

Bayangan istana kerajaan Fuzhao terlihat cukup indah dari pohon tempat Li Zetian bersandar saat ini.
Kesan Li Zetian saat di kerajaan ini adalah ke indahan alamnya.
Pagi sebelumnya Li Zetian membuat kesepakatan dengan raja Fuzhao. Pihak kekaisaran akan mengirimkan beberapa mayat penjahat yang telah di eksekusi untuk bisa menjadi makanan penduduk.
Saat ini Li Zetian belum bisa menyelesaikan permasalahan utamanya. Namun setidaknya para penduduk tidak akan menderita lagi dan memakan manusia acak
Sedikit perasaan bersalah melintas di binar mata Li Zetian.
Entah mengapa dia merasa sedikit berbeda dengan para pelintas waktu lain yang pernah dia baca.
Rata rata mereka memiliki sisi kejam dan tegas. Yang langsung dapat menyelesaikan masalah
Menunggu waktu sekitar satu pembakaran dupa untuk selanjutnya pergi ke kerajaan lainnya yaitu kerajaan Jingzhao.
Li Zetian menghabiskan waktunya di atas pohon tinggi.
Hingga setitik matanya menangkap bayangan hitam melesat cepat
Li Zetian sangat ingin mengikuti, tapi dia sadar ini adalah kekaisaran lain. Dan dia harus mematuhi tata aturan dunia jika ingin bepergian bebas
Umumnya pangeran dan putri sejak usia 2 tahun sudah akan bepergian ke berberbagai daerah agar memperoleh titik lokasi
"Huh, aku harus lebih bersabar lagi sepertinya. Tapi apa itu tadi"
Li Zetian berusaha menahan diri untuk tidak mengejar.
Sebenarnya Li Zetian bisa bebas bepergian dengan menggunakan identitasnya sebagai ratu neraka
Tapi tentu itu akan membocorkan identitasnya, dan melanggar sedikit aturan
(Di dunia karangan author setiap orang memiliki token identitas yang berisi batu jiwa juga. Nah titik lokasi itu akan menentukan sejauh mana batu jiwa/token itu melewati suatu daeerah.
Token khusus dengan batu jiwa tidak bisa berjauhan dari pemiliknya. Atau bisa mencelakai pemiliknya. Orang dengan tingkatan prajurit sudah bisa menyimpan token itu di dalam tubuhnya untuk mengamankan nyawanya sendiri)
.
Oke back.
.
"Tolong nona menunjukkan token identitas"
Tanpa banyak bertanya Li Zetian mengeluarkan token identitasnya.
__ADS_1
Saat menerima token, prajurit penjaga gerbang itu gemetar.
Di depannya adalah putri bungsu kekaisaran Han. Bagaimana jika kerajaan tau dan dia terkena masalah
"Tidak perlu terkejut paman. Itu tidak masalah, tolong tidak memberitahu kedatanganku. Aku hanya ingin lewat saja"
Li Zetian tersenyum tipis dan memberi beberapa koin emas pada prajurit itu
Menurut buku yang dia baca kerajaan Jingzhao adalah kerajaan termiskin di kekaisaran Zhao.
Kaisar Zhao Kuangyin tidak mempedulikan daerah itu. Bahkan terkesan ingin membuangnya karena daerah itu sama sekali tidak berguna untuk kekaisaran
Bahkan pajak yang dapat ditarik sangat kecil.
Ketika memasuki kerajaan Jingzhao melihat pemandangan yang cukup miris. Banyak rakyat dengan tubuh kurus dan pengemis. Bahkan pasar pasar yang biasanya ramai tampak sangat sepi
Li Zetian berjalan cukup jauh dengan pemandangan sama yang menyakiti mata
Dia merasa sedikit harus dan memilih berhenti dan duduk di depan sebuah kedai yang tutup.
Puas minum, Li Zetian berjalan kembali. Namun setelah beberapa langkah berjalan Li Zetian mendengar suara triakan
Segera kewaspadaan Li Zetian meningkat. Dia mencari sumber triakan itu yang ternyata berasal dari salah satu rumah warga
Tanpa banyak berfikir Li Zetian melesat menuju sumber suara untuk menyelamatkan pemilik suara
Dibelakang iblis Nagera ada 10 anak buah nya yang masing masing membawa tiga orang anak anak
Iblis Narega adalah salah satu iblis bangsawan, sehingga sangat wajar bila memiliki bawahan sendiri
"Hmm, bagaimana bisa tuan Narega yang terhormat bisa berada disini"
"Siapa kau, bagaimana caramu mengetahui namaku"
Li Zetian tersenyum saja
"Lepaskan mereka"
Para iblis kebingungan karena mereka melepaskan para anak anak begitu saja
Mereka masih berusaha menahan namun kalah
Para iblis memandang Li Zetian dengan detail, lalu mereka menyadari bahwa gadis kecil di depan itu adalah ratu mereka.
Segera mereka memberi hormat dan memberitahu apa yang terjadi.
Sejujurnya para iblis juga sangat malas meladeni para manusia serakah yang memanfaatkan mereka
__ADS_1
"Apa yang diinginkan tuan kalian dengan menculik mereka"
"Mohon ampun ratu, tuan kami ingin menjadikan mereka tumbal untuk membuat sebuah senjata"
Li Zetian menggunakan mantra kuno untuk melepaskan para iblis
Sebuah lingkaran dengan simbol simbol rumit muncul di kaki setiap iblis di depan Li Zetian
Lingkaran itu memunculkan sinar/cahaya yang menyeluti seluruh tubuh iblis itu, hingga beberapa saat dan kontrak mereka terputus
"Lain kali jaga dirimu agar tidak terpanggil oleh manusia yang ingin memanfaatkanmu"
"Terimakasih Ratu"
Li Zetian berbalik dan tersenyum pada para penduduk di belakangnya, lalu menggumamkan sedikit mantra dan pergi dari tempat itu
Para penduduk akan melupakan kejadian yang tidak seharusnya mereka lihat
Li Zetian meleaat dan masuk kedalam hutan yang cukup lebat.
Li Zetian berlari dengan air mata menetes. Setiap tetesan yang mengenai tanah memiliki jejak api dan kemudian menghilang.
Suasana di dalam hutan lebih mencekam dari biasanya, entah apa yang membuatnya begitu sedih
Bahkan ketiga hewan kontrak Li Zetian sedikit terusik dan ingin mengakhiri kultivasinya saat itu juga.
Tentu mereka mengurungkan niat itu, atau jika tidak nona mereka akan menghukum lebih dari ini
Li Zetian duduk di tengah tengah danau di dalam hutan itu, hingga pusaran air menghisapnya dan menenggelamkan Li Zetian
Li Zetian sedikit terkejut dan panik, dia mencoba menyelamatkan dirinya. Namun tubuhnya sangat kaku dan bahkan kekuatannya tidak bisa digunakan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Li Zetian tadi
Hewoo, howareyou...
Maaf ya author sedang sakit, jadi ceritanya agak tidak menarik. Kemarin juga author tidak up
Jangan lupa like kalau kalian suka...
komentar jika kalian gemas,..
vote untuk mendukung author...
Boleh dong mini gift nonton iklan untuk sedekah ke author biar semakin semangat up hihi
__ADS_1
Love you all