
Aku mohon jangan laporkan aku ke polisi ,aku janji aku akan menuruti semua perkataan kalian ,aku gak papa juga walau jadi babu di sini ,yang pasti izinkan aku mengurus anak-anak Anna ,soalnya itu pesan trakhir dia sama aku ,jadi aku mohon sama kamu Anjani .
Anna asli mencoba memainkan peranannya ,dia pura_pura mengalah ,namun banyak segudang rencana yang dia telah siapkan .
"tunggu Alan ,kita harus mendapatkan lebih banyak ke untungan dari dia ,enak aja cuma jadi babu ,setidaknya dia harus menyerahkan semua kekayaan si anna pada kita untuk ganti rugi ,sahut Linda masih Maruk harta .
"maaf ,mah ! kuburan kembaran aku masih belum kering jadi mamah gak bisa ngomongin itu sekarang ,lagian aku gak punya hak atas harta Anna ,yang berhak hanyalah anaknya yaitu Tio .
"Kamu salah ,si Rafka juga kan sebenarnya anak si Anna ,jadi dia juga berhak dapat Harta warisan sahut Anjani keceplosan !
apa ? Rafka adalah anak Anna ? sahut Alan dan Linda serentak .
"ya ampun, aku keceplosan,i_ia maksud aku , sebenarnya Rafka adalah Akbar ,anak Anna yang waktu itu hilang ,aku beli dia dari seseorang yang menjual dia kepadaku dengan harga fantastik .
Alan ,Linda ,merasa syok mendengar semua itu ,kebetulan yang sangat sulit di bayangkan memang ,namun mereka akhirnya senang ,setidaknya Alan mempunyai dua putra yang masing-masing sudah dapat warisan banyak ,Tio dapat warisan dari ibunya ,sedangkan Rafka/Akbar mendapat warisan dari kakenya ,ayahnya Anjani .
"Kamu beruntung sekali Alan ,meskipun kamu tidak pernah mengurus anak-anak kamu ,tapi lihat kedua anak kamu membawa berkah untuk kita ,kedua cucuku menjadi ahli waris ,Linda langsung sumringah mendengar semua kenyataan itu ,dia tidak pernah mengurus ,apalagi membantu membesarkan cucu_cucunya ,tapi giliran pas cucunya jadi ahli waris baru dia semangat mengakui kalau Tio dan Rafka adalah cucunya .
"Kenapa kamu gak pernah cerita masalah ini sama aku ,sahut Alan kecewa sama Anjani.
"ya maaf mas ,aku kan bikin kesepakatan nya juga sama Anna ,sama mas Rangga ,jadi udahlah sekarang kan kita sudah menikah ,dan kita tinggal bersama ,jadi kita berdua bisa mengurus Rafka .
"Kamu juga harus mau mengurus Tio ,Anjani ,sahut Linda .
"ya, aku harus terima semasa hidupku mengurus anak-anak si Anna itu ,tapi gak papa yang penting ahli waris aman di tangan kita ,sahut Anjani .
__ADS_1
***
Anna melakukan semua pekerjaan rumah di rumah Anjani ,
"Heh ,kamu ,sekarang kamu masak sahut Linda sok berkuasa.
"Baik mah! ,apa kamu bilang mamah ? udah kamu jangan panggil sama mamah ,kamu kan bukan menantu saya ,kamu hanya penipu di rumah ini ,panggil saya nyonya !
"Baik nyonya,"
Semua orang makan masakan Anna ,namun mereka tidak tahu kalau Anna sengaja memasukan obat pencahar dalam makanan yang mereka makan .
"wah ,makananya enak banget ,gitu dong kalau masak bener ,jangan salah_salah ,lagi !
"ayo kita makan mas ,si Anna gadungan udah masak untuk kita ,sahut Anjani .
"Kalian makan saja ,aku mau nyuapin anak_anak di belakang ,sahut Anna .
"udah sana_sana! sakit mata aku lihat kamu di sini ,Linda makin ketus .
mereka dengan lahapnya menikmati makan di meja ,namun setelah mereka selesai ,mereka bergantian ke kamar mandi ,untung saja kamar mandi di rumah banyak, coba kalau tidak ,bisa ada drama kedodoran !
"Aduh! kok perut mamah sakit sekali ya ,Alan ! mamah mau ke kamar mandi dulu !
"Alan juga mah ,Alan kayaknya sakit perut juga !
__ADS_1
"Kok anjani juga merasakan hal yang sama sih, apa semua ini gara_gara masakan dia !
"Heh ,gadungan ! kamu masukin apa kemakanan kita ,kamu sengaja ya bikin kita sakit perut ,ngaku kamu !
"Aku gak masukin apa_apa kok! ,ini anak_anak juga makan apa yang kalian makan ,lagian kalian lihat sendiri kan aku ngambil makanan yang sama di meja makan buat anak-anak ?
"Ah ,udah ! sekarang kamu ambilin kita obat sakit perut ,yang benar saja ,aku mau pergi arisan hari ini .
"maaf ,nyonya tapi saya tidak bisa mengambil nya karena saya juga sama sakit perut sahut Anna ,langsung kabur .
"Syukurin ,makanya punya mulut tuh di jaga ,jangan kaya cabe ,tanggung sendiri akibatnya ,sakit perut juga kan kalian !
***
Niken ,bicara empat mata dengan Anna di kamarnya ,dia bilang kalau aset kekayaan Anna aman di tangan ibunya Tari ,jadi tinggal membuat sandiwara kalau aset Anna di sita bang ,karena Anna punya hutang .
Dan kalau soal hak asuh Rafka ,Niken sudah mempersiapkan pengacara untuk mengurusnya, bagaimanapun Rafka adalah anak kandung Anna ,jadi Anna punya hak untuk itu ,setidkanya kalau pihak Anjani dan Alan kekeuh menuntut tetap saja Anna lebih berhak .
dan soal ahli waris ,meskipun Niken sudah tahu kalau Rafka bukan cucu kandungnya dari almarhum suaminya ,dia tidak keberatan ,karena suaminya bilang ,berikan hartaku pada orang yang tepat ,karena bagaimanapun aku tidak mau hartaku jatuh ke tangan orang yang salah ,karena alrmhumah papahnya Anjani sudah tahu kejahatan anaknya ,membohongi keluarga dengan identitas Rafka yang sebenarnya ,jadi di kemudian hari Anjani harus menyesali semua perbuatannya .
"itu pesan alhmrhum sebelum meninggal ,jadi meskipun Rafka bukan cucu kandung ,tetep saja dia akan menjadi ahli waris ,dan kamu Anna sebagai pembimbingnya karena kamu adalah ibu kandungnya ,sahut Niken .
"Terimakasih ,mah ! tapi untuk saat ini kita pura_pura saja , biarkan Anjani merasa menang ,yang penting semua dokumen sudah aman di tangan kita ,karena yang Anjani pegang adalah dokumen palsu .
"Kamu sabar ya Anna ,mamah yakin nanti kamu akan menemukan kebahagiaan kamu sayang ,
__ADS_1