Balas Dendam Sang Menantu

Balas Dendam Sang Menantu
alangkah baiknya mertua jangan banyak ikut campur


__ADS_3

akhirnya Rafka berubah menjadi anak yang baik ,dan itu membuat Anna dan Rangga sangat bahagia ,apalagi Tio dia merasa benar_benar mempunyai seorang kaka sekarang ,tapi tetap saja Naura menyimpan kecurigaan pada Rafka karena tiba_tiba Rafka menjadi anak yang baik dan perhatian serta penurut .


"mamah Anna curiga gak sih sama ka Rafka ? kenapa dia tiba_tiba baik ! terus itu semua terjadi saat mamah coba bertanya kenapa ka Rafka jarang pulang kerumah ,tapi dia gak jawab dan tiba_tiba dia berubah itu kan mencurigakan mah ,sahut Naura .


"sayang ,sudah kamu jangan berburuk sangka sama mamah kamu ,dia kan sudah besar dia pasti sudah menyadari semua kesalahannya pada keluarga ini jadi harusnya kamu senang sayang ,ucap Anna lirih .


"aku harap dia beneran berubah ya mah ,yaudah Naura pergi ke kamar Naura dulu ,mamah istrihat jangan banyak fikiran .


"ia sayang ,kamu istrihat ,Mamah masih ada urusan sebentar .


***


di rumah Anjani .


gimana sayang ? kamu udah menemukan berkas surat kuasa itu ? mana sini berikan sama mamah ! sahut Anjani.


"ini mah Rafka udah pegang surat kuasanya ,dan ini Rafka dapatkan dari mamah Anna langsung !


"Anna ngasih surat itu sama kamu sayang ? kok bisa ?


"malah mamah Anna udah berikan hak Rafka untuk mengelola semua harta dari kake Hamdan ,dan Rafka di suruh untuk cari orang untuk mendampingi Rafka dan mamah Anna sama papah Rangga memberikan kebebasan itu untuk Rafka mah !


"mereka ngasih kamu kebebasan untuk semua ini Rafka ? apa kamu gak curiga ! selama ini mereka kekeh dan gak mau ngasih surat kuasa sama surat warisan kake kamu ! tapi kenapa mereka malah menyerahkan semuanya percuma sama kamu ,sahut Anjani.

__ADS_1


"Rafka juga gak tau mah ,tapi Rafka baru sadar kalau ternyata mamah Anna baik sama Rafka ,dia hanya mau Rafka jadi anak yang baik ,buktinya saat Rafka mencoba untuk berpura-pura baik dan nurut sama mamah Anna ,dia dengan suka rela memberikan semua hartanya pada Rafka ,namun Rafka jadi tak tega udah bohong sama mamah Anna .


"ya ampun Rafka ! untuk apa kamu menyesal ,biarkan saja mereka itu ,ini sudah jadi hak kamu dan hak mamah juga ,mamah akan bawa surat ini dan mamah akan rubah semuanya agar mamah bisa jadi pendamping kamu mengatur semua harta warisan kamu sayang ,kamu jangan khwatir tapi mamah minta kita keluarkan papah kamu dulu dari penjara kasihan dia !


"Rafka gimana mamah saja ,semua yang terbaik menurut mamah Rafka akan setuju .


dalam hati kecil Rafka dia merasa menyesal telah membohongi ibu kandungnya Anna untuk mendapatkan semua hak waris dari kakenya ,tapi di sisi lain dia sudah berhasil mendapatkan apa yang dia mau ,namun Rafka baru sadar kalau harta bukan segalanya ,dia mengingat detik demi detik saat Anna begitu menyayanginya .


namun Rafka teringat kembali dengan perkataan Anjani ,kalau Anna bukan ibu yang baik untuk Rafka .


"gak ,aku gak boleh kasihan sama mamah Anna ,dia dulu juga jual aku sama mamah Anjani demi uang ,dan dia juga selingkuh sama suaminya mamah Anjani papah Rangga .


"aku tak boleh kasihan sama mamah Anna ,mamah Anjani benar ,biarkan mamah Anna menerima semua balasannya ,aku tak boleh tertipu dengan kebaikan dia ,bisa saja dia hanya pura _pura .


***.


ruamah Rahel .


"Robby ,apa kamu gak malu punya istri seperti si Rahel itu ,gak bisa rawat diri ,pakai baju aja dia gak bisa masa seharian dia pakai daster Mulu ,perasaan dia kan masih muda ,baru punya anak satu aja penampilannya udah kaya nenek_nenek ! sahut ibunya Robby .


"mamah jangan gitu , bagaimanapun Rahel adalah istri Robby mah ,mungkin dia gak sempet buat rawat diri soalnya dia kan sibuk ngurusin Zahra mah .


"kalau mamah jadi kamu ,mamah gak mau punya istri kumel kaya si Rahel ,udah sekolah gak bener ,sekarang kerjanya cuma jadi ibu rumah tangga ,ngurus anak satu aja udah kaya ngurus anak 12 .

__ADS_1


Rahel mendengar perkataan ibu mertuanya yang sangat tidak enak di dengar dan menyayat hati ,bagaimana tidak setiap hari Rahel selalu di ejek soal penampilan ,namu Rahel gak bisa menjawab karena untuk saat ini bagaimana dia memikirkan untuk menjaga penampilan sedangkan Rahel mengurus anak sendiri dan mengerjakan pekerjaan rumah di rumah sebesar istana yang minim pembantu jadi apa_apa Rahel yang kerjakan ,belum lagi semua gajih di pegang oleh mamahnya Robby , bagaimana Rahel bisa membeli skincare kalau jatah bulanan saja ibu mertuanya yang pegang saat itu .


Robby mencoba menghampiri Rahel yang sedang menyiapkan baju Zahra ,kebetulan Zahra udah kelas 3 SD dan dia tumbuh menjadi putri yang cantik .


"Rahel ,maafin mamah aku ya dia gak maksud kok menyinggung kamu ,tapi mamah benar setidaknya kamu beli pakaian baru untuk kamu ganti baju ,dan kamu beli baju yang sesuai sama umur kamu ,sahut Robby


" gimana aku mau beli baju sama skin care mas kalau semua uang mamah kamu yang pegang ,untuk bulanan dan keperluan Zahra saja aku minta sama mamah kamu dan itu semua di jatah !


sahut Rahel agak kesal ! baru kali ini dia berani bicara mengungkapkan kekesalannya pada suaminya selama ini dia bungkam karena Rahel berfikir untuk tidak mementingkan penampilan karena Rahel tau dia cuma numpang di rumah mertuanya ,dan Rahel sudah bersyukur suami dan anaknya Menyayangi dia ,tapi makin hari makin kesini omongan mertuanya gak bisa di tolerir lagi ,mungkin mood Rahel saat itu sedang tidak baik dan Rahel memasukan perkataan mertuanya ke dalam hati nya yang membuat Rahel kesal dan balik marah pada suaminya .


"aku istri yang banyak kekurangan mas ,aku gak seperti yang lain ,karena aku di rumah ini gak di anggap istri aku hanya seorang yang mengharap belas kasihan dari kamu dan keluarga kamu mas ,aku yakin kamu cuma kasihan sama kamu kan ?


"Rahel sayang ,kamu jangan bicara seperti itu ,aku gak kasihan sama kamu ,aku sayang aku cinta ,kamu itu istri aku ,jadi gak mungkin aku gak sayang dan cuma kasihan ,kamu jangan bicara seperti itu .


"kalau kamu memanggap aku istrimu mas ,tapi kenapa kamu gak beri aku hak untuk mengatur keluarga aku sendiri ,setidaknya kamu harus percaya sama aku kalau aku juga bisa atur keuangan untuk kebutuhan kita .


"Tapi Rahel waktu itu kita masih sangat muda jadi mamah khwatir kamu belum bisa ngatur keuangan dan mamah takut kamu boros ,jadi lebih baik mamah aku yang simpan karena kita juga kan numpang di sini kan sahut Robby .


"itu lemahnya kamu mas, bagaimana kita bisa mencoba mandiri kalau semua kehidupan kita mamah kamu yang ngatur ,uang belanja mamah kamu yang ngatur dan kalau aku harus jujur mas ,aku malu jadi seorang istri mas ,aku merasa tidak layak jadi seorang istri karena dari sini aku lihat kamu tidak percaya sama aku mas !


aku mau kita pindah mas ,kita ngontrak ! dan uang biar aku saja yang ngatur ,aku bisa dan aku yakin kita akan lebih bahagia ,dari pada kita terus menumpang di rumah mamah kamu ,dia selalu saja menghina aku ,karena aku gak berpendidikan ,aku ini aku itu ! sekarang cukup mas aku gak sanggup !


aku tak sekuat Tante Anna di saat ibu mertuanya menghina dan memojokan nya aku Rahel mas ,aku gak bisa sesabar itu

__ADS_1


__ADS_2