Ayu Dan Arjuna

Ayu Dan Arjuna
53


__ADS_3

"apakah itu semua perlu ibu?" tanya Arjuna kepada ibu nya


"ya"jawab mereka semua serentak


"ya, baik lah kalau begitu.aku akan mencoba nya"sembari bangun dari tempat duduk nya


"ayu,lupa kan lah Arjuna,karena kita tidak cocok dengan keluarga Arjuna yang kaya seperti ini"jelas ibu yang sudah berhasil mengajak ayu kembali ke dapur


ayu termenung seketika sesudah ibu selesai mengatakan isi hati nya,ia lalu sadar dan mengambil makanan penutup lalu membawakan nya ke meja makan.saat itu berselisih jalan dengan Arjuna yang baru saja bangun dari duduk.tetapi ketika Arjuna melihat ayu ,ia pun menghentikan langkah kaki nya dan memutar wajah nya ke hadapan ayu


"ayu" panggil Arjuna


ayu diam tanpa kata dan melihat ke arah Arjuna berada sambil meletak kan mangkok yang ia bawak dari dapur ke meja makan


"ayu,mulai hari ini,temani nayana.umur kalian sama,mungkin dia akan membagi keluh kesah nya dengan mu"kata Arjuna


"baik tuan"jawab ayu singkat


Arjuna pun berlalu pergi setelah mengatakan itu semua kepada ayu.


"oh iya ibu,besok di hari pertukaran cincin,ayah nya nayana akan datang dengan seseorang yang spesial"kata Aditya


"baik plah kalau begitu"jawab ibu.


ibu Ani dan semua nya melanjutkan makan nya,dan setelah beberapa saat kemudian satu persatu orang pun telah selesai makan dan kembali ke kamar masing-masing.


deepal berjalan menuju kamar filza untuk melihat kondisi filza,ketika ia hendak masuk kem dalam kamar filza,filza telah keluar dari kamar dan itu membuat deepal tidak perlu mengetuk pintu kamar filza.


"hai kak"sapa filza


"iya,udah sehat"tanya deepal


"udah kak"jawab filza


"kalau begitu,kenapa tidak turun sarapan?"tanya deepal


"aku tidak merasa lapar kak, sebentar lagi aku akan ke dapur untuk sarapan"jawab filza


"oh ,ya sudah kalau begitu"deepal pun berjalan berputar ke arah kamar Kajal


"kakak mau kemana?"tanya filza saat deepal berputar ke arah kamar Kajal


"kekamar Kajal,mau lihat keadaan nya"jawab deepal


"aku ikut"


"ya sudah"deepal masuk ke kamar Kajal tanpa mengetuk pintu kamar terlebih dahulu,filza mengikuti langkah deepal masuk ke dalam kamar Kajal dan segera menutup pintu.


" Kajal?"berjalan masuk dan tidak melihat keberadaan Kajal dimana pun.


"Kenapa kak?"tanya filza yang baru saja tiba


"Kajal tidak terlihat di mana-mana"


"mungkin lagi di kamar mandi kak"jawab filza


"mungkin "


filza dan deepal pun duduk di tempat tidur Kajal sambil menunggu Kajal kembali.tetapi setelah lama mereka berbaring di tempat tidur Kajal beluk juga kembali


"filza,kemana Kajal?kok belum kembali juga"tanya deepal


"nggak tau kak"


"coba kamu lihat di kamar mandi"perintah deepal


"baik kak"kata filza


filza pun berjalan menuju kamar mandi,saat dia membuka pintu kamar mandi,alangkah terkejut nya ia ketika ia tidak melihat Kajal berada di dalam kamar mandi.


" Kajal tidak ada di kamar mandi kak"kata filza sambil berjalan ke arah deepal


"apa?"deepal kaget


"kemana ya dia"


"coba telpon nomor nya" perintah deepal


filza pun mencari nomor Kajal dan segera menghubungi nya.


* di kamar ibu Ani


ibu yang baru selesai sarapan berjalan masuk ke dalam kamar, ketika ibu Ani membuka pintu kamar betapa terkejut nya ia melihat Kajal sedang berbaring di tempat tidur ibu nya.


"Kajal?"panggil ibu Ani


"ibu"melihat ke arah ibu Ani yang masih berada di pintu .


"kenapa sayang"berjalan ke arah tempat tidur .


"tidak ada ibu"mengusap mata


"kamu kenapa?kamu nangis nak?"tanya ibu panik dan mempercepat langkah nya


"tidak ibu"jawab Kajal


"masih sakit sayang? apa nya yang sakit? di mana yang sakit? kasih tau ibu nak"kata ibu penuh perhatian


"tidak ibu"berusaha menyembunyikan wajah nya


"Kajal,lihat ibu"perintah ibu Ani kepada kajal


"Kajal"panggil ibu karena Kajal belum juga menoleh ke arah nya


ibu memengang dagu Kajal dan perlahan menghadap kan wajah Kajal ke wajah nya.kajal tidak bisa menahan air mata nya,ia segera memeluk ibu nya.


"Kajal,kamu kenapa?"kaget melihat Kajal menangis


"ibu"panggil nya penuh lirih


"kamu kenapa nak?"


Kajal tetap saja masih diam ,dia tetap belum bisa berbicara kepada siapa pun.


"Kajal,cerita sama ibu,kamu ada masalah apa?"tanya ibu


"Kajal"


"nak"


"ibu"

__ADS_1


"iya nak"


"apakah kita boleh jatuh cinta?"


"boleh dong sayang,emang nya kamu lagi jatuh cinta? sama siapa?"tanya ibu dengan lembut


"apakah,ibu marah jika aku jatuh cinta sama bawahan kak Arjuna?"


"siapa?"


"apakah kajal.nggak boleh jatuh cinta sama mereka?"


"ibu nggak memilih sayang,kalau kamu cinta ya sudah.ibu nggak pernah ngelarang"


"terus kenapa dia nggak mau sama Kajal?"


"siapa nak?"


"dia juga cinta sama Kajal,tetapi katanya status kita berbeda ,jadi dia nggak mau"


"siapa?"


"ibu janji y nggak akan bilang sama kak Arjuna"pinta Kajal


"iya"


"janji?"


"janji sayang"


"baiklah kalau begitu"


"siapa orang nya?"tanya ibu Ani


"kak aditya"


"apa?"tanya ibu


"iya ibu Kajal jatuh cinta sama kak aditya sejak dulu,dan ternyata kak Aditya juga cinta sama kajal.c8nta Kajal di sambut ibu.tetapi kak aditya memilih untuk melupakan perasaan nya pada Kajal,karena kata nya status kita berbeda.ibu apakah ibu marah?"


"kenapa aditya bilang gitu ke kamu?,kamu tenang ya sayang.ibu akan marahi dia nanti.sekarang kamu tenang ya,jangan nangis lagi"


"ibu nggak marah?"


"kenapa 8bu marah?"


"benar ibu"


"iya sayang,kalau kamu memang cinta sama aditya,8bu nggak marah.lagian ibu kenal sama dia sejak dulu.jadi ibu tau baik buruk nya dia."


"makasih ya ibu"


"ya sayang,sekarang kamu tenang ya"


"emm,kalau kak arjuna gimana Bu?apa kak Arjuna akan marah?"


"nggak,ibu yakin kakak-kakak mu nggak akan marah"


"sungguh?"


"iya"


"makasih ibu" tersenyum bahagia


"udah ibu"


"udah minum obat?"


""udah ibu"


" eh" kaget ketika mendapatkan ponsel yang sedang ia pegang bergetar


" kenapa Kajal" tanya ibu Ani


" kak filza menelpon ibu"


" ohh"


" angkat dong,siapa tau penting"


" hm, penting apa emang nya?pasti kakak lagi nyari-nyari Kajal di kamar"


" kenapa kakak mu nyariin kamu?"


" mungkin mau lihatin kondisi Kajal tapi Kajal nggak ada di kamar.hehe" tersenyum


"ibu Kajal boleh kan tidur di kamar ibu hari ini?"


" boleh dong sayang"


" tapi ,Kajal ke temuin kakak dulu ya Bu"


" baiklah"


" bye ibu" mencium ibu nya dan berjalan pergi


Kajal berjalan menuju kamar deepal ,dan ketika ia membuka pintu kamar ia tidak melihat kak deepal ataupun filza di sana.


kajal lalu memutuskan untuk pergi ke kamar filza saja.siapa tau mereka ada di sana .fikir Kajal


Kajal pun menutup pintu kamar deepal dan berjalan lagi menuju kamar filza,ketika sampai di depan kamar filza,ia melihat kakak iparnya keluar dari kamar.


"Kajal"panggil Jonathan yang baru keluar dari kamar nya


"iya kakak ipar"jawab Kajal


""udah sehat?"tanya Jonathan


"udah mendingan kak ipar,em kak filza ada di kamar kak?" tanya kajal


"tidak ada,emang kenapa?"


"emm"nggak ada kak,ya udah.kajal masuk ke kamar dulu ya"pergi meninggalkan Jonathan


Jonathan hendak berjalan ke lantai bawah untuk meminta teh,tetapi langkah nya terhenti ketika ia mendapatkan sebuah telepon dari seseorang ia segera memutar langkah nya dan kembali masuk ke dalam kamar nya.


Kajal masuk ke dalam kamar nya dan membuat kedua kakak nya yang sedang mencari nya kaget.


"hai kakak-kakak ku yang cantik"sapa Kajal dengan bahagia


"Kajal"

__ADS_1


"dari mana saja kau"tanya deepal


"dari kamar ibu"berjalan dan duduk di tempat tidur


"kenapa ku di kamar ibu?"tanya filza


"tidak ada kak"jawab Kajal


"puas kami nyariin kamu, ternyata di kamar ibu,tadi telpon ku kenapa nggak di jawab?


"kakak ngapain nyariin aku?"


"nggak tau kak deepal"


"kenapa kak?"tanya kajal kepada deepal


"kita harus mencari tau siapa orang yang telah mengirimi kita surat itu"kata deepal


"surat apa kak?"tanya kajal yang memang tida tau tentang surat itu


deepal terus saja berfikir tentang siapa kan orang nya uang telah mengawasi mereka dan telah meletakkan racun itu ke dalam saree Kajal.


Kajal marah,karena pertanyaan nya tidak di jawab oleh kakak-kakak nya.


"surat apa sih kak?"


"hmm sudah lah kak ,aku merasa capek" kata filza


"aku akan ke kamar ku dahulu ya kak"sambung nya lagi sambil berjalan menuju ke pintu


"tunggu"melihat kalung yang berada di leher filza


"ada apa kak?"menghentikan langkah nya


"apa kah suami mu yang memberikan kalung itu kepada mu"pandangan nya mengarah ke leher filza


""ya kak,ia membelinya sewaktu akan pulang kemaren"jawab filza sambil menyentuh kalung di leher nya


"siapa yang telah ia bohongi kali ini?" kata deepal


"maksud kakak apa?"tanya filza


"iya,siapa yang telah ia bohongi saat ini.apakah cinta mu?"


"di mana suami mu sekarang?" tanya deepal


"kenapa kak?"


"aku lihat tadi,kakak ipar masuk ke kamar nya"


"ya sudah,ayo kita temui"


deepal berjalan keluar kamar dan masuk ke kamar filza,di ikuti oleh filza dan Kajal di belakang nya.


di dalam kamar filza, Jonathan sedang menelpon dengan seseorang secara diam-diam.ia memanggil dengan panggilan sayang.deepal dan yang lainnya mendengar percakapan Jonathan dengan seseorang.


"siapa?kata deepal tiba-tiba


Jonathan yang sedang berbicara tiba-tiba terkejut ketika mendengar suara deepal.ia segera membalikkan tubuhnya dan melihat keberadaan istri nya dan kedua saudara istri nya.jonathan segera mematikan telepon


"itu adalah klien ku" jawabnya


"klien apa klien?"tanya deepal


"klien"


"jangan bohong ya kamu"kata filza


"iya sayang,hanya klien"jawab Jonathan


"kalau begitu,ayo tulis kan surat cinta untuk filza"


"apa?"


"ya,ayo cepat tulis"


",baik lah"dengan malas ia menjawab


"cepat kakak ipar.itu di sana,ada pena dan juga kertas"menunjuk ke meja kerja yang berada di sudut kamar filza


"dengan malas Jonathan pun berjalan ke arah meja kerja dan duduk di sana,ia mengambil kertas dan juga pena.lalu mulai menulis.


baru beberapa bait kata yang di tulis oleh Jonathan,deepal dengan cepat merampas dari Jonatan dan mulai mencocokkan tulisan Jonathan dengan tulisan dari surat ancaman seseorang.


" kenapa?" tanya Jonathan kepada filza


filza hanya diam,tidak memperdulikan perkataan dari suami nya itu,ia marah karena ia merasa curiga terhadap suami nya


"sial" kata deepal tiba-tiba


" kenapa kakak?"tanya kajal penasaran


"bukan dia,jadi siapa?"tanya deepal.deepal berjalan meninggalkan kamar filza dan di ikuti oleh Kajal, sedang kan filza masih tetap berada di kamar nya dengan suami nya


deepal terus saja berjalan meninggalkan Kajal,sedangkan Kajal memilih untuk masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.deepal terus berjalan dan berjalan menuju kamar arjuna.ketika sampai di depan kamar Arjuna,deepal melihat keberadaan Aditya yang sedang menelpon di sana.


"Aditya"


"ya"mematikan telpon nya dan berbicara kepada deepal


"apakah kau sudah menulis nama-nama tamu yang akan datang ke acara pertukaran cincin Arjuna dan nayana besok?"ia melihat secarik kertas tulisan Aditya berada di atas meja


"belum ,kau saja yang melakukan itu,aku sedang sibuk"jawab Aditya meninggalkan depal dan menelpon seseorang


""baik"ia melihat ke arah Aditya,dan ketika Aditya melihat ke arah lain dengan cepat ia segera mengambil kertas itu dan segera berjalan dengan cepat meninggalkan tempat itu.


deepal terus saja berjalan menuruni tangga kamar Arjuna,sambil terus melihat ke belakang takut aditya melihat nya mengambil kepunyaan nya.


ketika sampai di bawah tangga,dan melihat ke sekitar tidak melihat siapa pun orang uang lewat,deepal segera mengeluarkan kertas miliknya dan mencocokan tulisan itu dengan tulisan milik Aditya.


lama ia meneliti dan ternyata.


"hmm tidak sama juga,berarti buka Aditya,jadi siapa?"gumam deepal pelan


setelah itu ia pun kembali berjalan ke arah kamar nya,dan membuang kertas milik Aditya ke dalam tempat sampah.


ayu dan ibu Siti membersihkan semua meja makan, dan segera memanaskan makanan,mereka juga telah selesai membersihkan piring kotor nya.setelah selesai melakukan semua mereka pun kembali ke dalam kamar mereka.


Arjuna baru saja selesai menelpon seseorang di kamar nya,setelah selesai ia pun keluar dari kamar nya.dan melihat aditya sedang berada di depan pintu nya sedang sibuk menelpon.dan tidak melihat Arjuna datang.Arjuna tidak ingin menganggu Aditya dan percaya kepada Aditya kalau akan segera mencerita kepada nya,ia segera berjalan ke meja kerja dan dan duduk di sana.


Arjun lalu membuka laptop milik nya dan mengerjakan pekerjaan nya.

__ADS_1


setelah selesai menelpon , Aditya memutar tubuhnya dan terkejut ketika melihat Arjuna telah duduk di meja kerjanya.


__ADS_2