Balas Dendam Sang Menantu

Balas Dendam Sang Menantu
tamat riwayat kamu Alan dan Anjani ! saatnya kalian masuk Bui


__ADS_3

Setelah tragedi penculikan itu ,Alan dan Anjnai melanjutkan rencana berikutnya ,mereka pulang dengan wajah lemah dan lesu .


"mana Rafka ,kalian kok cuma berdua ,terus kenapa baju kalian sangat kotor ,kamu kenapa mas ,wajah kamu babak belur begitu ,sahut Anna panik .


"Rafka ,hiks ,hiks, dia di culik sama orang ,sahut Anjani mendramatisir keadaan .


"apa kamu bilang Rafka di culik ? bagaimana bis Rafka di culik !


kalian bercanda kan ! masa kalian gak bisa jaga anak sendiri sih mas ,kita harus lapor polisi secepatnya .


kenapa kalian hanya diam saja ,ayo kita lapor polisi ,Anna semakin panik saat tahu Rafka di culik .


"kamu sangat panik ya ,padahal kamu kan bukan Anna ,dan Rafka bukan anak kamu ,tapi kenapa kamu begitu panik ! sahut Anjnai tanpa dosa .


"Gila kamu ya ,aku itu ibunya jelas saja aku panik ,aku kan yang melahirkan dia , bagaimana aku bisa tenang saja saat tahu anak aku hilang Anna keceplosan .


"oh ,jadi benar mas dugaan kita ,rupanya dia beneran Anna ,buktinya barusan dia mengatakan kalau Rafka adalah anak kandung dia ,dan dia yang melahirkannya .


sudah cukup sandiwara kamu Anna ,sekarang aku tahu siapa kamu sebenarnya,sahut Anjani merasa senang membongkar intentitas Anna yang sebenarnya .


"dasar kalian benar_benar licik ,kalian sengaja memakai Rafka untuk memancing aku ,harusnya aku tahu itu ,dan kamu mas ,kamu tega menjadikan Rafka sebagai tumbal bagaimana kalau terjadi apa_apa sama dia mas ! sahut Anna dalam tangisannya yang tak bisa di bendung lagi .


"sudahlah Anna ,yang penting aku sekarang tahu kebusukan kamu padaku ,dan soal Rafka ,dia baik_baik Saja karena penculiknya adalah orang suruhan aku sendiri kok ! sahut Alan dengan entengnya .


namun tiba-tiba Alan baru mendapatkan telepon dari anak buahnya yang berencana menculik Rafka ,rupanya mereka gagal melakukanya karena ban mobil mereka kempes saat menuju jalan puncak ,jadi mereka memberi tahu tidak bisa menculik Rafka .


"apa ? jadi yang menculik Rafka siapa ,sahut Alan syok !


"ada apa mas ,sahut Anjani penasaran.


ini gawat Rafka beneran di culik ,kita gak tau yang menculik dia siapa ,soalnya tadi anak buah aku telepon kalau mereka gagal ke lokasi ,yang kita tunjukan ,dan yang tadi menghadang kita ,itu bukan orang suruhan aku ,sahut Alan menjelaskan .

__ADS_1


"Astaga mas, jadi Rafka ? ini semua gara_gara kamu Alan ,kamu ayah yang egois aku benci kamu ,Anna marah dan memukul badan Alan berkali-kali meluapkan kekesalannya .


aku mohon kamu harus temukan Rafka secepatnya mas ,aku gak mau Rafka kenapa-kenapa ,Anna menangis histeris .


"bener mas ,Rafka kan aset aku ,dia adalah kunci semua harta warisan aku ,jadi aku gak mau dia kenapa-kenapa mas ,kalau Rafka meninggal semua harta papah Akan di hibahkan ke panti asuhan .


gak ,ini gak boleh terjadi ,Anjani merasa cemas .


palkkk!!


"kurang ajar kamu Anjani "tamparan keras mendarat di pipi Anjani


"cukup ,Anjani ,kamu sudah gila ,yang di pikiran kamu adalah harta_harta ,kamu gak mikirin gimana nasib putra aku di tangan para penjahat itu , keterlaluan kamu Anjani .


Anna yang kelewat emosi menampar keras pipi Anjani ,Anna begitu murka ,dia memperlihatkan taringnya saat seseorang menyakiti putranya .


dia mendorong Anjani sampai dia terjatuh ,dan Alan balas menampar Anna ,namun tamparanya ti tangkis cepat oleh Anna .


"mas sebaiknya kita tinggalin dia ,Anna lagi kerasukan kita tidak tau kalau kalap dia bakal ngapain sama kita ayo mas kita pergi dari sini ,sahut Anjnai merasa takut sambil menarik tangan Alan .


***


di kantor polisi


semua penjahat yang mencoba menculik Rafka di tangkap oleh polisi ,karena Niken yang memberitahukan semuanya pada polisi dia tidak sempat bilang pada Anna karena waktunya mepet ,rupanya benar Alan dan Anjani sedang merencanakan sesuatu untuk membongkar identitas Anna ,dengan memancing dia membuat sandiwara penculikan .


saat di kantor polisi rupanya Rangga juga ada di sana maka di susun rencana untuk menyadap wa Alan dan Anjani ,dia tahu dari isi pesan yang mereka kirim pada penjahat suruhannya ,maka polisi dengan sigap datang ke lokasi untuk menyergap semua penjahat itu ,dan mengambil alih mobil mereka untuk berpura-pura menjadi penculik Rafka .


lalu benar saja ,Alan dan Anjani dan bocah polos itu ada di sana ,dengan begitu Rafka aman di bawa oleh para polisi itu yang menyamar sebagai penjahat suruhan Alan .


namun Alan tidak sadar karena dia hanya fokus pada peranya untuk melawan penjahat itu .

__ADS_1


setelah di duga Alan kembali ke rumahnya .


polisi menyuruh para penjahat suruhan Alan untuk menelpon Alan dan Anjani kalau bilang mereka gagal ,dan benar saja Alan dan Anjani panik ,karena mengira Rafka di culik beneran .


mereka meminta ganti rugi dan uang tebusan pada Alan dan Anjani ,agar mereka mendapatkan Rafka kembali .


mereka harus menyiapkan uang sebanyak 500 juta untuk uang tebusan ,dan mereka harus bertemu di tempat yang telah di tentukan .


dan benar saja akhirnya mereka datang ke lokasi ,dan memberikan sejumlah uang ,namun uang yang Alan dan Anjani berikan adalah uang palsu .


Anna belum di beri tahu kalau Rafka aman di kantor polisi bersama Rangga dan juga Niken ,malah tari juga ada di sana .


Anjani dan Alan datang ke tempat para penculik itu meminta tebusan ,kebetulan Anna juga ikut karena dia tidak ingin Rafka terluka .


dan akhirnya Anjani dan Alan masuk perangkap polisi untuk penangkapan mereka .


"angkat tangan! sahut polisi yang tiba-tiba datang saat Alan dan Anjani melakukan transaksi penebusan Rafka .


"ada apa ini ,mas mereka siapa mas ?


"aku juga gak tahu ,mereka siapa !


Anna hanya bingung kenapa para penjahat itu malah bilang angkat tangan !


"kami dari kepolisian ,"kalian di tangkap atas tuduhan penculikan ,dan kejahatan lainya ,ikut kami sekarang ,kita akan proses di kantor polisi .


sontak saja ,Alan dan Anjani merasa kaget ,polisi menangkap mereka berdua .


"tenang nyonya Anna ,anak anda aman bersama tim kamu di lapor polisi ,kamu juga ikut sama kamu untuk menjadi saksi ,sahut pak polisi pada Anna .


"Alhamdulillah ,Rafka baik_baik saja ! terimakasih banyak pak ! sahut Anna terharu .

__ADS_1


__ADS_2