
Anjani yang khwatir bagaimana kalau ternyata Anna adalah benar ibu kandung bayi ini ,dia langsung memberi tahu Rangga suaminya .
"Sebaiknya kita cari tahu dulu kebenarannya ,bisa jadi itu benar dan bisa jadi itu salah ,kamu bilang Anna baru saja kehilangan bayinya jadi mungkin benar kata mamah Niken Anna mengira semua bayi adalah bayi Rafka .Rangga coba menenangkan Anjani yang dari tadi cemas
"Kamu harus mengusir perempuan itu dari sini mas ,aku gak mau dia bawa pengaruh buruk buat anak kita !
"kamu sabar dulu Anjani ,kita ngobrol dulu sama mamah Niken ya ,dia kan yang bawa Anna ke sini jadi dia juga yang harus ngomong baik_baik sama Anna ,kamu sabar ya .
mau tidak mau Anna harus pergi dari rumah itu ,meraka tidak mau Anna di rumah itu ,karena mereka tidak mau Rafka kenapa-kenapa karena kehadiran Anna .
"maaf sayang dengan berat hati mamah harus mengatakan ini sama kamu Anna ,bahwa Anjani tidak menginginkan kamu tetap di sini ,jadi gak papa kan Anna pulang saja sayang ,maafkan mamah ,karena mamah tidak tahu kalau akan terjadi kejadian seperti ini ,Niken mencoba bijak pada Anna agar tidak melukai hatinya
Anna melangkahkan kakinya untuk pergi dari rumah besar itu ,dia harus menerima kenyataan kalau dia tidak bisa bertemu lagi dengan Akbar anaknya ,karena mereka sudah mengakui Akbar sebagai anak dari keluarga mereka .
Anna terus menangis ,dan bayi Rafka terus menangis saat Anna melangkahkan kakinya untuk pergi dari rumah itu !
***
Anna kamu kenapa balik lagi sayang ? tanya Alan merasa heran ,kenapa Anna tiba_tiba sudah balik lagi kerumah nya dia bilang Anna akan bekerja menjadi baby sitter di rumahnya Niken .
"gak papa mas ,aku hanya mau membereskan baju_baju ku saja yang ketinggalan mungkin besok atau lusa aku ke rumah itu lagi ,karena mamah Niken bilang cucunya masih di luar kota jadi mereka belum ada di rumah .
Alan tidak curiga dia hanya heran kenapa Anna kelihatan sangat murung dan sepeti tidak bersemangat .
__ADS_1
Anna tidak menceritakan kalau dia bertemu dengan bayi Akbar pada Alan, karena pasti Alan tidak akan percaya dan Anna memilih untuk menyimpan keyakinan ini sendirian dalam hatinya .
Atas izin Alloh ,mungkin doa Anna juga yang kuat sebagai seorang ibu kalau dia ingin di dekatkan lagi dengan bayi Akbar ,walau keadaan nya tidak mungkin untuk membawa bayi Akbar pulang tapi Anna berharap Anna bisa selalu di sisi bayi Akbar dan melihatnya .
"lembut kan kedua hati orang tua angkat Akbar ya Alloh ,semoga mereka mau menerima aku bekerja di rumah mereka untuk mengurus bayi ku sendiri ,aku ikhlas kalau mereka menggap Akbar adalah anaknya tapi hamba mohon ijinkan hamba untuk bisa selalu dekat dengan anak hamba ya Alloh bagaimanapun caranya . doa tulus Anna saat dia sujud di hadapan yang maha kuasa meminta dengan segenap hati ,agar doanya terkabul amiinn.
***
ke esokan harinya
Anjani dan Rangga datang langsung menemui Anna ,dia meminta Anna bekerja dengan mereka untuk mengurus rafka .
sebuah keajaiban untuk Anna ,tentu saja dia merasa bahagia akhirnya tuhan menjawab doa di tadi malam , alhamdulilah .
Anna akhirnya setuju karena dia juga seorang wanita dan seorang ibu ,dia mengerti apa yang Anjani rasakan saat ini .
"aku mohon Anna ,sampai aku punya anak sendiri kamu mau kan memberikan Rafka pada kami untuk kami adopsi ,tapi kami mohon kamu jangan bicarakan ini sama siapapun termasuk suami kamu !
apa kamu bisa ?
"tidak ada yang tega memberikan anak kita kepada orang lain ibu manapun pasti tidak akan rela anaknya menjadi milik orang lain ,tapi aku gak egois mbak ,kamu berhak menyayangi Rafka karena aku lihat kalian tulus merawat Rafka ,jadi insyaallah saya ikhlas ,asal saya bisa terus di dekat Rafka dan mengurusnya .
"kita akan mengurusnya bersama Anna ,Anjani memeluk erat Anna .
__ADS_1
"terimakasih Anna ,kamu wanita sekaligus ibu yang sangat baik .
***
Linda datang lagi ke kontrakan Anna dan Alan ,Linda berniat meminta uang sama Alan karena Linda kehabisan uang dan dia tidak punya uang untuk makan sehari-hari .
"Alan sayang ,kamu bantu mamah ya sayang ,mamah sudah tidak punya uang lagi ,usaha keredit mamah hancur ,duit arisan mamah juga habis di pake buat bayar hutang , apalagi si Manda belum ngasih mamah uang jajan bulan ini ,jadi mamah mau minta tolong sama kamu ,kamu harus beri mamah uang ,mamah gak minta banyak 5 juta aja cukup buat sebulan ya Alan . Linda terus saja meminta pada Alan .
"ia mah tapi Alan harus minta izin dulu sama Anna mah ,dia yang ngatur keuangan untuk resiko sehari _hari jadi Alan bukanya gak mau ngasih tapi alangkah baiknya mamah minta langsung pada Anna menantu mamah ,agar tidak ada salah faham di antara kita ,karena kalau aku yang langsung kasih uang sama mamah ,takutnya Anna tau terus dia merasa tersinggung kalau aku kasih uang langsung ke mamah , seolah-olah Anna menantu yang pelit .
"alah kamu jangan apa _apa ,minta ijin istri kamu ,inget ya Alan mamah ini ibu kandung kamu yang memebesarkan kamu selama ini ,jadi gak salah kan kalau mamah minta uang sama anaknya dasar emangnya aja kamu pelit Alan ,kamu gak inget kamu lagi susah sama si Anna kamu numpang tinggal di rumah mamah ,ingat gak kamu
memang mulut Linda itu sangat tidak enak di dengar orang lain ,belum lagi dia selalu mengungkit-ungkit kebaikan yang sudah dia berikan selama ini ,jadi kesannya Linda itu pamrih dalam mengurus anak-anak nya jadi bagaimana anak perempuan nya perhatian pada linda karena Linda orangnya begitu suka menyakiti hati orang lain mulutnya terlalu pedas ,siapa saja yang mendengar ocehan Linda akan merasa sakit hati .
***
di kediaman Anjani
"Anna aku mau ngomong sama kamu ,sebaiknya kita ngobrol di kamar Rafka ,Anjani mengajak Anna untuk bicara empat mata di sana .
"Anna aku mohon sama kamu ,nanti kalau Rafka sudah besar aku mohon kamu jangan bicara dulu sama dia kalau kamu adalah ibu kandungnya ,kita sepakat kalau aku sudah punya anak lagi dan waktunya sudah tepat kita akan bicarakan ini lagi .
"dan satu lagi ,kalau mamah Niken bertanya kamu bilang kamu gak tahu apa_apa ,dan kamu bilang kalau kemarin kamu keliru mengenai Rafka ,karena Rafka adalah anak kandung saya ,kamu bisa kan Anna ?
__ADS_1
"aku mohon sama kamu ,aku gak mau mamah Niken curiga sama kita ! kamu bisa kan nyimpen rahasia ini Anna ?