
sebelum pergi, Jonathan berkata kepada ibu Siti
" tolong antar kan makan malam ku ke dalam kamar"
" tapi tolong jangan suruh ayu yang mengantarkan nya karena kalau sampai ayu yang mengantarkan nya aku pasti akan mendapatkan mimpi buru" kata Jonathan
ibu Siti pun pergi ke dapur dan mulai memanas kan masakan.
Jonathan lalu berbicara dengan suara yang agak pelan kepada semua orang,.
" kak,tolong jangan percaya kepada ayu dan ibu nya,aku takut mereka adalah musuh dalam selimut"
Arjuna dan yang lain tidak menjawab perkataan dari Jonatan dan tetap diam
" Jonathan,sudah kah ayo masuk ke dalam kamar kalian dan tolong jaga filza"
" baik" Jonathan dan filza pun berjalan masuk kedalam kamar nya
Arjun ,ibu,dan yang lainnya juga ikut masuk ke dalam kamar mereka
Arjuna kembali lagi ke dalam kamar nya setelah mengantarkan ibu Ani ke kamar nya.
deepal dan anay masuk kedalam kamar mereka dan tertidur
setelah memanaskan masakan ibu pun membawa makanan ke kamar filza dan Jonathan
Aditya masih berada di lantai bawah.san melihat ke arah ayu dengan wajah datar.ayu yang di lihatin merasa ketakutan dan menundukkan wajah nya.
Aditya berjalan mendekati ayu.kwtika sampai di depan ayu, Aditiya lalu mengacungkan jempol ke atas dan berkata
ibu Siti mengetuk pintu kamar setelah sampai didepan pintu kamar filza.
filza segera membuka pintu setelah mendengar ketukan pintu,ia mengambil piring itu dan segera menutup pintu.ia memberikkan piring itu kepada suaminya
setelah mengantarkan makannan ibu pun kembali ke bawah dan melihat aditya sedang berjalan ke arah ayu
" kamu keren" sambil tersenyum
ayu terkejut mendengar perkataan Aditya dan melihat ke arah Aditya,lalu ayu tersenyum.
ayu dan kedua orang tua nya berjalan kembali ke arah kamar mereka masing-masing
" untung saja , Jonatan itu tidak memarahi kita" kata ayah Adi
" kalau sampai dia marah atas apa yang kamu lakukan ayu,habis lah kita.kita akan di usir dari rumah ini" sambung ayah Adi
" ust diam lh" kata ibu Siti
" ya aku takut saja, kalau terjadi tadi kita akan tinggal di mana??? kita nggak punya uang untuk mencari tempat tinggal yang baru" kata ayah Adi
" kamu lagi ayu,kenapa kamu suka sekali berkeliaran di malam hari? apa yang kamu cari?" tanya ayah Adi
"iya,jawab ayu" desak ibu Siti
"tidak ada apa-apa ayah,ibu.aku tadi merasa haus sedangkan air di kamar sudah habis.aku hanya ingin mengambil air"jelas ayu
" ya sudah, ayo kembali tidur" anak ibu Siti
" ya ibu"
merekapun masuk ke dalam kamar dan kembali tidur .
Aditya berjalan ke arah pintu utama dan melihat para penjaga sedang tertidur, Aditya marah lalu membangunkan mereka.
" hei kalian,bangun bangun" teriak Aditya sambil menggoyangkan tubuh para penjaga
" bangun" tidak ada yang bangun
Aditya terus saja menggoyang tubuh mereka tetapi mereka tetap saja tertidur,tapi setelah beberapa lama akhirnya seseorang bangun.
" ya ada apa tuan"jawab nya setengah sadar
" ada apa, ada apa.ayo bangun"
" hmm"
" bangun nggak kalian atau aku tembak kalian" ancam Aditya
mendengar ancaman dari aditya seketika semua penjaga terbangun dan berdiri sambil .melihat 8tu Aditya tersenyum karena ulah nya mereka semua seperti ini.
" cuci muka kalian" perintah Aditya
satu persatu penjaga pergi dari sana menuju ke kran air yang berada di samping teras rumah itu untuk mencuci muka mereka,setelah mencuci muka , mereka pun kembali berdiri di depan Aditya.
" kenapa Aditya"
" hmm kenapa kalian tidur di saat masih menjaga keamanan rumah ini?"
" kami mengantuk"
" kenapa kalian tidur semua,bukan nya bisa gantian tidur nya?"tanya aditya
"maaf"
" kalian sadar nggak ada yang masuk kerumah ini barusan?"
" siapa"
" siapa"
"nggak tau,emang siapa?
" untung saja yang masuk kak Jonathan,kalau orang yang berniat jahat sama seluruh keluarga dan bahkan kx Arjuna bagaimana?"
" ohhh"jawab mereka serentak yang mulai paham dengan perkataan Aditya
"hmm sekarang kalian harus jaga rumah ini,gantian tidur nya. oke?" perintah Aditya
" baiklah"jawab mereka
"baiklah kalau begitu aku ke dalam dulu,kalian terus jaga rumah ini ya"kata Aditya sambil berjalan menuju kamar Arjuna di lantai atas,meninggalkan para penjaga.
setelah melihat aditya pergi seorang penjaga berkata kepada yang lain.
"enak saja dia nyuruh- nyuruh kita"
"iya,tunggu saja tanggal mainnya,ketika bos kita telah berhasil melumpuhkan Arjuna,dia akan kita siksa habis-habisan"
"iya"
semua penjaga tertawa riang,memikirkan sesuatu yang mereka yakini
di kamar
"siapa dia"tanya Jonathan kepada filza
"dia adalah gadis yang menyelamatkan kak Arjuna"jawab filza sambil terus mengompres luka memar suami nya.
"oh,jadi dia yang menggagalkan rencana kita"
__ADS_1
"ya seperti itu lah suamiku"
"kenapa jelek sekali?"
"hahah"filza hanya tertAwa
" kok wajah nya putih sekali?"ejek Jonatan
"cantik kan?" tanya filza sambil tertawa
"rasa-rasanya apa ya yang di makan ibu jua saat melahirkan dirinya"tanya Jonathan
"aku pun tidak tau suami ku"
"oh iya"Jonathan teringat sesuatu.
Jonathan lalu turun dari tempat tidur nya dan berjalan menuju ke arah meja rias,di sana ada tas kerjanya.iaengambil tas itu dan membawa kembali ke tempat tidur.
filza membereskan piring bekas makan suaminya tadi dan meletakkan di luar kamar,akan ada pelayan yang mengambilnya besok pagi.
filza kembali masuk ke dalam kamar nya dan duduk di tempat tidur samping suami nya.
Jonathan lalu membuka tas tersebut dan mencari sesuatu di dalam sana,setelah dapat ia pun mengeluarkan nya.
"apa itu"kata filza penasaran.jonatha menyembunyikan kan di belakang tubuhnya
"ada hadiah untuk mu"kata Jonathan
"apa "penasaran
"ini"sambil menunjuk kan kepada filza
"kalung"kaget setelah melihat benda di tangan suaminya
"iya"
"cantik sekali"
Jonathan lalu memakaikan kalung tersebut ke leher filza,dan filza pun tersenyum bahagia.tetapi tiba-tiba raut wajah filza berubah.
"dari mana kamu mendapatkan ini suamiku?" tanya filza
" aku mendapat kan 50 lakhs keuntungan.tetapi aku bilang sama Arjuna cuma mendapatkan 20 lakhs keuntungan"
"waah,kamu pintar suami ku"
"hahaha,ayo simpan itu"
"baik"filza bangun dan berjalan ke arah lembari,ia membuka kalung tersebut dan menyimpan nya di dalam lemari.
"ya sudah lah,ayo kita tidur"
"em"
filza dan Jonathan pun tidur
Aditya berjalan masuk ke dalam kamar Arjuna secara diam-diam,takut membangun kan Arjuna yang tertidur.setelah menutup pintu kamar Aditya pun segera membaringkan tubuhnya di tempat tidur
" udah"kata Arjuna
"kak"Aditya kaget
" udah"
"apa kak?"
"bagus"
"iya kak"
Aditya dan Arjuna pun tertidur.
*pagi hari
"ayu,ayo bangun"panggil ibu Siti
"iya ibu"ayu menjawab sambil menggosok mata nya
"ayu ayu,sekarang sudah jam berapa,kita harus segera menyiapkan sarapan untuk keluarga Arjuna"segera Bangun dan menuju ke dalam kamar mandi
"iya ibu"ayu bangun dan segera membereskan tempat tidur nya
"Roni,ayo bangun"panggil ibu setelah keluar dari kamar mandi
"Roni,bangun"ibu berjalan ke arah Roni dan membangun kan nya
"ayu segera mandi"
"iya ibu"berjalan ke kamar mandi
ayu mandi dan membersihkan badan nya,selesai mandi ia segera Menganti pakaiannya ,tak lama kemudian ia pun keluar,setelah ayu keluar Roni masuk ke dalam kamar mandi dan mandi.ibu lalu berjalan ke arah ayu dan membantu ayu untuk mengoleskan warna hitam ke tubuh ayu.
setelah selesai membantu ayu ,Roni pun keluar dari kamar mandi .
ayu segera berjalan ke luar kamar menuju dapur,sedangkan ibu membantu Roni untuk memakai seragam sekolah nya, setelah selesai ibu pergi ke dapur untuk membantu ayu di dapur.
Aditya dan Arjuna Bagun dan sedang melakukan olahraga pagi.di halaman belakang rumah
ayu yang sedang memotong sayuran sbim duduk di meja makan melihat Arjuna dan Aditya dari jauh,ia segera berjalan menuju tempat Arjuna dan Aditya berada.
"maaf tuan"tiba-tiba datang mengejutkan arjuna dan Aditya
"apa"Aditya menjawab
"apakah tuan mau minum?"
Arjuna menghentikan kegiatannya dan memutar tubuhnya memghadap ke ayu
"bukan kah tadi malam kau melarang ku untuk berhenti minum? kenapa sekarang kau menawarkan ku minuman?"tanya Arjuna
"apa?kapan?"tanya aditya penasaran
Arjuna hanya diam saja Tampa berkata sedikit pun ,ia hanya melirik ke arah Aditya dan Aditya pun terdiam.
"maaf tuan ,maksud ku teh atau kopi"kata ayu
"teh"jawab Arjuna singkat
"kalau aku kopi ya"jawab Aditya sambil berjalan meninggalkan ayu berjalan mengikuti langkah Arjuna.
"baik"ayu pun pergi ke bawah menuju ke dapur.
"ayu"tanya ibu setelah melihat anak nya datang
"iya ibu"menuju ke kompor dan memasak air
"dari mana saja"tanya ibu
"tuan Arjuna meminta di buatkan teh"jawab ayu
__ADS_1
"oh,baiklah"jawab ibu Siti
"setelah mengantarkan teh ,segera bantu ibu memasak"sambung ibu Siti
"baik ibu"jawab ayu
setelah air mendidih,ia segera memasukkan ke dalam gelas ,ia pun pergi membawa nampan berisi gelas kopi dan teh milik Arjuna dan Aditya.
di atas di dalam kamar,Arjuna sedang berbicara dengan Aditya tentang pekerjaannya.
"permisi tuan"mengetuk pintu kamar
"ya , masuk"
"ini teh dan kopi nya tuan"menghidangkan nya di atas meja
"terima kasih ayu"kata Aditya dan segera meminum kopi milik nya
"hati-hati tuan"menghentikan Aditya tetapi terlambat.
"panas. panas"
"bodoh"kata Arjuna
"haus kakak,"kata Aditya
"terima kasih ayu"kata Arjuna
"sama-sama tuan"jawab ayu dan segera berbalik kembali menuju ke dapur
ayu kembali ke dalam dapur dan membantu ibu nya memasak makanan untuk sarapan
setelah 1 jam akhirnya semua makanan pun telah selesai ,ayu segera menyiapkan makanan di atas meja.tak lama setelah itu satu 0ersatu keluarga pun turun untuk sarapan termasuk Arjuna dan Aditya.
ayu dan pelayan yang lain menyendok kan makanan ke piring semua keluarga,dan mereka pun makan setelah itu
" bagaimana keadaan Kajal"tanya Arjuna
"Kajal masih ketakutan"jawab deepal
"ia menangis semalaman" kata ibu Ani
" ibu sempat ke dalam kamar nya tadi dan di menangis hingga tertidur"
" kalian semua tebang saja,aku telah memperketat penjagaan rumah kita,tidak akan ada yang berani mengusik ketenangan rumah ini"
" iya,sudah aku urus 8bu" kata Aditya
" hmm dimana filza,kenapa dia tidak turun sarapan?"tanya Arjuna setelah melihat ke sekeliling tidak menemukan adiknya
ibu Ani dan 5ang lainnya hanya diam,melihat ke segala arah,mereka takut mengatakan kepada Arjuna tentang kejadian yang terjadi malam hati tadi.tetapibibu Ani membuka suara nya dan mengatakan hal itu kepada Arjuna
"filza,tadi malam terjatuh di dalam kamar"
"apa"Arjuna kaget
"iya nak,filza tadi malam terjatuh di dalam kamarnya kerena lantai kamar nya licin"kata 8bu
"iya Arjuna,ada tumpahan minyak di lantai"jelas anay
"apa"Arjuna keget
"kenapa tidak ada yang memberitahukan semua kepada ku?"tanya Arjuna
"kami tidak mau membuat mu tambah pusing"kata deepal
"tidak benar kakak, seharusnya kalian bilang"kata Arjuna
"Aditya"
"ya kakak,"kata Aditya
"perketat lagi keamanan"kata Arjuna
"baik kak"jawab aditya sambil pergi meninggalkan meja makan,berjalan ke arah penjaga yang menjaga di pintu utama.
Arjuna ingin menambah makanannya,ayu tiba-tiba maju dan merampas sendok yang di pegang arjuna
.arjuna menarik tangan nya membiarkan ayu mengambil makannan untuk nya.tiba-tibq nayana datang
"ibu"
"sudah ayu,biarkan nayana yang melayani Arjuna,karena dia sudah datang"kata ibu
ayu pun mudur dari tempat ia berdiri,nayana maju dan berjalan ke arah Arjuna duduk,ia segera menyendok kan Nasik ke dalam piring Arjuna.
ayu melihat itu dan merasa iri,ia berkata dalam hati andai saja itu adalah aku..
ibu melihat pemandangan itu dan melihat ke arah ayu,ia melihat putrinya sedang sedih.ibu Siti memanggil ayu untuk ikut dengan nya mengambil makanan lainnya sebagai makanan penutup.
"ayu"
"ayu"
"ayu"
sampai panggil terakhir 0un ayu tetap tidak mendengarkan panggilan ibu nya
"ayo ayu"kata 8bu Siti sambil menarik tangan ayu masuk kedalam dapur
deepal melihat ayu sedang termenung sambil melihat Arjuna dengan sedih.
"cukup"kata Arjuna kepada nayana
"nayana,ayo duduk .dan ikut makan dengan kami"ajak ibu
"tidak ibu,aku masuk ke kamar dulu ya ibu,kepala ku pusing"ia terlihat ketakutan dan berjalan ke arah tangga dan naik ke atas menuju ke dalam kamarnya
"Arjuna"panggil ibu Ani
"ya ibu"jawab arjuna
"pergi lah bujuk nayana,tidak kah kau lihat betapa takutnya dirinya?"kata ibu
"kenapa?"Arjuna belum paham
"tenangkan lah dia, jangan buat dia takut"
"seperti?"
"hadiah"jawab aditya yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka
"wah,kalau soal itu tanya saja sama Aditya"ibu tersenyum
Aditya juga tersenyum.
"apakah tugas mu sudah selesai?"tanya Arjuna kepada Aditya
"sudah kak,semua beres"jawab aditya
__ADS_1