Bakat Surga

Bakat Surga
BS 031


__ADS_3

.


.



.


.


"Jadi, Pangeran nakal sudah menjadi raja"


"Nona aku sudah lama menjadi baik"


"Tidak kau selalu nakal Fugo.. Ups maksudku yang mulia Raja Fugo"


"Berhentilah nona, itu tidak lucu"


Li Zetian tertawaan kecil. Dia sangat menikmati momen ini, Li Zetian sendiri juga sedikit aneh dengan kepribadiannya yang banyak berubah.


Jika dibandingkan dengan dirinya di dunia modern, hidupnya yang saat ini adalah sempurna


Dia hanya berharap untuk menjadi semakin kuat dengan proses pasti yang tidak instan untuk bisa melindungi semua orang di sekelilingnya


"Bisa tolong tunjukkan arah sebuah tempat paling menyeramkan di alam siluman"


Demi mendengar ucapan Li Zetian, Raja Fugo berdiri


"Tidak. Lebih baik nona pulang besok, jangan pernah mencari tau mengenai tempat itu"


"Fugo, Fugo kumohon. Ada urusan penting yang harus kulakukan di tempat itu"


"Tidak. Prajurit pelayan..."


"Kami yang mulia"


"Antar nona Ze ke kamarnya dan jangan biarkan dia keluar"


"Baik yang mulia"


"Tidak, kau harus mendengarkan ku dahulu Fugo. Kalian lepas"


Li Zetian menghempaskan tangannya dan membuat pelayan yang tadi memeganginya terjatuh


Tanpa banyak bicara Li Zetian menarik tangan Raja Fugo dan melesat pergi


Li Zetian membawa Raja itu ke sebuah ruangan kosong di dalam istana


"Fugo dengar, sebelum prajuritmu membawaku kemari aku saat itu sedang menyelesaikan persyaratan untuk dapat meninggalkan alam tengah menuju ke alam siluman"


"Nona, tempat itu bukan hutan lebat di dunia modern, bukan hutan paling beracun di alam tengah, bahkan penjara paling mengerikan di alam neraka mungkin tidak bisa menyaingi tempat itu"


"Heh, kau bahkan tidak bisa menginjak alam neraka. Darimana kepercayaan diri itu. Dengar, aku tidak peduli kau setuju ataupun tidak. Kau tidak punya kuasa mengaturku!! Dan aku tidak mengizinkanmu ikut campur kedalam hidupku..


"Kita memang dekat dan sedikit akrab, tapi itu tidak cukup untuk sosok mu bisa mengaturku..


"HUTAN ITU ADALAH TEMPAT PALING BERBAHAYA NONA MENGERTILAH"


Li Zetian tersenyum manis


"Aku tahu. Tapi percayalah mahluk di dalamnya tidak akan pernah mampu melukaiku"


"OMONG KOSONG. Jika prajuritku saja mampu menyeretmu kemari bagaimana bisa mahluk itu tidak sanggup menyentuhmu"


"Khe.. Apakah kau sudah bertanya pada mereka kenapa bisa sampai membawaku kemari"

__ADS_1


Raja Fugo terdiam. Memang benar bahwa Li Zetian dapat dibawa karena saat itu pikirannya kosong


Bangsa siluman memiliki keistimewaan menguasai pikiran dan mengendalikannya


"Tapi tetap saja. Kau tau nona dark eternal bukanlah tempat biasa. Ada mahluk yang sangat berbahaya dipenjara di dalamnya. Yang bahkan jika seluruh alam mencoba membunuhnya tidak akan sanggup...


Raja Fugo memberikan penjelasan mengenai mahluk itu, memberikan gambaran mengerikan tentang mahluk itu. Bahkan juga menjelaskan beragam siksaan yang dialami mahluk itu


Penjelasan Raja Fugo membuat hati Li Zetian sangat panas. Matanya tanpa sadar mengeluarkan cairan bening


Raja Fugo terdiam. Apakah perkataannya menyakiti hati nona nya itu


"Nona maafkan Fugo"


Raja Fugo bahkan bersujud di kaki penyelamatnya itu


"Bangunlah... Kau tahu siapa dia?"


"Siapa.. Siapa yang nona maksud"


"Mahluk diluar nalar itu. Dengan tubuh hitam legam dipenuhi duri dan darah"


"Dia Agarsa. Mahluk di alam siluman menyebutnya Agarsa"


"Bukan. Kau tau dia siapa?.. Apa kau tahu kenapa dia berada di sini dan terkurung di alam siluman"


"Karena hanya alam siluman yang mampu membatasi kemampuan setiap mahluk hidup yang tidak lahir di alam siluman"


Li Zetian tersenyum manis. Sebenarnya Raja Fugo sedikit bingung. Mengapa Li Zetian menanyakan hal itu


Hingga akhirnya dia terdiam


Li Zetian bukan bagian dari alam siluman namun mampu menggunakan kekuatan di alam siluman meski pada awalnya dia tidak bisa


Li Zetian bukan bagian dari dunia tempatnya di hukum, namun bisa pergi kesana bahkan menggunakan kekuatannya


Raja Fugo mundur dua langkah


"Si.. Siapa kau"


Li Zetian hanya tersenyum, namun kali ini senyum manis Li Zetian terlihat sangat menyeramkan


"Aku kakaknya"


"Kau tahu, mahluk yang kau sebut Agarsa adalah adikku..."


Raja Fugo semakin memundurkan langkahnya, namun Li Zetian sudah berdiri dan mendekati Raja Fugo perlahan


"Kau tau, kami terlahir kembar denan membawa keseimbangan Yin Yang dengan sempurna. Tapi apa.."


"Tapi apa.... Dia mengorbankan dirinya menyerap energi gelap yang jahat di dalam diriku. Jika dia tidak berkorban maka saat ini akulah yang berada di posisinya"


"Tunjukkan dimana dia. Aku bersumpah pada pencipta alam semesta bahwa tidak akan merusak kehidupan damai di alam siluman"


"Mo.. Mo.. Monster"


"Khe.. Aku nona yang menyelamarkanmu, dan aku menagih janjimu untuk mewujudkan permintaanku"


"Nona.. Bisakah meminta hal lain, kumohon. Menjaga Argasa adalah tugasku sebagai Raja barat"


"Bukankah baik jika tugasmu berkurang, aku yang akan menjaga saudaraku. Di dunia ini dia hanya mengenaliku, dan hanya aku yang mampu mengendalikannya"


Raja Fugo terdiam. Pilihan yang sangat sulit baginya.


Setiap bangsa siluman selalu memegang teguh janjinya, jika dia melakukan keburukan maka dia akan menjadi cacat

__ADS_1


"Bukankah kau tahu betul Fugo bahwa dia selalu tumbuh dan menjadi lebih kuat. Bahkan mungkin suatu hari nanti dia akan menghancurkan alam siluman yang mengurungnya"


Li Zetian mengulurkan tangannya


Raja Fugo terdiam. Dia entah mengapa 100% percaya kepada Li Zetian, terlebih Li Zetian mampu menentang aturan tiga dunia


"Baiklah. Jika memang itu yang terbaik, ayah juga mengatakan bahwa kami hanya menjaga Argasa sementara hingga seseorang menjemputnya"


Raja Fugo menyambut uluran tangan Li Zetian dan tersenyum kepadanya


Dia memetik kelopak daun dan mengucapkan sedikit mantra hingga kelopak daun itu membesar


"Naiklah"


Li Zetian tersenyum. Jantungnya berdebar kencang, apakah akhirnya dia akan bertemu saudaranya


Dia berbohong saat mengatakan bahwa dia bisa mengendalikan saudara kembarnya. Namun dia memiliki kemampuan atau bakat khusus untuk menenangkan dan ruang dimensi tentu sanggup membatasi saudaranya


Di langit langit kerajaan barat


"Huh.. Apakah begitu jauh. Ini sudah sampir tengah hari"


"Benar itu sangat jauh. Kemungkinan kita akan tiba di penghujung hari"


"APAA... Huft baiklah. Lalu bagaimana dengan kerajaan, bukankah kamu pergi tanpa pamit"


"Kerajaan dalam keadaan aman, apa nona lupa aku masihlah Fugo yang senang berpetualang"


Li Zetian mengernyit dan memutar mata jengah


"Nona, apakah nona pernah pergi ke alam neraka"


Okey Li Zetian sedikit sensitif jika membahas alam neraka


"Aku sangat ingin berpetualang kesana nona. Namun Tentu aku tidak ingin mati hanya untuk mengunjungi neraka"


"Pfff.... Aku beberapa kali kesana"


"Wah berarti benar apa yang kupikirkan"


"Memangnya apa yang kau fikirkan"


Raja Fugo menjelaskan mengenai pemikirannya mengenai Li Zetian. Bahwa gadis itu tidak dapat terikat oleh hukum hukum yang membatasi setiap alam


Li Zetian tertawa keras usai mendengar pemikiran Pangeran Fugo


"Sudahlah aku akan membawamu ke neraka bulan depan"


"Nona serius...."


"Yaa"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hewoo, howareyou...


Jangan lupa like kalau kalian suka...


komentar jika kalian gemas,..


vote untuk mendukung author...


Boleh dong mini gift nonton iklan untuk sedekah ke author biar semakin semangat up hihi


Love you all

__ADS_1


__ADS_2