ArLla (TERBIT)

ArLla (TERBIT)
Chapter 56 Kamar Zella


__ADS_3

Sementara itu saat ini Zella dan Arga tengah berada di kamar Zella.


Zella memutuskan berganti pakaian terlebih dahulu karena ia merasa tidak nyaman menggunakan dress yang ia kenakan beserta hells yang ia kenakan.


Awalnya Zella menyuruh Arga untuk menuju ke rooftoop duluan,namun Arga memaksa ikut dengan Zella ke kamarnya.


Zella pun dengan kesal langsung melangkah dan tak lupa menghentak hentakan kakinya kesal.


Kebiasaan Zella jika sedang kesal atau ngambek dari dulu namun jarang di perlihatkan di depan keluarga nya,You know lah...


"Ish... Ngapain sih Lo ngintilin gue mulu?"Ucap Zella dengan raut wajah sebal yang sangat menggemaskan bagi Arga yang saat ini masih setia mengekornya dari belakang hingga di depan pintu kamar Zella yang belum terbuka.


"Gak papa ngikut kamu aja,CALON ISTERI"Ucap Arga menggunakan bahasa 'aku-kamu' am dan menekankan kalimat terakhirnya.


"Calon isteri πdas mu..."Ucap Zella sebal sambil mengumpati Arga. "Eh... Apa Lo bilang aku kamu? Ogah ya,kita tu gak ada hubungan apa apa,jijik tau gak"Ucap Zella sebal.


"Suka suka gue dong,terus hubungan kita kan kita baru aja TUNANGAN,jadi enakan pake aku kamu aja"Ucap Arga dengan watados nya (wajah tanpa dosanya) dan menekankan kata TUNANGAN sebagai hubungan mereka.


"Idih aneh... Awalnya aja pake gue kenapa akhirnya aku kamu,terus kapan gue tunangan sama lo...?!''Ucap Zella dengan nada sebal dan tatapan tajam dari mata elang yang di turunkan oleh Ayahnya yang memang memiliki tatapan tajam.


Sebenarnya Al pengen punya tatapan mata yang tajam gitu,bapaknya Al tatapan nya beuh tajem banget Al aja kadang ngeri kalo ngelihatnya tapi jujur Al iri Al pengen ...


Dah lah back to story...


"Ngode nih maksudnya buat pake aku kamu an ya udah fiks sekarang kita pake aku kamu an dan masalah hubungan kita..."Ucap Arga menggantung sembari meraih tangan Zella yang bergerak bebas di bawah.


"Nih cincin apa kalo bukan cincin tunangan kita My Queen Angel...?"lanjut Arga penuh penekanan sambil menunjukkan jari manisnya dan jari manis Zella yang terpasang cincin tunangan mereka.

__ADS_1


"Dah lah mb!cit Lo"Ucap Zella, "Sekali lagi kamu ngomong pake lo-gue aku cium kamu My Queen Angel"Ucap Arga dengan penuh penekanan di sertai dengan ancaman.


"Whatever you say... Emosi gue sama lo"Ucap sambil membuka pintu kamarnya dan di ikuti Arga yang juga langsung menerobos pintu yang akan di tutup Zella.


Arga pun memasuki kamar Zella dan dengan tidak tahu malunya langsung duduk di pinggir ranjang Zella sambil masih menatap Zella dengan watados nya di iringi dengan senyum tipisnya yang tidak luntur dari wajah yang biasanya selalu datar, dingin dan memancarkan aura tajam yang begitu mengerikan dan membuat sebagian besar orang selalu tunduk padanya.


Ia duduk di pinggir kasur Zella tanpa memperhatikan sekitarnya yang semuanya di dominasi oleh foto Oppa Oppa Korea favorit Zella.


Siapa lagi kalau bukan Anggota Bangtan yang gantengnya masaallah. Kalo tau pasti keluarlah sifat posesive Arga.


Walaupun tidak semua orang bisa tunduk padanya,ia tetap tidak akan bertindak asalkan orang itu tidak mengganggu dan mengusik hidupnya dan orang orang yang ia sayangi.


Ia saat ini juga masih mencari tau siapa dalang dari penyerangan yang di dapatkan oleh Zella dan dirinya. Sebenarnya ia tahu para Abang dan Kakak Zella juga sedang mencari tahunya.


Ia saat ini sudah mencurigai seseorang yang ia anggap sebagai dalang dari penyerangan Zella namun ia harus memastikannya dan mencari bukti-bukti nya terlebih dahulu.


Santai aja sebentar lagi semuanya akan terkuak dan jangan lupakan konflik besar dan konflik akhir sebelum Arga dan Zella resmi menikah.


"Ngikut kamu aja deh"Ucap Arga santai dan langsung berdiri kemudian berjalan mendekati Zella yang terus mundur hingga tubuhnya sudah tidak dapat bergerak lagi karena terapit oleh dinding di belakangnya dan juga Arga yang saat ini berdiri di depannya dengan tangan yang mengunci pergerakannya.


"Lo ... Lo mau apa?"Tanya Zella sedikit terbata karena ia tidak pernah berada di posisi seperti ini sebelumnya,biasanya ia hanya memeluk atau di peluk oleh Abang angkatnya.


Sungguh saat ini Zella sedang gugup setengah mati saat melihat senyum miring yang di tunjukan Arga, apalagi saat ini Arga semakin mendekatkan kepalanya dan Arga sudah tidak menggunakan jas nya lagi sehingga otot perut sixpack nya sedikit terexpos dan jangan lupakan otot tangannya yang membentuk sempurna.


Zella ingin mendorong Arga namun tenaga Arga lebih besar dari pada tenaganya, sehingga saat ia mendorong Arga,Arga hanya bergerak mundur sedikit,apa lagi saat ini ia sedang gugup jadi ya... Tenaga dia makin berkurang aja.


Arga menempelkan kening mereka berdua dengan satu tangan yang merengkuh pinggang ramping Zella dan satu tangannya lagi masih ia gunakan untuk mengunci tubuh Zella.

__ADS_1


Kemudian berlanjut ia menempelkan hidung mereka berdua dan merasa sapuan hangat dari nafas keduanya yang menyatu.


Juga degupan jantung keduanya yang berdetak berirama seakan mendukung apa yang akan terjadi selanjutnya.


Arga mendekatkan bibir tipisnya pada bibir tipis Zella yang sudah pernah di rasakan nya walau itu hanya sebuah kecupan singkat namun rasa manis dari bibir Zella masih melekat di ingatan Arga.


Cups...


Saat ini bibir keduanya sudah menyatu sempurna. Tidak ada pergerakan dari keduanya. Namun Arga bersorak kegirangan di dalam hatinya karena melihat Zella yang memejamkan matanya seperti menikmati ciuman kedua bagian dirinya sendiri dan bagi Arga.


Yang pertama waktu di taman belakang ya gengs,waktu di hukum Pak Bambang.


Ciuman itu menjadi sebuah lumataπ kecil. Zella hanya diam saja tidak membalas namun juga tidak menolak. Saat ini tangan Arga satunya sudah berpindah tempat menahan tengkuk Zella untuk memperdalam ciumaπ mereka.


Arga menggigit kecil bibir Zella agar terbuka dan benar saja bibir Zella langsung terbuka dan Arga langsung memanfaatkan kesempatan ini untuk bermain di dalam rongga mulut Zella,mengabsen semua yang ada di rongga mulut Zella.


Lama kelamaan ciuman itu semakin menuntut dan seakan sadar, Zella pun langsung melepaskan paksa ciuman mereka namun saat ini ia tetap berada dalam posisi yang sama,yaitu pelukan Arga.


Arga pun mendekatkan wajahnya pada telinga Zella dan langsung membisikkan sesuatu.


"Sekali lagi kamu ngomong sama aku pake lo-gue aku bakal ngelakuin hal yang lebih dari ini"Bisik Arga tepat di telinga Zella dan kemudian mengecup singkat pipi Zella yang membuat Zella blushing.


"Itu kenapa pipinya kok merah Mbak..? Kebanyakan pake blush on ya Mbak...?"Tanya Arga menggoda Zella.


"Ish... Oke oke pake aku kamu tapi kalo lagi berdua doang atau lagi sama keluarga kalo di luar atau di sekolah paket biasa lo-gue"Ucap Zella menyetujui masih dengan wajah sebalnya dan langsung berjalan menuju ke arah tangga roftoop di ikuti oleh Arga yang tertawa cekikikan di belakangnya.


...***...

__ADS_1


...Al baru up...


...sebenarnya bukannya gak mau up,tapi kuota Al lagi abis jadi hari ini Al double up...


__ADS_2