
Pertemuan Anna dan Rangga rupanya di ketahui oleh Linda ,ibunya Alan .
"Astaga ! laper banget ,kayaknya aku harus mampir dulu ke kafe langganan sekalian aku mau nawarin bisnis berlian palsu sama temen arisan aku ,sahut Linda .
Tiba_tiba di melihat Rangga tengah mengobrol dengan seorang wanita di kafe yang sama.
"Ya Tuhan ! bukanya itu ?
"astaga ! masa Rangga hidup lagi ,itu benaran Rangga kan ,tunggu dulu ,itu dia lagi ngobrol sama siapa di sana ? apa jangan-jangan dia masih hidup ,gak mungkin ini aku pasti salah lihat ,ya ampun aku salah lihat ,tapi ? Linda terus saja bicara sendiri ,dan mengucek_ngucek matanya .
"Anna yang sadar dia langsung melihat kalau rupanya di sana ada Linda yang tengah duduk di meja depan di kafe yang sama .
" mas Rangga ,sebaiknya kita harus pergi dari sini mas ,kayaknya mamah Linda lihat ke arah kita ,ayo kita pergi sebelum di sadar kalau kamu masih hidup .sahut Anna cemas dan segera meninggalkan kafe itu .
"saat Linda mencoba mengucek matanya dan melihat ke arah meja yang tadi ,memang di sana masih ada dua orang yang duduk di sana ,yaitu seorang lelaki dan perempuan.
untuk menghilangkan rasa penasaran Linda coba menghampiri mereka berdua.
"Rangga ! kamu masih hidup ,sahut Linda sambil menepuk bahu seorang pria yang duduk bersama pasangannya .
"maaf ,Tante siapa ya ? saya bukan Rangga ,pria itu memalingkan wajahnya dan melihat Linda .
"astaga ! maaf saya salah orang ,tadi saya kira kamu Rangga habisnya dari kejauhan kamu mirip sama dia ,maaf ya mas ,mbak !
"ya ampun kayaknya aku harus pakai kacamata , rupanya aku sudah tua ,aku harus memeriksa mataku ini ,sahut Linda merasa malu .
***
Sesampainya di rumah Anjani
Linda langsung menceritakan kejadian tadi pada Anjani ,berharap dia mau memberikan uang pada Linda untuk memeriksa matanya , takutnya dia rabun jauh karena usianya sudah tua .
"Anjani ,mamah minta uang ya ,mamah mau priksa mata mamah takutnya mamah rabun jauh ,soalnya tadi mamah lihat mantan suami kamu itu si Rangga ,mamah kira masih hidup dia lagi ngobrol berdua di kafe ,pas di samperin ternyata bukan ,kan mamah jadi malu sama orang ,jelas Linda .
__ADS_1
"masa ia sih mamah lihat mas Rangga ,polisi bilang kan Rangga sama Anna sudah meninggal pas kecelakaan mobil waktu itu mah ,lagian mamah ada_ada aja mungkin bener mata mamah udah rabun tuh !
mamah minta sama mas Alan aja ya mah ,Anjani gak pegang uang soalnya .
"yaudah nanti mamah minta sama Alan ,Oia Anjani kamu habis beli kalung yang sama ya sama mamah kamu Niken ? soalnya kalung kalian mirip banget gitu ,modelnya cantik ,mamah juga pengen ih ! pasti mahal ya ? sahut Linda keppo
"kalung yang kemarin ? oh itu sourvenir ucapan terimakasih dari nikahan saudara aku mah ,kenapa mamah mau ?
ambil aja sih kalungnya ada di laci sana ,mamah boleh ambil buat mamah ,sahut Anjani .
"ya ampund ,kamu punya banyak kalung cantik Anjani ,kenapa kamu jarang pakai semua kalung ini ,Linda mencoba satu_satu ,dia melihat begitu banyak kalung cantik di meja rias Anjani .
"mamah coba yang ini ya boleh ! ia mah boleh ,sahut Anjani yang kurang ,saat Linda mengajak dia bicara karena Anjani hanya konsen pada layar ponselnya ,dia sedang fokus lihat hp skroll sosmed ,liat tas ,dan baju koleksi terbaru .
",mamah minta uang ini boleh ,Linda mengambil cincin berlian berwana biru Rubby yang harganya setengah M.
"cincin yang bagus ,batu permata ya juga indah warna biru ,ini mah cocok buat mamah aja ,boleh ya buat mamah .
"Boleh banget ambil aja ,sahut Anjani yang sedang membaca komentar di situs belanja online ,dia minta harga discoaunt dan yang punya toko bilang boleh banget ambil aja ,"
"makasih banyak sayang ,kamu memang menantu idaman ,mamah pergi dulu ya mamah mau pamer sama temen_temen mamah dulu ,cincin nya bagus pasti mahal .
"cihh, dasar ibu_ibu ,di kasih perhiasan hadiah sourvenir juga udah girang ,Anjani tidak ngeh kalau Linda gak jadi ambil kalungnya dia malah ambil cincin hadiah dari almarhum ayahnya Anjani .
"kenapa dia gak menutupnya lagi ,bagaiman kalau ada yang masuk terus ambil perhiasan aku ,dasar orang tua .
astaga ! bentar cincin permata Rubby punya aku mana? Anjani baru ngeuh kalau ternyata cincinya sudah tidak ada di kotak tempat dia dia di simpan .
"jangan_jangan di ambil sama mamah Linda .
mah ! mamah ambil cincin aku yang ada di kotak ini ,gak mah ? duh mamah kemana sih ,rupanya Linda sudah pergi .
"heh Anna gadungan ! kamu lihat mamah Linda gak ?
__ADS_1
"barusan dia pergi ,dia bilang mau pamer ke temen-temen nya ,soalnya dia punya cincin baru ,sahut Anna .
"apa ? kenapa kamu gak cegah dia sih ! dia ambil cincin mahal aku ,itu kan hadiah dari papah waktu aku menikah ,kamu tahu gak dia kemana ?
"mana aku tahu ,coba aja kamu telepon dia .
"nomernya gak aktif lagi ,aghhhhh ,sial !
***
di tempat arisan .
"hai gaess! lihat nih aku punya cincin berlian Rubby ,mahal nih ,kalian pasti gak sanggup beli ,coba nih ! lihat ,Linda memamerkan cincin yang dia pakai .
"wah ,jeng Linda ,kamu punya cincin itu dari mana ? itu mah mahal banget ,asli lagi ,banyak uang ya sekarang ,bisa beli cincin harga setengah M itu ,sahut Monica .
"apa ? ini harganya setengah M ,Linda pikir harganya cuma 50 jutaan ,ternyata harganya gila bener .
"jeng Linda kok kaget masa harga cincin sendiri gak tahu sih aneh ,sahut Monica .
"aku gak tahu jeng Monic ,ini kan aku di kasih sama menantuku Anjani .
"Duh ,baik bener ya menantu kamu ,jarang lho jeng ada menantu yang begitu royal sama kita .
"aduh ,saya kan orang baik ,jadi punya menantu juga baik ,karena anak saya royal sama menantu saya jadi wajar menantu saya royal sama saya ,sahut Linda sombong .
tiba-tiba saat sedang asyik pamer ,Anjani langsung nyerobot datang .
"Kembalikan cincin aku mah ! sini ,sahut Anjani ,langsung merebut cincin yang ada di tangan Linda .
"eh ,eh ,tunggu dulu ,ada apa ini ? kamu kan sudah kasih cincin ini untuk mamah ,kenapa kamu minta lagi, gak bisa dong .
"kapan aku ngasih itu sama mamah ,balikin gak ! aku gak mau ya ,itu cincin kesayangan aku mah ,sahut Anjani .
__ADS_1
"gak mau ,kamu udah kasih tadi ,kamu jangan gitu dong ,mamah teriak nih .
teman_teman arisan Linda hanya bengong saat melihat menantu dan mertua berebut cincin itu di depan umum