
Seorang gadis berlarian dengan sangat cepat menghindari kejaran gerombolan binatang buas.
Rambut pirang gadis itu bertiup angin. Mata ungu nya menatap tajam ke depan. Sangat fokus membelah jalan di tengah lebat nya pohon dan semak semak beracun.
Gadis itu adalah Li Zetian yang berada di dalam hutan racun.
Dinamakan hutan racun karena setiap hal yang berada di dalam hutan racun mengandung racun. Baik tanaman, hewan, bahkan tanah dan kabutnya mengandung racun racun mematikan.
Banyak orang yang datang ke hutan ini, namun mereka hanya akan berada di pinggiran saja mengumpulkan tanaman beracun untuk mereka jual.
Hal itu tentu saja kadar racun di dalam hutan itu tidak dapat di tolelir oleh manusia biasan.
Li Zetian berlari menghindari se gerombolan macan api.
Macan api merupakan salah satu binatang yang sangat berbahaya di hutan ini. Bentuknya hampir serupa dengan harimau biasa, namun memiliki tubuh ramping yang seluruhnya diselimuti api merah.
Harimau itu sangat lucu, Li Zetian ingin memilikinya. Namun dengan cepat mengurungkan niat itu karena macan api itu sangat galak.
Li Zetian terus berlari, meski jalan di depannya tidak rata dan tentu saja membuat li Zetian lebih ekstra fokus agar tidak kehilangan orientasinya menuju sebelah barat.
Tujuannya saat ini hanya mencari sungai besar.
Menurut perhitungannya, harimau api seharusnya tidak berteman dengan air. Meski tidak yakin perhitungan sederhana itu berlaku namun masoh patut di coba.
Li Zetian tidak tahu mengapa harimau api itu mengamuk menyerangnya. Bahkan tidak bisa di ajak negosiasi.
Li Zetian terpojok karena keluar dari arah barat. Di belakangnya sebuah tebing tinggi dan curam.
Li Zetian yakin dibelakang tebing itu adalah jurang tanpa dasar.
Li Zetian dalam posisi terdesak. Sebelum berlari Li Zetian mencoba melawan macan api itu. Tapi dia mendapatkan banyak sekali luka.
'Nona, kenapa tidak memasuki dimensi saja'
Tatapan Li Zetian yang semula tajam menjadi blank. Dia lupa jika memiliki ruang dimensi. Tanpa banyak berfikir Li Zetian menghilang di udara tipis dan muncul di ruang dimensi.
Macan api itu meraung marah dan membakar apapun di sekitarnya.
Setelah puas membakar dia segera pergi karena mangsanya sudah tidak ada lagi
.
"Fiuh..."
"Selamat datang kembali nona, apa nona baik baik saja"
"I'm fine Mou"
Xiao Qin datang membawa segelas air. Sedangkan Aurora masih belum terlihat, Li Zetian menebak gadis itu mencari salep ataupun pil yang cocok untuknya.
__ADS_1
"Minumlah dahulu nona"
"Terimakasih Qin. Aku sudah baik baik saja, entah aku yang terlalu lemah atau macan api itu yang sangat kuat"
"Nona, macan api tidak se kuat itu seharusnya. Ranah jendral tingkat awal saja sudah mampu mengalahkan mereka"
Li Zetian menatap bingung dengan penjelasan Xiao Qin.
"Kau yakin Qin?" tanya Li Zetian heran
"1000% yakin nona. Macan api juga seharusnya hanya tumbuh di hutan api atau daerah dengan banyak sumber api"
"Iya nona, macan api sama sekali tidak membutuhkan makanan. Sebagai gantinya api adalah sumber energi dan kekuatan mereka. Hutan ini mengandung racun dan bukan api. Jadi tidak seharusnya macan api berada di sini"
Aurora juga ikut menimpali dan menyetujui ucapan Qin. Sedangkan Xiao Mao memang tidak tahu apapun (dia masih bayi, dan jiwanya baru bukan reinkarnasi)
"Berarti memang ada yang melepaskan macan api kedalam hutan ini. Kekuatan macan api tidak seharusnya sekuat itu, dan pasti ada sesuatu hal tidak wajar di hutan ini"
"Sudahlah nona, fokus saja dengan misi menemukan saudara nona. Kita hanya perlu melewati hutan ini untuk menuju kekaisaran Zhao"
Li Zetian menghela nafas. Dia memang sangat penasaran, namun Xiao Mao benar. Dia kemari hanya untuk menumpang lewat menuju Zhao.
Jadi tidak seharusnya dia membuang buang waktu hanya untuk rasa penasaran. Toh hutan ini juga tidak akan berpindah tempat.
Li Zetian memutuskan tinggal beberapa hari di ruang dimensi dan dia habiskan untuk berendam di danau air kehidupan
Tiga hari kemudian
.
Bom..
bom...
Li Zetian menembus langsung 3 tingkat. Saat ini dia berada di kultivasi ranah kultivasi senior tahap akhir tepatnya di level 2.
Li Zetian membuka mata dan tersenyum manis.
Sudah tentu ketiga hewan kontraknya yang mengawasi di hadapan Li Zetian terpesona.
Xiao mao sudah resmi menjadi hewan kontrak Li Zetian beberapa waktu lalu. Bayi harimau itu sendiri yang meminta dan memaksa Li Zetian mengontraknya.
"Nah ini sudah cukup lama aku di dalam dimensi, aku harus segera keluar melanjutkan perjalanan"
"Jaga diri baik baik nona"
Li Zetian tersenyum dan menghilang dari hadapan ketiga hewan kesayangannya.
...
__ADS_1
Di sebuah desa yang tidak jauh dari hutan racun terdapat banyak orang orang yang berdatangan.
Mereka bukan manusia biasa. Melainkan sosok sosok iblis yang tengah menyamar.
Iblis iblis itu meski menyamar menjadi manusia biasa, mereka sangat beberbeda. Itu karena aura kegelapan yang menyesakkan sedikit keluar merembes.
Mereka sebelumnya merasakan aura kegelapan yang sangat kuat.
Sebagai sosok iblis mereka memiliki sifat angkuh dan pemarah.
Saat akan memasuki desa iblis iblis itu dihadang oleh prajurit penjaga karena aura mereka yang tidak biasa.
Merasa jalannya di halangi oleh mahluk rendahan mereka mengamuk dan merusak gerbang masuk perbatasan hingga hancur.
Pertarungan para iblis dan prajurit berlangsung sekitar 30 menit. Dan sudah jelas dimenangkan oleh kelompok iblis.
Para penduduk menyingkir dan takut beringsut masuk kedalam rumah masing masing.
Beberapa menit saat pertarungan selesai kondisi membaik, tiba tiba para iblis itu kembali mengamuk, bahkan semakin menjadi jadi.
Mereka jauh lebih bringas dan haus darah. Entah apa yang menyebabkan hal itu. keadaan di desa itu sangat menakutkan.
Dimana mana terjadi kebakaran dan bangunan bangunan yang tidak terbakar hancur.
Para penduduk yang tewas menjadi korban berjumlah sekitar 30 an dan lebih dari 300 orang mengalami luka luka dari ringan hingga berat.
"Huu.. Hiks, hiks... Huu"
Seorang gadis berusaha menahan tangis di balik pohon besar. Sayang sekali seorang iblis mengetahui keberadaannya.
Iblis itu berjalan perlahan. Mata merah nya menyala ber api api. tanduknya melengkung tinggi, tampak sangat kuat dan menakutkan.
Sebelum aksi mengamuk mereka yang kedua, mereka menggunakan wujud asli mereka yang sangat menyeramkan.
"Kalian semua membuat kami kehilangan dia lagi. Sekarang kalian semua harus mati"
tepat saat kata terkahir jatuh seluruh iblis berubah kedalam wujud kemarahan mereka dan langsung menyerang brutal siapapun dan apapun yang berada di sekitar mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hewoo, howareyou...
Jangan lupa like kalau kalian suka...
komentar jika kalian gemas,..
vote untuk mendukung author...
Boleh dong mini gift nonton iklan untuk sedekah ke author biar semakin semangat up hihi
__ADS_1
Love you all