Ayu Dan Arjuna

Ayu Dan Arjuna
-


__ADS_3

pak Surya yang telah memaksa ayu untuk menari bersama nya


ibu Siti berniat untuk pergi ke hadapan ayu dan membawa ayu pergi dari sana.


ibu Ira uang melihat itu pun merasa sangat marah seperti perasaan ibu Siti saat ini,ibu Ira segera melihat ke arah ibu Siti,ia melihat kemarahan di wajah ibu Siti sama sepeti yang di rasa kan oleh diri nya.ibu Ira melihat ibu Siti ingin berjalan hendak menghampiri ayu dan pak Surya tetapi ia menghenti kan nya.


ibu Siti hendak berjalan ke arah tempat ayu berada tetapi ibu Ira menghenti kan nya.


ibu Ira menghenti kan langkah ibu Siti dan berjalan ke arah ayu berada,ibu ira kemudian ikut menari bersama semua orang dan mengalih kan perhatian semua orang termasuk juga pak Surya.


ibu Siti yang melihat itu segera berjalan ke arah ayu berada dan mendekati nya,setelah sampai ibu Siti segera membawa ayu keluar dari sana dan membawa ayu duduk kembali di kursi nya tadi.


pak Surya yang melihat ibu Siti membawa ayu kembali duduk di kursi nya segera mengikuti ayu dan mencoba menyentuh ayu dengan cara memegang tangan ayu dan lain sebagai nya.


ayu merasa risih dan mencoba menjauh dari pak Surya ,menolak dan terus menolak tapi pak Surya tetap ingin mendekati ayu


ibu Siti yang melihat itu menjadi kesal sekesal kesal nya,dan ibu pun pergi meninggal kan tempat itu,hanya ibu Ira yang menemani ayu di sana.


ketika pak surya mencoba menyentuh ayu, tiba-tiba seorang lelaki anak buah nya datang menemui pak Surya.


lelaki itu memanggil pak Surya.


pak Surya yang sadar segera berjalan ke arah lelaki itu ,ia berbicara sebentar seakan sedang berbisik.s3telah mendengar perkataan lelaki itu pak Surya pun beranjak pergi dengan lelaki itu meninggal kan semua orang yang sedang menari gembira di sana.


ibu Siti masuk ke dalam rumah dan pergi ke ruang pemujaan.ibu Siti duduk di sana mengeluh kan permasalahan tentang ayu kepada sang dewa,setelah selesai berkata ibu lalu berdiri dari duduk nya dan mengambil patung dewa nya.ia berjalan keluar rumah dengan patung dewa di dalam peluk kan nya.


ketika ia keluar dari rumah ia melihat semua orang sedang menari gembira begitu pun suami nya yang sedang sibuk menari dan sambil meminum minuman yang pak Surya bawa kan tadi untuk nya.


melihat itu ibu siti kembali kesal dan pergi meninggal kan semua orang.


pak Surya berjalan mengikuti lelaki itu ke reruntuhan sekitar Desa tak jauh dari rumah ayu.ia lalu berbicara kepada lelaki itu.


ibu Siti terus berjalan entah kemana tujuan nya yang pasti ia terus berjalan ke arah yang di ingin kan oleh dewa nya ,ya bisa di bilang berjalan sesuai hati aja.ia berjalan dan terus berjalan hingga ia sampai di sebuah reruntuhan di desa mereka tak jauh dari rumah nya..ia mendengar seseorang sedang berbicara dari Balik reruntuhan.


ibu Siti penasaran jadi 8bu Siti segera berjalan ke arah asal suara dan mengintai.


ibu Siti melihat pak Surya sedang berbicara dengan seorang lelaki yang ia tidak kenAl sama sekali siapa dia.


pak surya merasa kan kehadiran seseorang yang sedang mengintai nya tetapi dengan sigap ibu Siti segera bersembunyi.


mengetahui kalau tidak ada siapa-siapa dan cuma perasaan nya saja.pak Surya lalu mengajak lelaki yang bersama nya tadi ke suatu tempat.


ibu Siti mengikuti pak Surya ke mana pun mereka pergi dengan berhati-hati.


pak Surya sampai di suatu tempat,di sana seorang wanita tua sedang menunggu kedatangan pak Surya


pak Surya pun sampai di tempat itu dan melihat wanita tua itu di sana.


wanita tua yang melihat kedatangan pak Surya segera memarahi pak Surya karena pak Surya telah menjual putri nya


wanita tua itu memarahi pak Surya dan memaki pak Surya karena ia tidak terima anak nya di jual oleh pak Surya.


hmm siapa yang terima kalau anak nya di jual oleh lelaki yang menikahi anak nya??tega kali suami nya menjual istri nya dengan orang lain?? apakah wanita hanya sebuah mainan saja?yang jika sudah bosen di buang begitu saja??hmm sungguh kasian aku, harap-harap semoga kita semua di jauh kan dengan hal semacam begitu,amin.


kembali ke cerita.

__ADS_1


ibu Siti terkejut,saking terkejut nya ia menjatuh kan patung dewa di tangan nya,..


patung dewa nya jatuh di tanah.ia segera memungut patung dewa nya dan melihat lagi bagaimana pak Surya menghukum dan menyiksa wanita tua itu.


pak Surya menampar wanita tua itu,ia menampar dan terus menampar.


wanita tua itu terdorong dan terdorong ke belakang,karena merasa sakit akibat di tampar ia mundur selangkah demi selangkah.


pak Surya lalu mengambil pistol di dalam baju nya dan menembak wanita tua itu.seketika wanita tua itu langsung terjatuh ke lantai dan mati di tempat.


ibu Siti begitu sangat terkejut dengan apa yang lakukan oleh pak Surya kepada wanita tua itu.


di rumah semua warga masih saja menari gembira dan berpesta,ayu yang menyadari tentang ibu nya yang tidak ada di sana segera menghampiri ayah nya dan menanyakan tentang keberadaan ibu nya kepada ayah nya.


tapi ayah menjawab tidak tau.ya memang ayah maupun siapa pun tidak mengetahui di mana ibu nya berada saat ini.


ibu masih saja mengintai pak surya


setelah menembak wanita tua itu,pak surya meminta beberapa anak buah nya untuk membawa dan membuang mayat wanita tua itu ke tempat lain


beberapa anak buah 9un pergi ke arah wanita tua itu dan membawa nya pergi dari sana.


pak Surya lalu berkata kepada anak buah nya tentang niat nya menikahi ayu,nasib ayu akan sama dengan anak-anak gadis yang lain yang telah ia lakukan sebelum nya.pak Surya mengata kan kepada anak buah nya kalau ayu akan segera ia jual ke kota setelah menikmati bulan madu nya bersama ayu.


ibu yang mengintai dan mendengar kan pembicaraan itu begitu sangat sangat terkejut,dan tanpa sengaja ibu menginjak sesuatu dan menimbulkan bunyi .


pak Surya dan anak buah nya yang mendengar suara itu menjadi terkejut dan berpencar mencari asal suara.


ibu Siti yang sadar segera berlari ke suatu tempat untuk bersembunyi.


pak Surya menyuruh anak buah nya untuk kembali ke tempat tadi. setelah mendengar perintah anak buah nya mengikuti pak Surya pergi ke tempat mereka tadi,setelah sampai pak Surya lalu memberitahu kan kepada anak buah nya bahwa setelah diri nya dan ayu menikah nanti mereka segera membunuh seluruh keluarga ayu agar tidak menjadi masalah seperti ini di kemudian hari


ayu di rumah masih mencari keberadaan ibu nya ia bertanya-tanya kepada semua orang termasuk ibu Ira datang tanggal lain nya tapi tidak menemukan nya karena mereka tidak melihat ibu nya pergi dari situ.


ibu berlari dan berlari hingga sampai lah ia di halaman rumah ,karena berlari-lari iya kelihatan sesak nafas,setelah sampai di jalan man rumah nya ia melihat ayu sudah mencari nya sambil bertanya-tanya kepada semua orang tentang diri nya, ibu berjalan ke arah nya dan menyapa ayu mengajak ayu untuk duduk lagi di tempat duduk nya.


ayu mengikuti ke mana Dan apa pun perintah ibu nya. iya duduk kembali di tempat duduk nya semula.


ayu lalu bertanya kepada ibu nya kenapa ibu nya kelihatan seperti sesak nafas ? dan dari mana 8nu nya sejak tadi.


ketika ibu hendak menjawab pertanyaan dari ayo tiba-tiba pak Surya datang dan menepuk bahu ibu Siti.


ibu Siti terkejut dan membalik kan badan , setelah melihat ke belakang ibu kembali merasa terkejut melihat keberadaan pak Surya yang ada di belakang nya.


ibu Surya menjadi ketakutan tetapi ia mencoba untuk bersikap seperti biasa-biasa saja di hadapan pak Surya dan anak-anak buah nya.


pak Surya lalu mengolok-olok ibu Siti dan segera berteriak kepada semua orang untuk menghenti kan musik dan tarian mereka.


pak Surya lalu menanya kan tentang cincin pertunangan diri nya dan ayu kepada semua orang.


beberapa orang menjawab kalau cincin pertunangan mereka ada pada tangan ibu Ira.


mendengar itu pak Surya lalu memanggil-manggil ibu Ira.


ibu Ira yang mendengar panggilan nya segera berjalan ke depan pak Surya sambil membawa sebuah kotak berisi sepasang cincin pertunangan untuk pak Surya dan ayu.

__ADS_1


ibu Siti kembali teringat bagaimana ketika pak Surya sedang menghabisi wanita tua tadi dengan cara yang sangat tragis


pak Surya yang melihat raut muka ibu Siti seperti cemas lalu bertanya kepada ibu Siti kenapa dia tidak seperti sedang cemas


ibu Siti tidak menjawab ya memilih diam untuk mereda kan kecemasan nya


pak Surya lalu berjalan ke arah ibu Ira dan mengambil cincin pertualangan di kota cincin tersebut lalu kembali berjalan ke hadapan ayu dan memakai cincin itu di jari ayu dengan paksa


ayu merasa kesakitan tapi iya memilih diam saja karena tidak mau akan terjadi sesuatu hal yang menakut kan jika pak Surya marah


melihat cincin pertunangan sudah ada di jari manis ayu ibu Siti kembali merasa ketakutan ia merasa takut jika anak nya akan pergi meninggal kan nya dan akan di jual oleh pak Surya di kota.


setelah sudah memakai kan cincin pertunangan di tangan ayo pak Surya lalu meminta orang memain kan lagi musik dan mereka pun gembira lagi.


musik segera di main kan semua warga pun menari dengan riang gembira


pak Surya lalu mendekati ayu dan berkata kepada ayu bahwa diri nya tidak sabar untuk menikah dengan ayu beberapa hari lagi


ayu hanya diam mendengar perkataan pak Surya


setelah berkata seperti itu pak Surya segera berjalan ke arah ibu Siti dan menyentuh kaki ibu Siti mengambil berkat dari ibu Siti


pak Surya juga mengambil berkat dari pak Adi dengan menyentuh kaki


setelah itu pak pak Surya pun berpamitan kepada ibu Siti dan pak Adi dan juga semua warga yang ada di situ.


setelah berpamitan pak Surya negara naik mobil nya dan menjalan kan mesin mobil nya meninggal kan halaman rumah.


setelah melihat kepergian pak Surya dan anak buah nya ibu Siti lalu langsung terduduk lemas.ia merasa lega ketika melihat pak Surya pergi dari hadapan nya,karena sejak tadi ibu Siti merasa sangat sesak takut kalau kalau pak Surya dan anak buah nya merasa curiga kepada ibu Siti.


ayu yang melihat ibu nya terduduk lemas begitu pak Surya pergi dari rumah nya segera bertanya kepada ibu nya kenapa bisa terjadi seperti itu kepada ibu nya.


bukan nya menjawab ibu segera ibu Siti segera bangun dan mengajak ayu serta suami dan roni masuk ke dalam rumah


setelah sampai di dalam rumah ibu Siti menyuruh semua masuk ke dalam rumah nya dan ketika semua sudah masuk ibu Siti segera mengunci pintu rumah nya.


setelah pintu tertutup ibu Siti segera berjalan ke kamar mengambil koper dan membawa nya ke ruang tamu.


lalu kemudian ia masuk lagi ke dalam kamar mengambil beberapa pakaian dan memasuk kan ke dalam koper yang berada di ruang tamu


ibu Siti juga menyuruh Roni dan ayu mengambil beberapa pakaian mereka dan dengan cepat memasuk kan ke dalam koper tersebut.


ayu yang bingung dengan sikap ibu nya hanya dia membisu,begitu pun Roni.


ayah nya pak Adi yang sudah sangat mabuk hanya dia menatap istri nya yang sedang sibuk mengemasi beberapa pakaian ke dalam koper.


ibu Siti lalu menjelas kan kepada semua nya kalau mereka akan pergi meninggal kan rumah mereka sekarang


pak Adi yang mulai sadar lalu menanya kan alasan istri nya mengajak seluruh keluarga untuk pergi dari rumah


mendengar perkataan ibu nya ayu dan Roni sungguh sangat terkejut.


beda sikap ayu dan Roni setelah mendengar perkataan ibu nya beda lagi dengan sikap ayah nya,karena ayah nya malah menertawakan ibu nya,ayah Adi tidak percaya dengan perkataan istri nya kalau ayu akan di jual ke Dubai oleh pak Surya yang dalam beberapa hari lagi akan menikah dengan putri nya.


ibu Siti lalu mencerita kan kepada semua orang apa yang telah ia dengar dan ia lihat tadi sewaktu di reruntuhan tak jauh dari tempat tinggal nya.

__ADS_1


mendengar penjelasan ibu Siti,ayu dan Roni Semakin terkejut dan ketakutan


mendengar cerita istri nya akhir nya pak Adi percaya dengan ucapan istri nya dan merasa sangat ketakutan


__ADS_2