak lama kemudian bel pertanda bahwa *** akan segera di mulai kembali. Mereka pun langsung berjalan ke luar kantin dengan santai padahal bel berbunyi sudah sekitar 5 menit yang lalu.


''Yuhu... Wassap bro''Teriak Noval, Tegar dan Adi bersamaan. Sedangkan Zella dkk yang mendengarnya saat akan masuk kelas hanya geleng-geleng kepala. Beruntung saat ini guru pelajaran mereka sedang berhalangan hadir.


''Kalian ini kebiasaan kalo masuk telat terus''Ucap Bu Rika atau yang biasa di panggil Arga dkk dengan panggilan Bu Rik.


''Eh Bu Rik, Rajin amat bu''Goda Tegar sambil menaik turunkan Alisnya, ''Sudah diam mau duduk atau ibu hukum kalian sapu lapangan sampe kinclong''Ancam Bu Rika yang langsung di turuti Arga dkk, karena mereka masih capek karena hukuman tadi pagi.


Di hukum capek,tapi kalo bandel gak pernah capek, kayak author nya wkwkwkwk 🤣🤣;v.


''Eh kamu murid baru kan,kamu perkenalkan diri kamu baru kamu boleh duduk''Ucap Bu Rika sambil menarik dasi Adi yang menggantung di kepalanya.


''Akh.. Bu Bu ... Bisa pelan pelan dikit gak bu''Ucap Adi kesal, ''Udah diem sini perkenalkan diri kamu.


Adi pun hanya mengangguk dan berjalan menuju ke depan papan tulis. Ia hanya diam saja dan membuat Bu Rika heran...


''Kenapa kamu diam saja, bukan nya memperkenalkan diri?''Tanya Bu Rika heran, ''Lah tadi kan ibu yang nyuruh saya diam''Ucap Adi polos lebih tepatnya pura pura polos.

__ADS_1


''Huh sabar sabar... Ya udah sekarang perkenalkan diri kamu''Ujar Bu Rika.


''Kenalin nama gue Adi A,anak nya Mama Papa gue, pindahan dari sekolah lain,dan pastinya gue ini manusia''Ucap Adi yang membuat seisi kelas melongo kecuali Arga dkk.


''Akh sudah sudah kamu duduk aja bikin ibu darah tinggi aja tau gak''Ucap Bu Rika, sedangkan Adi hanya cengengesan saja sambil berjalan menuju bangku belakang Rama dan Arga yang kosong.


Setelah itu pun pelajaran di mulai seperti biasa dengan Arga dkk yang malah asik Mabar Mobile Legends Bang Bang di bawah meja.


Stelah pulang sekolah mereka langsung kembali ke rumah masing masing, kecuali Arga dkk,Zella dan Azmi. Mereka bukannya pulang tapi malah ke apartemen mereka.


Arga dkk sekarang termasuk Adi juga ya all.


Arga dkk yang berkumpul di apartemen Arga berencana akan menginap di sana agar besok lebih mudah berangkat bersama dan tentunya membuat ke kacauan di sekolah.


Mereka mah santuy santuy aja, orang gak akan ada yang berani ngeluarin mereka dari sekolah, selain itu sekolah milik keluarga Arga dan orang tua mereka menjadi donatur tetap,tapi juga karena otak mereka yang beuh pinter nya beda banget sama sifat mereka yang minus akhlaq.


Apartemen Zella...


Zella saat ini kembali menginap di apartemen nya karena orang tuanya sedang ada tugas ke luar kota, sedangkan adik Zella yang sudah berusia 14 tahun di titip kan di rumah neneknya.


Zella lebih memilih menginap di apartemen nya dengan alasan akan menginap di rumah teman nya agar lebih mudah mengerjakan tugas-tugas sekolah nya.


Sore hari lebih ...


Zella dan Azmi sedang duduk di balkon kamar mereka sambil mengobrol dan memakan keripik singkong dengan minuman dingin bersoda.


Mereka hanya diam sambil menatap langit sore yang sedang memperhatikan keindahan senja. Namun mereka sebenarnya membenci senja.


Senja...


Senja bagi mereka seperti hidup mereka. Senja menggambarkan kebahagiaan yang hanya sesaat, sedangkan malam seperti kehidupan mereka yang datang Berjam jam.


Mereka benci senja. Mereka ingin merasakan hidup tertawa setelah menangis bukan menangis setelah tertawa seperti hidup mereka saat ini.


Mereka berdua hanya terus diam sampai Azan Magrib terdengar dan mereka pun langsung masuk ke kamar untuk melaksanakan salat Maghrib.


...***...


Sambil nunggu buka,eh gak deng buka nya masih lama hehehe...

__ADS_1


Sedekah bulan ramadhan dong...


Jangan lupa like,Vote n Komen all.


__ADS_2