
Tiba_tiba Anjani bertemu dengan Rafka di jalan .
kebetulan motor yang di kendarai Rafka mengenai genangan air dan tidak sengaja airnya menciprat ke arah Anjani yang sedang berjalan .
"Astaga! hey! lain kali lihat_lihat Dong ,kotor nih baju saya ,kurang ajar anak muda jaman sekarang pakai motor gak ada etikanya ,gak lihat apa ada orang berjalan kaki , Anjani mendumel .
"maaf Tante ,saya gak sengaja habisnya saya buru_buru ,sahut Rafka sambil membuka helmnya ,meminta maaf pada Anjani .
"kamu ? Astaga ! tunggu dulu nak ! sini dulu ,ini mamah Anjani sayang ,kamu Rafka kan ?
ya ampun Rafka ,mamah kangen nak sama kamu ,sahut Anjani ,sambil memeluk erat Rafka .
"ma_mah ,Anjani ! jadi mamah sudah bebas dari penjara sahut Rafka sinis .
"Sayang kamu tahu mamah di penjara nak ! siapa yang bilang itu semua ?
"Rafka tau dari mamah Anna dan juga papah Rangga mah ,yaudah Rafka berangkat sekolah dulu ,lain kali mamah jangan jalan kaki naik umum aja biar gak ada masalah sama pengendara motor .
Rafka tidak peduli dan pergi berlalu meninggalkan Anjani ,yang bajunya penuh dengan cipratan lumpur .
"oh Astaga! jadi Rangga dan Anna juga memberi tahu anak_anak soal aku dan mas Alan di penjara ,keterlaluan kamu Anna ,lihat saja nanti aku akan buat perhitungan sama kamu ,aku benci kamu Anna gumam Anjani kesal .
__ADS_1
***
Di sekolah
"Tio lu ikut gue ! cepet sahut Kaka kelas tio yang duduk di bangku kelas 3 SMA yang datang dan tiba_tiba langsung menyeret Tio keluar dari dalam kelas ,
dia adalah musik dari kakanya Rafka ,dan kebetulan mereka tahu kalau Tio adalah adiknya Rafka yang suka berkuasa di sekolah ,yang belagu dan suka seenaknya sama orang ,mereka menyeret Tio dengan alsan mau membalas sakit hatinya pada Rafka namun tidak bisa ,
jadi mereka menyekap adiknya Tio yang jadi korban bully di sekolah ,karena Tio anaknya polos dan tidak suka berkelahi dia lelaki yang lugu ,tidak suka kekerasan ,tidak seperti Rafka .
"Lu diem di sini ,gue akan jadiin Lo pancingan agar Kaka Lo si Rafka itu yang belagu datang ke sini ,gue akan bikin perhitungan sama dia sahut Bagas sangat marah .
"Diam ! bocah ,jangan banyak bicara kamu ,kalau tidak wajah kamu itu akan gue pukul sahut Bagas bringas !
***
Rafka ! Lo ikut gue ,gawat si Tio di bawa sama si Bagas dia di kurung di gudang ,dan gue yakin adik Lo dalam.bahaya ,sekarang Lo harus selametin dia sahut Kanaya ,merasa cemas .
"anak itu selalu saja menyusahkan ku ,aku tidak peduli ! biasa saja mereka memukuli si Tio ,aku males untuk membantu bocah itu .
"tapi Rafka ,Bagas gak akan lepasin Tio sebelum Lo datang nyelametin dia ,cepetan Lo gak kasihan sama adik Lo sendiri .
__ADS_1
"sialan ! Tio selalu saja menyusahkan gue ,kenapa dia tidak bisa melawan si Bagas itu ! harus aku yang turun tangan dasar payah ,sahut Rafka kesal .
Dan benar saja ,rupanya adiknya Tio sudah babak belur di hajar Bagas habis_habisan ,rupanya Rafka datang terlambat .
"Akhirnya Lo datang juga ! Lo lihat kan adik Lo sudah gue habisin ,jadi sekarang giliran Lo yang akan gue kasih pelajaran anak sombong ,sahut Bagas Tanpa basa_basi memukul Rafka
bukkk!! bukk!
perkelahian itu terjadi di gudang belakang sekolah ,yang kebetulan suasana sekolah sudah sepi karena anak_anak sudah bubar sekolah .
Rafka menang dan bisa menghajar Bagas,hingga babak belur .
"Sekali lagi Lo buat lelucon kaya gini ,gue gak akan ampuni lu bagas ! ingat urusan kita belum selesai ,dan gue ingatkan satu hal lagi sama Lo Bagas ,jangan pernah jadiin adik gue tumbal Karena lain kali gue gak peduli mau dia Lo habisi juga ,kalau bukan Kanaya yang minta gue gak mau datang ke sini .
Rafka menolak membantu Tio ,dia langsung bergegas pergi setelah mengajar Bagas .
"Tio Lo gak papa ,sahut Kanaya membantu Tio untuk berdiri ,bibir kamu berdarah hidung kamu juga ,aku obatin ya kita ke UKS sebentar aku cari satpam dulu semoga mereka masih ada di sekolah ini sahut Kanaya sahabat Tio .
"Aku sedih tau lihat kamu kaya gini ,kenapa Rafka Kaya yang gak peduli gitu sama kamu Tio ,padahalkan kalian adik kaka kandung kan ?
"gak tau ,mungkin gara_gara ,mamah sama papah selalu belain aku karena aku anaknya lemah tak sekuat dan sehebat Kak Rafka ,jadi ka Rafka mengira mamah sama papah hanya sayang sama aku ,tapi gak tahu juga sih aku gak masalah soal itu ,yang jadi masalahnya pasti di rumah akan adalah masalah besar lagi kalau aku ketahuan di sekap sama musuhnya ka Rafka ,pasti ka Rafka yang akan kena marah ,dan ujung-ujungnya dia makin membenci aku
__ADS_1