Ayu Dan Arjuna

Ayu Dan Arjuna
k45


__ADS_3

Ibu Ani tersenyum ke arah nayana.nayana juga membalas tersenyum kepada ibu ani,.


Ibu Ani lalu bertanya kepada nayana tentang apakah kakak deepal telah memberikan nya sari dan set perhiasan?


Nayana lalu berfikir dan kemudian menjawab sudah.


Ibu Ani lalu bertanya kepada nayana ,apakah diri nya suka dengan sari dan perhiasan tersebut?


Nayana menjawab suka,padahal dia sama sekali tidak melihat dari dan perhiasan yang telah di berikan oleh deepal kemarin,ia menerima nya dan langsing menyimpan jua di dalam lembari Tanpa melibat sama sekali.


IBu Ani lalu berkata lagi kalau perhiasan dan juga saree tersebut merupakan pilihin dari saudara Arjuna dan diri nya.setelah melakukan kesepakatan akhirnya perhiasan dan saree itu yang menjadi pilihan.


Nayana hanya diam mendengar perkataan dari ibu Ani,ia juga sesekali pura-pura tersenyum .


IBu Ani lalu meminta nayana untuk memakai saree dan perhiasan itu di saat acara pertunangan nya dengan Arjuna nanti.


Nayana kaget dan merasa cemas setiap.kali iaikirkanasalah pertunagan,karena ia tidak mau bertunangan atau bahkan sampai menikah dengan Arjuna,ia tidak mau menderita jika sampai menikah dengan lelaki yang kejam dan dingin seperti arjuna.apa lagi ia tidak cinta.


ibu yang melihat ekspresi wajah nayana berubah lalu bertanya kepada nayana .apakah kamu baik-baik saja? apa yang terjadi? apakah sedang sakit?


ibu Ani bertanya dengan beruntun karena merasa khawatir.


nayana mendengar pertandingan itu lalu menenangkan kembali perasaan nya,ia tidak mau orang tau kalau diri nya cemas dan segala macam,ia akan memikir kan cara supaya bisa membatalkan pernikahan ini nanti nya.


Ia lalu berkata kepada ibu kalau diri nya baik saja dan hanya merasa sedikit pusing.


Ibu lalu berkata untuk beristirahat saja,tapi sebelum nya harum makan malam dulu.ibu menyodorkan piring yang tadi ia Bawak.


Nayana m3nganbil piring itu,ia mengucapkan terima kasih dan tersenyum


ibu lalu bangun dari duduk nya dan berjalan keluar kamar,sebelu keluar ia menutup pintu kamar nayana terlebih dahulu dan berkata kepada nayana untuk beristirahat dan moga cepat sembuh agar bisa sarapan bersama besok pagi


Nayana tersenyum kaku


ibu berjalan ke arah kamar nya dan beristirahat karena hari sudah malam dan diri nya merasa mengantuk.


Nayana meletakkan piring tersebut di atas tempat tidur,ia turun dari tempat tidur dan berjalan ke arah pintu.sampai di depan pintu ia segera mengunci pintu kamar nya.


Setelah pintu tertutup ia lali berpikir tentang bagaimana cara untuk untuk membuat perjodohan ini batal tanpa harus mempermalukan keluarga nya.


ia berfikir sambil berjalan ke arah tempat tidur.


Setelah sampai di tempat tidur ia pun duduk di sana.ia melihat piring dan membuka nya,seketika bau makanan tercium dan membuat ia merasa lapar,ia segera duduk di hadapan piring lalu mengambil makanan dan hendak memasukkan ke dalam mulut nya,tapi terhenti ketika suara ponsel nya berdering


Ia menghentikan niatnya untuk makan dan segera mengambil telpon yang berada di dekat nya.ia berharap yang telpon seseorang yang ia harapkan tetapi tidak.ini telpon dari ayah nya.


Dengan malas ia mengangkat telpon dari ayah nya.


"hallo yah"


"hallo sayang"


"ayah di mana sekarang?*


"masih di rumah"


"ayah nggak ke sini untuk jemput nayana?


"tidak, untuk apa di jemput sekarang"


"maksud ayah apa?"


"sebelum nya,ayah mau ngucapin selamat sama kamu"


"selamat apa yah?"


"selamat karena Arjuna telah menerima perjodohan ini"


"maksud nya,apa yah?"


"tadi pagi ini Ani calon besan dan calon mertua kamu telpon"


"kenapa telpon ayah?"


"kamu,rubah kebiasaan ini ya sayang, jangan memotong perkataan orang tua lagi"marah


"maaf ayah"menyesal

__ADS_1


"baik lah , tidak apa-apa"


"terima kasih ayah"


"apakah kamu ingin mengetahui apa yang di katakan oleh calon ibu mertua mu????


"iya"jawab nya penasaran


"baik kalau begitu,dengar ya"


"ya"


"ibu Ani calon mertua mu mencerita kan tentang kejadian yang terjadi beberapa hari yang lalu,ketika kamu diracuni oleh seseorang lewat AC"


"ohh"


"kenapa kamu nggak cerita sayang?"


"nayana tidak mau ayah khawatir"


"lain kali cerita ya sayang"


"baik ayah"


"terus , bagaimana keadaan kamu ,apakah baik-baik saja?"


"nayana tidak terluka yah,hanya saja nayana ketakutan.dan sekarang udah baik yah"


"bagus kalau begitu,"


"ya ayah"


"lanjut?"


"ya"


"lalu ibu ani mnyesal dani meminta maaf kepada ayah atas keadaan kamu"


"ibu ani erasa khawatir tentang keselamatan kamu,karena dirinya dan juga yang lain curiga kalau orang dalam yang telah mencelakai kamu"lanjut nya


"apa? siapa ayah?"kaget


"ibu Ani bilang sama ayah kalau diri nya ingin mempercepat pertunagan kamu"lanjut nya


"bagus kan"senang


"apa yah?"kaget


"iya,acara pertunangan kamu dan Arjuna akan di percepat"


"kapan?"penasaran


"pertunagan akan di langsung kan dalam 5 hari lagi dari sekarang,tepat nya hari sabtu.bahagi nya ayah karena sebentar lagi anak kesayangan ayah akan menikah."gembira.


"nggak nayana nggak mau ayah"


"kenapa"kaget


"nayana nggak mau menikah dengan Arjuna,nayana nggak cinta"


"kenapa ayah nggak kasih tau dulu sih yah,? kenapa nggak minta pendapat nayana dulu?"


"kok mutusin sendiri-sendiri sih yah?"lanjutnya


"kenapa?karena kamu lebih memilih Doni si berengsek itu??


"ya ayah,aku mencintai nya"


"kamu harus melupakan Doni,dan menikah dengan Arjuna kalau tidak ,lihat saja nanti apa yang akan ayah lakukan dengan Doni"mengancam


"apa yang akan ayah lakukan?"


"kamu harus menikah dengan Arjuna kalau kamu tidak mau ayah melakukan suatu hal"marah dan mematikan telpon


Nayana marah dan melempar ponsel tersebut ke dinding,seketika ponsel nya pecah .sedangkan ia merasa kesal dan menangis .


nayana lalu menepis piring yang berada di depan nya hingga terjatuh dan berserakan di lantai.

__ADS_1


ia lalu bangun dari tempat tidur dan berkeliling sambil melempar semua barang yang ia temui


nayana terus saja menangisi ke takdir nya,takdir yang ia tidak mau,takdir yang akan menikah dengan orang yang ia tidak cinta.ia menangis dan terus saja menangis hingga ia tertidur.


**


pagi hari nya seperti sebelum nya,ayu dan ibu bangun tidur dan memulai masak untuk sarapan pagi.setelah beberapa jam setelah itu akhirnya masakan pun telah selesai,dan ayu segera menghidangkan masakan di atas meja makan.


ibu Ani dan seluruh keluarga turun dan duduk di meja makan kecuali nayana.nayana sudah bangun dari tadi dan juga telah bersiap-siap,ia sengaja tidak turun agar semua orang berfikir ia adalah orang yang suka telat dan malas.kalau semua orang berfikir seperti itu kemungkinan mereka akan membatalkan perjodohan ini.


Ayu dan beberapa pelayan menyajikan makanan di setiap piring.


ketika ayu dan pelayan lain menghidangkan masakan ke piring,ibu Ani lalu berkata memerintahkan untuk mengumpulkan semua pelayan dan pengawal di hadapan nya segera.


seorang pelayan yang merupakan kepala pelayan segera pergi dari hadapan semua,ia memanggil semua pelayan dan penjaga sesuai perintah dari 8bu Ani selaku nyonya rumah.tak begitu lama kepala pelayan datang dengan semua pengawas dan pelayan di belakang nya ,setelah sampai di meja makan semua berbaris dengan rapi sambil menundukkan kepala


ibu Ani melihat kedatangan semua pelayan dan penjaga .ia lalu tersenyum kepada semua.


ketiga saudara dan juga Arjuna serta Aditiya heran dengan perintah 8bu nya,mereka melihat kesekeliling karena ramai nya pelayan dan penjaga yang telah berkumpul.mereka hanya diam dan menanti apa yang akan di bicarakan oleh ibu nya.


Ibu kali berkata dengan semua,memberitahukan untuk minta bantuan kepada semua orang agar menyiapkan persiapan untuk acara pertunangan Arjuna dan nayana dalam beberapa hari lagi.yang tidak kurang dari 4 hari dari sekarang.


Mendengar ibu Ani berbicara seketika itu ketiga saudara terkejut dan melirik satu sama lain,mereka berfikir kenapa mereka tidak di beritahu sebelum nya?kenapa bisa secepat ini? apa yang akan mereka lakukan sekarang?


Aditya merasa senang sekali mendengar kabar dari ibu Ani kalau pernikahan akan segera di langsungkan ,ia lalu menyampaikan kepada ibu Ani kalau diri jua bersedia menyiapkan semua nya dan serahkan semua pada nya karena dia akan mengurus semua dengan baik.


ibu bahagia mendengar perkataan dari Aditya dan tersenyum bahagia.


Arjuna yang memang belum tau sama sekali seperti semua orang tersenyum bahagia,tetapi semua orang tidak bisa melihatelobat nya karena Arjuna hanya tersenyum tipis dan kbali datar ketika oarang melihat nya.


Ayu merasa kaget dan sedih ketika mendengarkan hal itu , hati nya hancur karena sebentar lagi lelaki yang ia suka,cinta pertama nya akan menikah.ia hanya berdiri diam di sana,padahal di dalam hati nya ingin sekali melarikan diri dari sana dan menangis sejadi-jadinya..


semua pelayan bahagia dan saling mengobrol,mereka memberitahukan kalau mereka akan melakukan yang terbaik.


ibu lalu membubarkan semua pelayan dan segera memulai makan.


Melihat ibu nya makan,semua pun ikut makan dengan tenang.


semua pelayan pergi dari sana dan kembali bekerja di pekerjaan masing-masing.


begitu pun ayu,ayu langsung melari kan diri masuk ke dalam kamar nya ,ia menangis sejadi-jadinya dan bertekad dalam hati kalau ia akan melupakan arjuna.


ibu heran melihat ayu berlari ntah kemana.ia berfikir


apa yang telah terjadi dengan ayu hingga ia berlari dengan sedih seperti itu,biasa nya dia akan pergi setelah selesai membereskan semua pekerjaan,tapi kenapa dengan hari ini.


nayana merasa telah lama ia berada di dalam kamar,dan perut nya sudah berbunyi.cacing- cacing di perut nya sudah konser di dalam ,itu menandakan kalau diri nya saat ini sedang lapar.ia berfikir akan turun saja ke bawah untuk mengenyangkan perut nya,dan mungkin mereka akan merasa ilfil dengan diri nya sekarang.


nayana keluar dari kamar nya dan turun ke bawah,setelah turun 8a berjalan menuju meja makan,saat hendak sampai ia melihat begitu banyak pelayan berkumpul.setelah itu tak lama kemudian semua nya pergi.


ia menghampiri meja dan menyapa semua.


8bu dan semua orang menatap ke arah nya,ketiga saudara melihat dengan tatapan benci,Arjuna menghindar pandangan nya dan diam-diam tersenyum.aditya tersenyum dan menggoda nayana dengan memanggil nya kakak ipar.


nayana melihat ke arah Aditiya dan tersenyum kaku.ia melihat ke semua orang dan merasa senang karena menurut nya rencana yang ia buat untuk membuat keluarga ini ilfil kepada diri nya telah berhasil.


ibu Ani yang mendengar Aditya menggoda nayana menegur nya,8bu lalu menyuruh nayana untuk segera duduk dan memulai makan nya.. setelah mengatakan itu ibu Ani kembali makan begitu pun semua orang.


nayana segera duduk di meja makan dan mulai makan,ia merasa sanggat lapar sekali jadi ia segera makan tanpa berkata sedikit pun


tak lama setelah itu satu persatu orang telah selesai makan begitu pun nayana.nayana merasa bosan berada di kamar jadi pagi ini ia memutuskan untuk duduk di taman belakang rumah keluarga arjuna.ia duduk di taman belakang melihat ke sekeliling, tiba-tiba telpon nya berbunyi.ia melihat nama Doni dan segera mengangkat nya,ia merasa gembira dan berbicara kepada Doni.


ibu Ani sedang duduk di ruang keluarga bersama Kajal yang sedang mengecat kuku nya.


deepal dan filza berada di dalam kamar menikmati hari-hari bersama anak-anak mereka di kamar masing-masing.


Arjuna sedang berada di dalam kamar nya,ia sedang menatap layar laptop nya mengerjakan pekerjaan nya.arjuna tidak sendirian di sana, ia bersama dengan Aditya yang terus saja menggoda arjuna.berbicara tentang pernikahan Arjuna dengan nayana nanti,dan memberi saran agar mengubah sifat dingin nya Arjuna batik setelah menikah karena takut nayana akan tidak menyukai nya .


Arjuna diam-diam tersenyum,ia berusaha membuka hati nya untuk nayana , seperti yang telah di katakan oleh ayu tempo hari.


ibu Siti segera membereskan semua piring dan menyelesaikan pekerjaan nya,ia segera berjalan cepat menuju ke kamar keluarga nya untuk mencari tahu tentang ayu.


ayu sedang menangis,ia segera membersihkan semua warna hitam di seluruh tubuh nya,ia juga memakan baju dan juga perhiasan,ia juga berdandan.


setelah selesai berdandan ia berdiri di depan cermin dan melihat diri nya di cermin,ia tersenyum dan memuji kecantikan yang ia miliki.


Ibu akhirnya sampai di depan pintu kamar nya,ia segera berjalan masuk dan terkejut sangat terkejut ketika melihat ayu sedang berdiri di depan cermin .

__ADS_1


Ayu terkejut ketika mendengar pintu kamar di buka,ia segera membalikkan badan nya, setelah berputar ia merasa lega ketika ia melihat ibu nya yang berada di pintu.


ibu Siti sadar ketika ia mengingatkan bahwa pintu masih terbuka,ia segera enutup dan mengunci pintu kamar.setelah pintu di kunci ia berjalan ke arah ayu mendekati ayu dan berkata kenapa ayu menghapus warna hitam,dan merias diri?


__ADS_2