ArLla (TERBIT)

ArLla (TERBIT)
Chapter 25 Zella n Azmi


__ADS_3

Zella yang sedang merenungkan semua masa lalunya pun di kaget kan oleh Azmi yang menepuk pelan pundaknya...


Bugh...


''Ngealmunin apaan sih Ze,sampe gue panggil panggil gak denger''Ucap Azmi dengan suara kesal.


Pasalnya ia sudah memanggil Zella sekitar 7 menit yang lalu,tapi Zella hanya diam menatap ke arah luar balkon kamar apartemen nya.


Saat ini Zella memutuskan untuk tidur di apartemen sampai sehari sebelum ibunya pulang,sedangkan Azmi hanya mengikuti Zella, Karena mungkin ibunya akan lebih lama di luar kota.


Ibunya Azmi memang sangat menyayangi Kakak laki laki Azmi,Namanya Fahmi.Bagi nya Fahmi itu begitu pintar,rajin,tidak suka membolos,taat kepada guru dan segala perbuatan baik lainnya.


Sedangkan menurut pandangan ibunya yang memandang sikap Azmi tanpa mementingkan dan mempertanyakan mengapa Azmi seperti sekarang.


Baginya yang bisa ia banggakan dari Azmi hanyalah otak Azmi saja,sedangkan kelakuan Azmi yang baginya sangat sangat membuat malu keluarga,jika ada yang membicarakan nya maka ia hanya tersenyum di depan mereka,tapi saat ada Azmi maka ia akan langsung memberikan kata kata pedas yang kurang baik pada Azmi.


Azmi juga menderita gangguan mental namun tidak separah Zella,ia hanya akan menangis dan memukul tembok jika sudah putus asa.


Back to AZe ….


''Biasa cuma kepikiran aja,gimana caranya gue bisa bahagia doang''Ucap Zella.Sedangkan Z


Azmi yang mengerti akan suasana hati Zella pun ia langsung mengajak Zella menyanyi salah satu lagu BTS (Bangtan Sayoendane / Bangtan Boys)


Life Goes On...


Eoneu nal sesangi meomchwosseo


Amureon yegodo hana eopsi


Bomeun gidarimeul mollaseo


Nunchi eopsi wabeoryeosseo


Baljagugi jiwojin geori


Yeogi neomeojyeoinneun na


Honja gane sigani


Mianhae maldo eopsi


Oneuldo biga naeril geot gata


Heumppeok jeojeobeoryeonne


Ajikdo meomchujil ana


Jeo meokgureumboda ppalli dallyeoga


Geureom doel jul aranneundе


Na gyeou saraminga bwa


Mopsi apeune


Sеsangiran nomi jun gamgi


Deokbune nulleoboneun meonji ssain doegamgi


Neomeojin chae cheonghaneun eotbakjaui chum


Gyeouri omyeon naeswija


Deo tteugeoun sum


Kkeuchi boiji ana


Chulguga itgin halkka


Bari ttejijil ana ana oh


Jamsi du nuneul gama


Yeogi nae soneul jaba


Jeo miraero daranaja


Like an echo in the forest


Haruga doraogetji


Amu ildo eopdan deusi


Yeah life goes on


Like an arrow in the blue sky


Tto haru deo naragaji


On my pillow, on my table


Yeah life goes on


Like this again


I eumageul billyeo neoege na jeonhalge


Saramdeureun malhae sesangi da byeonhaetdae


Dahaenghido uri saineun


Ajik yeotae an byeonhaenne


Neul hadeon sijakgwa kkeut ‘annyeong’iran mallo


Oneulgwa naeireul tto hamkke ieobojago


Meomchwoitjiman eodume sumji ma


Bicheun tto tteooreunikkan


Kkeuchi boiji ana

__ADS_1


Chulguga itgin halkka


Bari ttejijil ana ana oh


Jamsi du nuneul gama


Yeogi nae soneul jaba


Jeo miraero daranaja


Like an echo in the forest


Haruga doraogetji


Amu ildo eopdan deusi


Yeah life goes on


Like an arrow in the blue sky


Tto haru deo naragaji


On my pillow, on my table


Yeah life goes on


Like this again


I remember


I remember


I remember


I remember


Mereka menyanyikan lagu Life Goes On BTS sambil tersenyum,begitulah mereka,Bagi mereka, 7 Pangeran Tampan BTS telah membuat mereka kembali bersemangat dan bisa tersenyum melupakan sejenak masalah hidupnya yang sangat rumit.


Mereka terus menyanyikan berbagai lagu BTS, seperti 'Dyinamite' 'Fake Love' 'Idol' dan 'I Need You' . Selain itu mereka juga menyanyikan lagu milik Akan Walker yaitu 'On My Way'


I'm sorry but


Don't wanna talk, I need a moment before I go


It's nothing personal


I draw the blinds


They don't need to see me cry


'Cause even if they understand


They don't understand


So then when I'm finished


I'm all 'bout my business and ready to save the world


Make it my *****; can't be everyone's favorite girl


So take aim and fire away


I've never been so wide awake


No, nobody but me can keep me safe


And I'm on my way


The blood moon is on the rise


The fire burning in my eyes


No, nobody but me can keep me safe


And I'm on my way


Lo siento mucho (Farru), pero me voy (Eh)


Porque a tu lado me di cuenta que nada soy (Eh-ey)


Y me cansé de luchar y de guerrear en vano


De estar en la línea de fuego y de meter la mano


Acepto mis errore', también soy humano


Y tú no ve' que lo hago porque te amo (Pum-pum-pum-pum)


Pero ya (Ya) no tengo más na' que hacer aquí (Aquí)


Me voy, llegó la hora 'e partir (Partir)


De mi propio camino, seguir lejos de ti


So take aim and fire away


I've never been so wide awake


No, nobody but me can keep me safe


And I'm on my way


The blood moon is on the rise (Is on the rise, na-na)


The fire burning in my eyes (The fire burning in my eyes)


No, nobody but me can keep me safe


And I'm on my way


I'm on my way


Everybody keep me safe

__ADS_1


Everybody keep me safe


Everybody keep me safe


Everybody, everybody on my way


So take aim and fire away


I've never been so wide awake


No, nobody but me can keep me safe


And I'm on my way


The blood moon is on the rise


The fire burning in my eyes


No, nobody but me can keep me safe


And I'm on my way


Hingga lagu terakhir yang mereka pilih untuk menutup nyanyian mereka di balkon yaitu lagu dari Indonesia.


Lagu milik Adnemsah yang berjudul 'Hanya Rindu' yang membuat mereka menangis dalam diam.


Hanya air mata yang keluar dengan tatapan mata kosong yang menatap ke langit malam yang mendung,mungkin semesta tahu bahwa mereka sedang bersedih,dan benar saja sesaat setelah mereka mengeluarkan air mata langit pun juga mengeluarkan air hujan dengan langit yang sangat gelap tapi tidak ada guntur, kilat ataupun pun petir,hanya air hujan,seperti Zella dan Azmi yang hanya mengeluarkan air mata...


Hanya Rindu...


Saat ku sendiri, ku lihat foto dan video


Bersamamu yang telah lama ku simpan


Hancur hati ini melihat semua gambar diri


Yang tak bisa, ku ulang kembali


Ku ingin saat ini, engkau ada di sini


Tertawa bersamaku, seperti dulu lagi


Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah


Bukannya diri ini tak terima kenyataan


Hati ini hanya rindu


Segala cara telah kucoba


Agar aku bisa tanpa dirimu


Namun semua, berbeda


Sulitku menghapus kenangan bersamamu


Ku ingin saat ini, engkau ada di disini


Tertawa bersamaku, seperti dulu lagi


Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah


Bukan diri ini tak terima kenyataan


Hati ini hanya rindu


Hanya rindu


Ku ingin saat ini, engkau ada di disini


Tertawa bersamaku, seperti dulu lagi


Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah


Bukannya diri ini tak terima kenyataan


Bukannya diri ini tak terima kenyataan


Hati ini hanya rindu


Hati ini hanya rindu


Ku rindu senyummu, Ibu...


Mereka hanya mengeluarkan air mata,mereka tak peduli dengan dinginnya hujan dan angin malam yang menusuk menembus lengan mereka yang tidak tertutup sepertiganya, karena mereka memang hanya menggunakan Baju lengan pendek dan Celana jeans biru akut pendek.


Hati mereka masih terlalu sakit,mengingat semua yang orang tua mereka lakukan,


Mereka hanya anak remaja biasa yang tak merasakan kasih sayang yang tulus dari orang tuanya.


Mereka hanya ingin bahagia.Bahagia bukan dengan harta saja bagi mereka,tapi bahagia yang utama itu cinta dan kasih sayang yang tulus dari orang-orang yang mereka sayang terutama orang tua mereka,ibu mereka.


Mereka butuh kehangatan keluarga,mereka ingin bahagia,mereka ingin melihat senyum menguatkan dari ibunya ketika ia jatuh, mereka ingin mendengar semangat dari bibir orang tua mereka saat ia lemah.


Mereka ingin mendapat pelukan dan sandaran dari ibunya saat ia mengangkat dan terpuruk.Mereka butuh ibunya,orang tuanya dan semua orang yang ada dalam dekat mereka.


Mereka hanya butuh kasih sayang dari orang-orang yang di sayang, mereka tak butuh hinaan, mereka tak butuh teriakan,mereka tak butuh semua itu mereka hanya ingin berteriak..


...''Tuhan aku hanya ingin bahagia dengan cinta dan kasih sayang orang tua ku''...


Jika boleh maka mereka ingin berteriak, tapi mereka tidak seperti itu,mereka adalah orang yang pandai dan lebih suka memendam perasaan nya,mereka hanya terbuka satu sama lain, bukan dengan orang lain, bukan dengan Lala dan Neli,Bagi mereka kalau ia bercerita kepada mereka ,maka itu sama saja mereka mengumbar aib keluarga.


Terkadang diam adalah pilihan terbaik,diam adalah emas,mungkin jika orang tua-nya yang menindas mereka maka ia diam,tapi jika orang lain yang menindas nya jangan harap kalian selamat dari amukan mereka, biasanya orang yang menghina mereka,minimal akan masuk ke rumah sakit dan maksimal di peristirahatan terakhir.


Mereka melakukannya dalam diam,Jika ada anak yang habis mereka siksa keluar dari rumah sakit, mereka tidak akan berani membuka mulut siapa yang telah melakukan nya dan mereka juga tidak akan berani lagi melakukan kesalahan kepada Zella dkk.


Di balik pertemanan LAZN menyimpan rahasia yang hanya mereka sendiri yang tau.


Jika kalian terus membicarakan masalah Zella dan Azmi maka tidak akan sampai akhir,jadi kita skip dulu.


...***...


...Like,Vote n Kemen kalian sangat membantu....

__ADS_1


__ADS_2