
.
.
Li Zetian membuka mata dan pemandangan asing memasuki matanya
Sepi, sunyi, gelap dan lembab. Beruntungnya tempat itu bersih
Li Zetian menebak saat ini dia berada di dalam sebuah penjara
Posisinya saat ini ditempatkan di dalam peti kaca.
Seingatnya dia berada di dalam hutan kerajaan Jingzhao dan menangis sedih karena dirinya sangat lemah
Li Zetian mencoba memasuki ruang dimensi, tapi sesuai dugaannya dia tidak bisa memasuki ruang dimensi. Bahkan kekuatannya tetap tidak muncul.
Sepertinya kaca yang mengurung dirinya ini dapat membatasi kekuatan dan fluktuasi ruang
Li Zetian mendengar suara suara, dia segera memejamkan mata dan berpura pura pingsan seperti sebelumnya
"Kau yakin gadis itu cantik"
"Aku yakin 100%. Dia juga sangat kuat, untuk melumpuhkan dan menarik gadis itu saja aku harus mengerahkan seluruh tenagaku"
"Gadis sekuat itu mana mungkin bisa ditarik dengan mudah. Kau jangan coba coba menipuku"
"Heh, aku serius. Lihat saja gadis itu"
Li Zetian saat ini dapat merasakan hawa kehidupan di dekatnya. Mungkin lebih tepatnya di samping peti matinya
Li Zetian ingin tahu dimana dia saat ini. Hawa dan energi disini sangat asing
"Heh, cepat bawa. Yang mulia raja menunggu kita saat ini"
"Kau benar dia sangat cantik. Bagaimana jika dia untuk kita"
"Kau ingin mati jangan mengajakku bodoh"
Pria yang mungkin menangkap Li Zetian menggunakan kekuatannya untuk mengangkat peti yang berisi Li Zetian di dalamnya
Setelah beberapa saat Li Zetian merasakan jalan bergeronjal. Selain itu banyak aroma bunga di sekitarnya.
Dia menebak saat ini dia dibawa menuju suatu tempat dan di sepanjang jalan bunga bunga ditaburkan kepadanya
Sejujurnya Li Zetian merasa sedikit tidak nyaman, namun tentu melepaskan diri tanpa memiliki sedikitpun informasi bukan pilihan yang bijak
Pyar...
Li Zetian mendengar suara kaca pecah. Tapi dia yakin peti yang mengurungnya iru baik baik saja
Kiekkk...
Suara peti terbuka
"Hiks, nona nona.."
Li Zetian mengernyit, dia seperti mengenali suara itu. Hanya saja nada nya panik dan kebingungan
"APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA NONA KU HAH..."
Li Zetian merasa saat ini tubuhnya di angkat dengan mudah. Dia ingin menampik orang yang berani menyentuhnya
Namun mencium kembali aroma orang itu Li Zetian tenang dan sedikit tersenyum
__ADS_1
Rupanya dia tidak lagi perlu mengelilingi seluruh benua untuk mencapai tempat yang dia tuju
"Huh, mengapa para bawahanku sangat bodoh semua. Bagaimana jika nona menghajarku saat bangun"
Badan orang yang menggendong Li Zetian bergetar panas dingin
Pasalanya bawahannya membawa pulang gadis kejam, gila, sekaligus gadis penolongnya
Dia tidak habis fikir dengan para rakyatnya yang memaksa dirinya untuk segera menikah, padahal saat ini dia masih cukup muda
Pria itu menggendong Li Zetian sembari menggumam beragam kemungkinan, dan memikirkan cara untuk terlepas dari hukuman Li Zetian
"Ohhh.. Aku tahu, aku harus mengembalikannya sebelum nona sadar. Haa benar benar, kau sangat pintar Fugo"
Li Zetian merasa lucu atas kepanikan Fugo. Saat mendengar Fugo ingin mengembalikan dia ke alam tengah dengan cepat Li Zetian bangun
"Tidakkk..."
"Aaa.."
Bruk... Byurrr....
Karena kaget Li Zetian tiba tiba bangun, pangeran Fugo melembarkan Li Zetian kedalam kolam di sampingnya
"FUGOOOOO......"
Dengan patah patah pangeran Fugo berjalan mendekat
Dia mengulurkan satu tangannya agar Li Zetian dapat naik ke permukaan
Li Zetian memandang garang kepada pangeran Fugo
"Pertama, prajuritmu menculikku sesuka hati. Kedua mereka mengurungku kedalam peti sempit dan di tempat yang jelek. Ketiga, kau sembarangan menyentuhku. Ke empat, KAU GILA MELEMPAR KU KEDALAM KOLAM"
"Nona, nona... Ayolah jangan marah, kita baru saja bertemu untuk sekian lama. Bagaimana jika nona berganti pakaian dan mengelilingi kerajaanku"
Li Zetian berjalan mendahului pangeran Fugo, namun dia sedikit blank karena tidak tahu dimana kamar untuknya
"Mengapa masih diam pangerna Fugo yang terhormat. Tunjukkan kamarku"
Karena tidak ingin membuat Li Zetian lebih marah, pangeran Fugo menuruti saja apapun yang di inginkan Li Zetian
Tanpa gadis itu mungkin dia juga masih akan terjebak di dunia aneh itu
Setelah kepergian keduanya para prajurit dan pelayan yang tinggal membicarakan keduanya yang seperti pasangan suami istri
.
.
"Haiss, bisakah kau menghentikan mulut rakyat mu yang menganggap ku sebagai ratu mereka"
"Mohon maaf nona itu diluar kendali saya"
"Apaa katamu..."
Pandangan nyalang dan galak Li Zetian membuat pangeran Fugo merinding
"Baik baik, esok kita akan mengadakan perjamuan untuk nona. Dan saya akan mengumkan siapa nona sebenarnya"
"Kupegang ucapanmu"
"Baik.. Sebaiknya sekarang nona beristirahat terlebih dahulu"
"Baik, tapi petang nanti antarkan aku berkeliling. Ada satu tempat yang ingin aku kunjungi"
__ADS_1
"Tentu nona"
Li Zetian berdiam diri didalam kamarnya. Dia juga merasa aneh mengapa sampai sekarang dia masih tetap tidak bisa mengakses ruang dimensi
Li Zetian memfokuskan diri menyerap energi Qi hingga beberapa saat dia merasa akan menerobos
Bam...
Bam..
Bam...
Li Zetian berusaha menekan kekuatannya. Dia sangat tidak ingin mengalami trobosan beruntun seperti saat ini.
Kekuatannya berada di level senior akhir tingkat 8.
Untuk menaikkan tingkat kultivasi dibutuhkan banyak energi Qi, namun untuk menurunkan tingkat kultivasi cukup mudah
Itu hanya harus menggunakan bakat khusus Li Zetian melihat masa lalu
Seperti kejadian saat baru pertama kali mengetahui fakta bahwa dirinya kembar, Li Zetian hampir menghabiskan seluruh tingkat kultivasinya
Entah mengapa secara tiba tiba Li Zetian merasakan arus hangat yang sangat asing
Waktu menunjukkan tengah malam Li Zetian memilih keluar dari kamarnya dan melihat area istana
Li Zetian cukup terpesona dengan pemandangan taman di halamannya pada saat malam hari
Banyak kunang kunang cantik yang menghiasi. Li Zetian tidak tahu apakah mereka juga termasuk siluman atau hanya hewan biasa
Beberapa prajurit siluman berpatroli, dan saat berpapasan dengan Li Zetian mereka memberi salam hormat dan memanggilnya Ratu
Li Zetian sejujurnya sangat jengah. Tapi tidak ada yang bisa dia lakukan kecuali bersabar
Saat tengah memandang kolam dari atas gazebo yang terletak persis ditengahnya, Li Zetian merasakan tepukan hangat
Hal itu membuat Li Zetian membalikkan badannya dan terpampang wajah pangeran Fugo yang sangat tampan
Sebenarnya pangeran Fugo sudah resmi menjadi raja, tapi Li Zetian akan tetap memanggilnya sebagai pangeran (dan author ikutan wkwk)
.
Suasana di danau sangat romantis. Di dalam danau terdapat ikan ikan yang menyala dan di tepiannya kunang kunang saling menerangi
Entah bagaimana tercium aroma mawar yang semakin membuat suasana menjadi romantis
Pangeran Fugo membawa nampan berisi kue kue kering dan selimut hangat untuk Li Zetian.
Pakaian keduanya bahkan tampak sangat serasi dengan warna putih ungu dan sedikit hiasan emas
Li Zetian dan pangeran Fugo saling memandang meski hanya beberapa saat
Di sekitar kolam itu banyak pasang mata yang mengamati, namun mereka tentu menyembunyikan hawa keberadaan masing masing
Jika sudah seperti ini bisa dipastikan banyak gosip beredar esok hari
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hewoo, howareyou...
Jangan lupa like kalau kalian suka...
komentar jika kalian gemas,..
vote untuk mendukung author...
__ADS_1
Boleh dong mini gift nonton iklan untuk sedekah ke author biar semakin semangat up hihi
Love you all