Ayu Dan Arjuna

Ayu Dan Arjuna
50


__ADS_3

"deepal dan filza ,tolong jaga adik mu"perintah ibu Ani


selesai berkata seperti itu ibu Ani dan Arjuna turun ke bawah,ketika sampai di bawah semua orang melihat ke arah ibu Ani dan Arjuna


kerabat dekat bernama Laksmi datang mendekati ibu Ani.


"Ani,apa yang terjadi dengan Kajal?"


"iya Ani, bagaimana keadaan nya sekarang?kata Wisnu kerabat lainnya


"Kajal baik-baik saja sekarang"jawab ibu Ani.


"Kajal sakit apa?"Wisnu bertanya lagi


"lagi demam aj,nggak ada sakit yang lain"jawab ibu Ani menenangkan mereka.


"baik lah ayo,silah kan makan.nikmati acara nya"ajak ibu Ani


Arjuna merasa cemas,ia berjalan ke arah ruang rapat .ruang khusus dia dan Aditya juga yang lain membahas masalah pekerjaan.


sampai di sana ia berfikir keras siapa yang telah menyakiti keluarga nya,siapa uang telah berani.bagaiamana mereka bisa masuk ke dalam rumah ini di saat di rumah sedang ramai dan penjagaan telah di perketat.arjuna terus berfikir membuat nya menjadi emosi.


Aditya mengendarai mobil dengan cepat menuju ke apotik .selama perjalanan ia terus saja merasa cemas memikirkan keadaan Kajal sekarang.


"bagaimana keadaan Kajal saat ini? apakah sudah Bagun? siapa yang telah melakukan ini semua kepada Kajal? bagaimana aku tidak bisa memperhatikan semua orang? bagaimana aku kebobolan? kenapa aku tidak bisa menjaga Kajal?bodoh nya aku.kajal tunggu aku pulang,"


setelah berjalan cukup lama akhirnya Aditiya sampai di depan apotik, Aditya pun turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam apotik


"tolong berikan aku obat ini"sambil.lenyerahkan resep obat yang telah di berikan oleh doktor tadi


"tunggu sebentar ya "mengambil resep obat di tangan aditiya.ia membaca sebentar dan mencari obat.tak lama kemudian ia kembali dengan beberapa obat di tangan nya.


"ibu silahkan"menyerahkan sekantong plastik


"berapa?


"30 Rupee"


"ini"menyodorkan uang 50 rupee


"kembali nya "mengembalikkan uang


"terima kasih"berjalan pergi


"sama-sama"


Aditya berjalan kembali ke dalam.mobil,rak lama kemudian mobil.pun berjalan dengan cepat menuju ke rumah Arjuna.


deepal berfikir keras" bagaimana caranya racun tersebut bisa balik ke kita? siapa yang telah melakukan semua ini"


filza berdebat dengan deepal"kak kenapa Kajal yang kau racuni?katanya nayana,sekarang kenapa Kajal?apa kakak juga ingin membunuh kita berdua?"


"tutup mulut mu filza,aku tidak.akan.pernahelakukan ini semua walaupun hanya di dalam mimpi" emosi setelah mendengar perkataan filza


"aku benar telah meletakkan racun di baju nayana,tidak tau kenapa malah Kajal yang terkena" sambung nya lagi


"jadi siapa yang telah melakukan nya kepada Kajal?"berfikir


"aku tidak tau,bagaimana mungkin bisa ada yang tau apa yang kita lakukan,pasti ada penyusup di antara kita" kata nya


"tapi siapa?"tanya filza


"bodoh,bagaimana aku bisa tau,kalau aku tau ,aku tidak.akan berfikir lagi.aku akan segera menghukum dia


"aduh, panas"Kajal mulai siuman


deepal dan filza yang sedang berdiri tak.jauh dari tempat tidur terkejut ketika mendengar suara Kajal


"Kajal"filza membalikkan tubuhnya dan berlari mendekati Kajal yang berada di tempat tidur.


"dik"deepal.juga berjalan mendekati Kajal


"kak"kata Kajal


"kamu sudah baikan Kajal"kata filza


"apa yang telah terjadi?"sambung filza


"tidak tau kak, awalnya tubuh ku terasa sedikit panas,tapi lama-lama bertambah panas dan gatal,lalu tubuhku menjadi lemas"


"apakah ada seseorang yang telah masuk ke dalam kamar mu?"tanya deepal


"tidak ada kak"jawab Kajal


"bagaimana bisa?"kata deepal


"emang nya kenapa kan?"tanya kajal penasaran


"itu semua adalah efek dari racun yang telah di berikan kakak deepal di dekat baju saree nayana"jelas filza


"apa?"kaget


"kenapa bisa gini kak,apa kakak tidak tau,aku hampir mati tadi"berteriak marah


"apa kakak ingin membunuh ku" mulai menangis


"tenang Kajal"filza mendekati Kajal dan memeluknya


"bagaimana bisa tenang kak,aku hampir saja mati tadi"menangis

__ADS_1


"diam Kajal,"membentak


"ini semua buka salah aki,ada orang lain yang telah melakukan nya,aku tidak tau siapa dia"kata nya menjelaskan


Aditya pun telah sampai di depan rumah,ia segera turun dan berjalan masuk ke dalam kamar kajal yang berada di atas,ia berjalan sedikit santai agar tidak membuat tamu cemas,setelah naik ke lantai atas,ia segera mempercepat langkah nya menuju kamar kajal.ia segera membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu.itu membuat ketiga saudara yang berada di dalam.kamarwnjadi terkejut


"Kajal"panggil aditya


"dit"jawab Kajal


ketiga saudara menghembuskan napas lega, Aditya berjalan masuk dan mendekati tempat tidur Kajal,ia menyerahkan kantong berisi obat itu kepada filza.


filza ingin mengambil nya tetapi di hentikan oleh deepal.


"filza"panggil deepal


"iya kak"jawab filza


"ayo kita keluar,kita mengobrol di dalam kamar ku saja"ajak deepal


"kajal bagaimana?"tanya filza


"Aditya,tolong jaga Kajal sebentar"kata deepal


"kami akan berbicara sebentar dan akan turun menemui tamu"kata deepal lagi


"baik kak"jawab Aditya


deepal dan filza berjalan pergi keluar kamar Kajal.masuk ke dalam kamar deepal.


Aditya mendekati Kajal"bagaimana keadaan mu?"tanya Aditya sambil melihat ke arah Kajal


"sudah baikkan"jawab Kajal


"minum obat nya dulu ya"Aditya mengeluarkan obat dari kantong plastik,membaca sebentar lalu mengeluarkan obat dari bungkus nya.aditya mengambil gelas yang berisi air di atas meja kecil samping tempat tidur.lalu menyerahkan nya kepada Kajal.


Kajal mengambil obat dan gelas dari tangan Aditiya dan meminum nya.


"kalau gitu aku ke bawah dulu ya"Adit mengambil gelas dan meletakkan kembali ke atas meja.setelah itu ia berjalan ke arah pintu.


"tunggu"teriak Kajal


"ada apa"Aditya menghenti kan langkah nya dan memutar tubuh nya menghadap ke arah Kajal


"apakah boleh ,kak Adit di sini saja?"pinta Kajal


"aku takut"sambung Kajal,Kajal memang takut ketika mendengar pemb kakak nya tadi,kalau ia bisa seperti ini karena ulah orang dalam ,ia takut kalau ia akan terkena lagi


Aditya merasa kasian,ia berjalan ke arah Kajal dan duduk di samping tempat tidur.ia melihat kajal menangis dan merasa kasian.ingin sekali memeluk Kajal untuk menenangkan nya tetapi ia terlalu takut.memilih untuk diam memperhatikan


"kak adit "lirih Kajal


"kak,.."


"hm"


"aku... aku.."


"kenapa Kajal?"


"aku cinta sama kamu"


mendengar perkataan kakak, Aditya menjadi terkejut tidak percaya.


"maksud kamu apa?"tanya nya lagi.ia tidak percaya dengan pendengaran nya


"iya kak, aku jatuh cinta sama kamu kak"jelas nya lagi


"aku cinta sama kamu sejak dulu "


"aku juga cinta sama kamu Kajal"kata Aditya membuat Kajal terkejut


"ia Kajal,aku juga cinta sama kamu"


lajal kerasa bahagia ketika mendengar perkataan Aditya,ia memeluk aditya dengan erat.aditya terkejut dengan apa yang telah di lakukan oleh Kajal tetapi ia membalas pelukan Kajal . perasaan nya saat ini bahagia karena cinta nya di sambut oleh seorang yang ia cintai.


deepal dan filza beras di dalam kamar deepal membicarakan siapa yang harus mereka curigai,tetapi tiba-tiba seseorang ntah dari mana melemparkan batu dengan pesan di sana.seseorang itu melempar batu itu ke jendela deepal membuat kaca nya pecah


saat itu deepal dan filza sedang berbicara dan seketika terkejut ketika mendengar suara pecahan kaca.


deepal dan filza berlari ke asal suara dan terkejut melihat kaca terpecah.


filza melihat ke satu sisi dan melihat kertas buku yang di buat jadi bola dengan batu kecil di dalam kertas tersebut.


filza berjalan ke arah surat itu berada dan mengambil nya,setelah di ambil filza lalu memberitahukan nya kepada deepal


" kak"


" ya" melihat ke arah filza


"ini kak"sambil memperlihatkan kepada deepal.apa yang ia temukan.


"apa itu"penasaran


"tidak tau kak"tadi aku temukan di sana"sambil menunjuk ke arah tempat di temukan nya


deepal mengambil dari tangan filza,lalu membuka dan terkejut ketika melihat tulisan yang berada di balik kertas tersebut.


*kalian harus nya bersyukur kepada dewa karena aku tidak membunuh adik mu.

__ADS_1


" sial,siapa yang* telah melakukan semua ini" sambil membuang kertas itu ke lantai


" kenapa kak?" heran


deepal hanya diam tidak menjawab pertanyaan dari filza.karena Deepak tidak menjawab pertanyaan nya jadi ia berlari ke arah kertas yg di lempar.ua mengambil dan membacanya.


" kak ,siapa yang melakukan ini"


deepal marah,ia emosi.seketika ia teringat seseorang.deepal langsung berjalan cepat ke arah kamar anak nya.filza mengikuti langkah kakak nya menuju kamar putra kakak nya


di dalam.kamar anay sedang menidurkan putra nya,putra nya tadi merasa mengantuk dan dia memutuskan u tuk membuat anaknya tidur.


deepal sampai di depan kamar anak nya dan dengan paksa membuka pintu.anay yang sedang menyelimuti anaknya terkejut ketika mendengar suara pintu terbuka dengan keras.


deepal masuk dengan paksa .anay melihat deepal yang telah membuat keributan .anay menghampiri deepal dan menarik deepal keluar dari kamar anay menarik deepal aampai di kamar nya.


deepal trus berusaha melepaskan tangan nya dari genggaman anay tapi tidak bisa terlepas.ia ingin berteriak tetapi ia urungkan karena takut tamu-tamu mendengar.kadi ia mengikutinya saja ,sampai di dalam kamar nya ia segera menghentakkan tangannnya,dan tangannya pun terlepas.


Filza kaget dengan apa yang telah di lakukan oleh kakak ipar nya,karena anay tidak pernah bersikap.kasar kepada deepal walaupun ia di olok-olok oleh kakak nya selama ini,tapi kenapa sekarang seperti ini..


filza mengikuti langkah kakak dan kakak ipar nya dan sampai ke dalam kamar kakaknya.


"apa yang telah kamu lakukan? tangan ku sakit" deepal berteriak


"apa yang telah kamu lakukan?anak kita sedang tidur,kamu tau"


"Apak yang ku lakukan,kenapa kamu meracuni Kajal?"balik marah


"maksud kamu apa?"heran


"ini"memberikkan kepada Anay"


"kamu kan yang melakukan hal ini?"sambung deepal lagi.


anay mengambil surat dari tangan deepal dan membacanya,setelah ia membaca ia pun tertawa


"apa yang kamu tertawa kan?"heran


"ternyata seorang penjahat sedang di permainkan oleh seseorang"kata nya


"dewa telah kembali berpihak kepada kebenaran,syukurlah"bersyukur karena dewa


"apa yang kamu katakan"bingung


"ini adalah sebuah peringatan dari dewa, bertobatlah kalian,jangan ganggu Arjuna lagi"ia berjalan sambil ketawa meninggalkan kamar sambil terus tertawa.


"anay"deepal berteriak


"jadi siapa yang telah melakukan ini semua Kaka?"tanya filza


"diam,aku tidak tau"ia berjalan meninggalkan kamar nya dan berjalan turun ke bawah.sebeluk turn ia menarik napas dan merubah expresi wajahnya menjadi tenang kembali.


filza juga mengikuti kakak nya berjalan turun ke bawah dan berjalan mendekati ibu nya yang sedang berbicara dengan tamu


deepal juga berjalan ke arah ibu nya,ia menatap marah kepada suami nya yang berada tidak jauh dari nya.anay terlihat cuek dan kembali mengobrol dengan tamu yang lain


ibu MElihat kedatangan deepal dan filza ,lalu merasa heran dan bertanya"kenapa kalian ke sini? siapa yang menjaga Kajal?"


"Aditya ada di sana bu,kami merasa tidak 3nak dengan para tamu jadi kami memutuskan untuk menemui tamu saja"jawab deepal dengan tenang.


"apakah Kajal baik-baik saja?apakah sudah minum obat?"tanya ibu cemas


"sudah Bu,dia sudah merasa baikkan tadi"jawab filza


" baiklah "jawab ibu singkat


ibu ,deepal dan filza berbicara dengan para tamu.


satu persatu tamu telah pulang dan tinggal lah keluarga inti.keluarga inti duduk di sofa berbicara kepada ayah nya nayana


Kajal dan Aditya masih saling berpelukan, tiba-tiba aditya melepaskan pelukkan nya dan melihat ke segala arah.


Kajal melihat kecemasan di wajah aditya dan bertanya "kenapa?"


"aku takut"


"kenapa?"


"bagaimana kakak Arjuna melihat kita?"


"biarkan saja"


"tidak Kajal,aku memang mencintai mu tetapi kita harus menguburnya dalam-dalam,karena aku tahu posisi ku di rumah ini"


ia berjalan pergi meninggalkan Kajal .


Kajal menangis ketika mendengar kan perkatakan dari aditya.


ayu dan semua 0elayan membereskan semua peralatan makan dan semua dekorasi rumah,mereka membersihkan semua hal


nayana merasa capek dan meminta izin untuk kembali ke dalam kamar nya.


semua nya memgangguk tanda setuju .setelah kepergian nayana,ayah nya pak Kasim juga berpamitan untuk 9ulang kerumah nya karena hari sudah semakin malam.


pak Kasim pun pergi setelah meminta izin,8a berjalan keluar dan masuk ke dalam.mobio yang terparkir di depan rumah arjuna.tak.lama pak Kasim masuk mobil pun melaju dengan cepat meninggalkan rumah Arjuna dan berjalan menuju ke rumah nya.


ibi Ani,duduk kembali di sofa.deepal dan filza melibat 8bu nya uang begitu cas dan ikut duduk di samping ibu nya.anay juga ikut duduk.


ibu Ani mengatakan kepada anak dan menantu nya apa yang membuat ia merasa cemas,ibu Ani berfikir siapa yang telah melakukan ini semua kepada Kajal putrinya.ibu Ani pun sedih.

__ADS_1


deepal memeluk ibu Ani dan menenangkan nya sambil berkata "ibu tenang saja,Arjuna pastikan tidak akan tinggal diam,ia akan mencari pelaku nya


__ADS_2