Bakat Surga

Bakat Surga
BS 030


__ADS_3

.


.


Li Zetian membuka mata dan pemandangan asing memasuki matanya


Sepi, sunyi, gelap dan lembab. Beruntungnya tempat itu bersih


Li Zetian menebak saat ini dia berada di dalam sebuah penjara



Posisinya saat ini ditempatkan di dalam peti kaca.


Seingatnya dia berada di dalam hutan kerajaan Jingzhao dan menangis sedih karena dirinya sangat lemah


Li Zetian mencoba memasuki ruang dimensi, tapi sesuai dugaannya dia tidak bisa memasuki ruang dimensi. Bahkan kekuatannya tetap tidak muncul.


Sepertinya kaca yang mengurung dirinya ini dapat membatasi kekuatan dan fluktuasi ruang


Li Zetian mendengar suara suara, dia segera memejamkan mata dan berpura pura pingsan seperti sebelumnya


"Kau yakin gadis itu cantik"


"Aku yakin 100%. Dia juga sangat kuat, untuk melumpuhkan dan menarik gadis itu saja aku harus mengerahkan seluruh tenagaku"


"Gadis sekuat itu mana mungkin bisa ditarik dengan mudah. Kau jangan coba coba menipuku"


"Heh, aku serius. Lihat saja gadis itu"


Li Zetian saat ini dapat merasakan hawa kehidupan di dekatnya. Mungkin lebih tepatnya di samping peti matinya


Li Zetian ingin tahu dimana dia saat ini. Hawa dan energi disini sangat asing


"Heh, cepat bawa. Yang mulia raja menunggu kita saat ini"


"Kau benar dia sangat cantik. Bagaimana jika dia untuk kita"


"Kau ingin mati jangan mengajakku bodoh"


Pria yang mungkin menangkap Li Zetian menggunakan kekuatannya untuk mengangkat peti yang berisi Li Zetian di dalamnya


Setelah beberapa saat Li Zetian merasakan jalan bergeronjal. Selain itu banyak aroma bunga di sekitarnya.


Dia menebak saat ini dia dibawa menuju suatu tempat dan di sepanjang jalan bunga bunga ditaburkan kepadanya


Sejujurnya Li Zetian merasa sedikit tidak nyaman, namun tentu melepaskan diri tanpa memiliki sedikitpun informasi bukan pilihan yang bijak


Pyar...


Li Zetian mendengar suara kaca pecah. Tapi dia yakin peti yang mengurungnya iru baik baik saja


Kiekkk...


Suara peti terbuka


"Hiks, nona nona.."


Li Zetian mengernyit, dia seperti mengenali suara itu. Hanya saja nada nya panik dan kebingungan


"APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA NONA KU HAH..."


Li Zetian merasa saat ini tubuhnya di angkat dengan mudah. Dia ingin menampik orang yang berani menyentuhnya


Namun mencium kembali aroma orang itu Li Zetian tenang dan sedikit tersenyum

__ADS_1


Rupanya dia tidak lagi perlu mengelilingi seluruh benua untuk mencapai tempat yang dia tuju


"Huh, mengapa para bawahanku sangat bodoh semua. Bagaimana jika nona menghajarku saat bangun"


Badan orang yang menggendong Li Zetian bergetar panas dingin


Pasalanya bawahannya membawa pulang gadis kejam, gila, sekaligus gadis penolongnya


Dia tidak habis fikir dengan para rakyatnya yang memaksa dirinya untuk segera menikah, padahal saat ini dia masih cukup muda


Pria itu menggendong Li Zetian sembari menggumam beragam kemungkinan, dan memikirkan cara untuk terlepas dari hukuman Li Zetian


"Ohhh.. Aku tahu, aku harus mengembalikannya sebelum nona sadar. Haa benar benar, kau sangat pintar Fugo"


Li Zetian merasa lucu atas kepanikan Fugo. Saat mendengar Fugo ingin mengembalikan dia ke alam tengah dengan cepat Li Zetian bangun


"Tidakkk..."


"Aaa.."


Bruk... Byurrr....


Karena kaget Li Zetian tiba tiba bangun, pangeran Fugo melembarkan Li Zetian kedalam kolam di sampingnya


"FUGOOOOO......"


Dengan patah patah pangeran Fugo berjalan mendekat


Dia mengulurkan satu tangannya agar Li Zetian dapat naik ke permukaan


Li Zetian memandang garang kepada pangeran Fugo


"Pertama, prajuritmu menculikku sesuka hati. Kedua mereka mengurungku kedalam peti sempit dan di tempat yang jelek. Ketiga, kau sembarangan menyentuhku. Ke empat, KAU GILA MELEMPAR KU KEDALAM KOLAM"


"Nona, nona... Ayolah jangan marah, kita baru saja bertemu untuk sekian lama. Bagaimana jika nona berganti pakaian dan mengelilingi kerajaanku"


Li Zetian berjalan mendahului pangeran Fugo, namun dia sedikit blank karena tidak tahu dimana kamar untuknya


"Mengapa masih diam pangerna Fugo yang terhormat. Tunjukkan kamarku"


Karena tidak ingin membuat Li Zetian lebih marah, pangeran Fugo menuruti saja apapun yang di inginkan Li Zetian


Tanpa gadis itu mungkin dia juga masih akan terjebak di dunia aneh itu


Setelah kepergian keduanya para prajurit dan pelayan yang tinggal membicarakan keduanya yang seperti pasangan suami istri


.


.


"Haiss, bisakah kau menghentikan mulut rakyat mu yang menganggap ku sebagai ratu mereka"


"Mohon maaf nona itu diluar kendali saya"


"Apaa katamu..."


Pandangan nyalang dan galak Li Zetian membuat pangeran Fugo merinding


"Baik baik, esok kita akan mengadakan perjamuan untuk nona. Dan saya akan mengumkan siapa nona sebenarnya"


"Kupegang ucapanmu"


"Baik.. Sebaiknya sekarang nona beristirahat terlebih dahulu"


"Baik, tapi petang nanti antarkan aku berkeliling. Ada satu tempat yang ingin aku kunjungi"

__ADS_1


"Tentu nona"


Li Zetian berdiam diri didalam kamarnya. Dia juga merasa aneh mengapa sampai sekarang dia masih tetap tidak bisa mengakses ruang dimensi


Li Zetian memfokuskan diri menyerap energi Qi hingga beberapa saat dia merasa akan menerobos


Bam...


Bam..


Bam...


Li Zetian berusaha menekan kekuatannya. Dia sangat tidak ingin mengalami trobosan beruntun seperti saat ini.


Kekuatannya berada di level senior akhir tingkat 8.


Untuk menaikkan tingkat kultivasi dibutuhkan banyak energi Qi, namun untuk menurunkan tingkat kultivasi cukup mudah


Itu hanya harus menggunakan bakat khusus Li Zetian melihat masa lalu


Seperti kejadian saat baru pertama kali mengetahui fakta bahwa dirinya kembar, Li Zetian hampir menghabiskan seluruh tingkat kultivasinya


Entah mengapa secara tiba tiba Li Zetian merasakan arus hangat yang sangat asing


Waktu menunjukkan tengah malam Li Zetian memilih keluar dari kamarnya dan melihat area istana


Li Zetian cukup terpesona dengan pemandangan taman di halamannya pada saat malam hari


Banyak kunang kunang cantik yang menghiasi. Li Zetian tidak tahu apakah mereka juga termasuk siluman atau hanya hewan biasa


Beberapa prajurit siluman berpatroli, dan saat berpapasan dengan Li Zetian mereka memberi salam hormat dan memanggilnya Ratu


Li Zetian sejujurnya sangat jengah. Tapi tidak ada yang bisa dia lakukan kecuali bersabar


Saat tengah memandang kolam dari atas gazebo yang terletak persis ditengahnya, Li Zetian merasakan tepukan hangat


Hal itu membuat Li Zetian membalikkan badannya dan terpampang wajah pangeran Fugo yang sangat tampan


Sebenarnya pangeran Fugo sudah resmi menjadi raja, tapi Li Zetian akan tetap memanggilnya sebagai pangeran (dan author ikutan wkwk)


.


Suasana di danau sangat romantis. Di dalam danau terdapat ikan ikan yang menyala dan di tepiannya kunang kunang saling menerangi


Entah bagaimana tercium aroma mawar yang semakin membuat suasana menjadi romantis


Pangeran Fugo membawa nampan berisi kue kue kering dan selimut hangat untuk Li Zetian.


Pakaian keduanya bahkan tampak sangat serasi dengan warna putih ungu dan sedikit hiasan emas


Li Zetian dan pangeran Fugo saling memandang meski hanya beberapa saat


Di sekitar kolam itu banyak pasang mata yang mengamati, namun mereka tentu menyembunyikan hawa keberadaan masing masing


Jika sudah seperti ini bisa dipastikan banyak gosip beredar esok hari


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hewoo, howareyou...


Jangan lupa like kalau kalian suka...


komentar jika kalian gemas,..


vote untuk mendukung author...

__ADS_1


Boleh dong mini gift nonton iklan untuk sedekah ke author biar semakin semangat up hihi


Love you all


__ADS_2