
Langit langit kekaisaran Zhao
.
Li Zetian saat ini terbang dengan sayap emas miliknya.
Pemandangan kekaisaran Zhao sangat menyegarkan mata. Dan sedikit mengobati kesedihannya beberapa saat lalu
Li Zetian memandang hamparan pegunungan dibawah sana. Dia sedikit kagum dengan cara kaisar Zhao mengelola alam disini
Meski kekaisaran han juga memiliki pemandangan indah, namun penataan nya tidak se indah kekaisaran Zhao.
Hal yang tidak diketahui Li Zetian adalah pemandangan indah itu hanya dapat ditemui di kerajaan Fuzhao dan kerajaan Guzhao yang memang berdekatan.
Sudah menjadi rahasia umum jika kerajaan di kekaisaran Zhao terpecah menjadi beberapa kubu.
Selain itu kasus pemberontakan di kekaisaran Zhao jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kekaisaran Han dan kekaisaran lainnya.
Zhao Kuangyin merupakan raja yang sangat mencintai permaisurinya. Bahkan Zhao Kuangyin menutup mata atas perlakuan buruk permaisuri Ting Lei kepada para selir lainnya
Tidak hanya itu, para pangeran dan putri yang dilakukan permaisuri Ting Lei juga banyak selaki melakukan hal buruk.
.
Li Zetian merasa sedikit lapar. Dia memutuskan untuk menuju salah satu pasar.
Li Zetian turun di perbatasan. Dan mendengar suara Xiao Mao ingin mengikutinya di luar. Li Zetian hanya mengiyakan saja
Dia masuk melalui gerbang utama.
"Tolong tunjukkan token identitas nona"
Li Zetian terdiam, dia melupakan sesuatu. Dia hanya memiliki token identitas sebagai putri kaisar wu dan pemimpin neraka. Kedua token itu bukan token identitas biasa.
Dengan terpaksa Li Zetian mengeluarkan token identitas sebagai putri bungsu kekaisaran Han.
Raut wajah prajurit itu seperti tidak percaya. Sebagai seorang putri rata rata akan menggunakan kereta kuda mewah. Minimumnya memiliki pengawal
Selain itu model pakaian yang dikenakan Li Zetian juga tampak sangat sederhana
"Permisi sebentar nona, saya ingin memanggil atasan saya"
"Tentu"
Li Zetian diam saja. Meski prajurit itu ragu tapi dia masih bersikap sopan. Jadi Li Zetian akan menghargainya
Di tempat prajurit itu dia berlarian mencari seorang jendral
"Dimana jendral"
"Di dalam tenda nomor 5 bersama pangeran Fu Tian"
Prajurit itu berlari tergasa. Jika gadis tadi benar seorang putri dan menunggu lama dia akan berada dalam bahaya
Juga jika dia bukan putri dan kabur, itu juga tidak aman. Jadi prajurit itu berlari secepat yang dia bisa
__ADS_1
"Salam pangeran, salam jendral"
"Tenang dulu, atur nafasmu. Ada apa"
"Jendral ada seorang gadis dengan penampilan sederhana. Namun memiliki token emas kekaisaran Han. Tolong jendral cek keasliannya"
Wajah jendral itu seketika panik. Token itu asli, terdapat simbol khusus dan mantra khusus untuk mengetahui keaslian token.
Buru buru jendral itu menuju gerbang perbatasan.
Suasana gerbang tampak cukup ramai. Jadi dia agak kesulitan mencari gadis yang dimaksud.
Beberapa saat kemudian jendral dan pangeran Fu Tian melihat seorang gadis bermain dengan harimau kecilnya
Pakaian dan penampilan gadis itu sangat sederhana. Namun meneliti lagi kualitas kainnya, itu seharusnya berharga puluhan tael emas
"Permisi nona. Apakah anda putri Han Li Zetian"
"Benar jendral. Apakah saya di izinkan masuk"
"Tentu putri, kami menyambut putri di kerajaan Fuzhao yang berada di dalam naungan kekaisaran Zhao"
"Ah terimakasih. saya hanya mampir dan melewati kerajaan ini pangeran, jadi saya mohon pamit terlebih dahulu"
Li Zetian pernah menemui Fu Tian di salah satu pesta perjamuan. Jadi dengan cepat dia mengetahui.
"Silahkan putri, semoga perjalanan anda menyenangkan"
"Terimakasih"
Li Zetian tersenyum manis dan berlalu menghilang di dalam keramaian
"Jendral tolonh antar saya ke istana. Saya merasakan sakit yang serius"
Tubuh jendral Yu menjadi kaku. Tanpa menunda dia mengambil kereta dan melaju cepat menuju istana
.
"Nona, mengapa nona sangat suka mematahkan hati pria"
"Aku tidak merasa melakukannya Mao. Aku hanya tersenyum ramah saja, jika mereka menyukaiku itu diluar kuasaku"
Xiao Mao berkedut kesal. Tidak mematahkan apanya.
Li Zetian mengabaikan saja. Dia berjalan menuju sebuah kedai makanan yang cukup ramai.
Kali ini Li Zetian hanya menutupi 70% kecantikannya.
Sebagai perempuan normal Li Zetian juga menyukai penampilan cantik. Baginya 30% pesonanya tidak mungkin dapat menarik kumbang dan lebah
Li Zetian duduk lalu memesan tiga porsi daging asap, dan dua porsi mie kuah. Untuk minuman Li Zetian tidak terbiasa meminum minuman lain selain air kehidupan.
Air kehidupan itu juga dijadikan sedemikian rupa agar tidak menarik perhatian
Tidak lama pesanan Li Zetian tiba. Dia tersenyum masis dan mulai menyantapnya bersama Xiao Mao.
__ADS_1
Saat ini hanya tersisa mie kuah di meja Li Zetian. Ketika ingin menyantap, terdengar suara gebrak an meja dan mie kuah miliknya tumpah
Li Zetian hanya diam saja. Namun pandangannya sudah seperti memandang orang mati.
Tikus mana yang berani mengganggunya makan.
Li Zetian adalah type sosok tenang, namun jika hal tersebut berhubungan dengan makan dan tidur dia bisa menjadi sangat marah
"Maaf kita tidak saling mengenal"
"Kau jal*ng'
"Apa aku menyinggung mu"
"Aku tidak suka kau disini"
"Ini tempat umum"
Li Zetian memandang tajam gadis manja di depannya.
Entah bagaimana, saat melihat mata Li Zetian gadis jtu memiliki perasaan takut. Namun, ego nya terlalu tinggi dan tidak ingin mengalah
Gadis itu mengeluarkan cambuknya dan menyerang Li Zetian tanpa aba aba.
Pengunjung lain segera menyingkir, tidak qda yang tidak mengetahui cambuk biru milik putri marquest Zio.
Li Zetian menghindar dengan mudah, namun tempat yang tekena cambuk itu kacau balau.
Putri pemilik kedai datang karena mendengar keributan. Kedai ini milik salah satu duke kerajaan
"Ada apa ini ribut ribut"
"Nona Fiona. Tolong saya, gadis ini sangat membenci saya"
Gadis bernama Fiona itu akhirnya menoleh dan dia sangat terkejut melihat siapa di depannya
"Apa kau gila" bentak fiona melepaskan tangannya dari gadis itu
"Salam putri Han Li Zetian. Mohon maaf atas ketidaknyamanan nya"
"Tidak apa Fio jie, gadis itu saja yang menggangguku makan. Aku akan pergi setelah membayar dan mengganti kerugian"
Fiona merasa senang, karena seorang putri kekaisaran yang hebat seperti Li Zetian masih mengingatnya
Fiona tentu mengenal Li Zetian karena berkat Li Zetian juga dia bisa menghilangkan jerawat besar besar di wajahnya
Gadis itu sangat terkejut mengetahui orang yang dia singgung adalah putri seorang kaisar
"Ah putri, tidak perlu membayar. Anggap saja sebagai kompensasi atas ketidaknyamanan ini"
"Tidak Fio Jie. Aku pergi dulu, lain waktu kita harus mengobrol"
Li Zetian meletakkan kantung uang dan melesat pergi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Hewoo, howareyu
maaf ya episode kali ini author lagi galau, jadi ceritanya sedikit nggak seru