BALAS DENDAM SANG PHOENIX

BALAS DENDAM SANG PHOENIX
08. aku tidak suka penolakan


__ADS_3

Lucy mencoba untuk menjauh dari arya.iya tidak ingin berurusan dengan arya. dia adalah serigala yang harus di hindari.bisa saja nyawa nya melayang di tangan orang itu.


Arya menarik tangan Lucy yang menjauh dari nya.sesaat iya memandang wajah Lucy lalu mencium bibir nya.


Lucy membuka mata nya lebar lebar tidak menyangka dengan apa yang di lakukan Arya.


"sial apa yang kau lakukan" ucap lucy melepaskan ciuman Arya dengan menggigit bibir Arya seraya mendorong tubuh Arya menjauh.


"aku hanya mengambil bayaran dari mu" ucap Arya yang merasa puas.


"gila" Lucy lalu pergi meninggalkan Arya.


Arya tersenyum melihat lucy.tidak tau mengapa iya merasa sejak pertama bertemu gadis itu iya merasa senang.arya ingin selalu berada dekat dengan gadis itu.iya yang biasa nya begitu jijik dengan wanita kini merasa nyaman di dekat Lucy.


Arya mengikuti langkah Lucy. Lucy yang melihat Arya terus mengikuti nya merasa jengkel. Iya padahal tidak ingin terlalu berurusan dengan arya.


"berhenti mengikuti ku" ucap Lucy dengan marah seraya menaruh ke dua tangan nya di setiap sisi pinggang nya.


"tidak" ucap Arya dengan wajah datar.


dengan wajah kesal Lucy melihat Arya dengan tatapan membunuh.


"katakan apa mau mu.kau masih ingin bayaran apa dari ku" ucap Lucy yang sudah kesal dengan Arya.


Arya hanya menyentuh bibir nya dengan senyum licik pada Lucy.


Lucy lalu mendekat ke arah arya.tanpa aba aba Lucy langsung mengecup bibir Arya..


"anggap bayaran hutang ku malam ini padamu lunas" ucap Lucy kembali.


"kemana kau akan pergi" tanya Arya memegang tangan Lucy.


"kau tidak perlu tau.aku punya caraku sendiri" ucap Lucy percaya diri.


"ini sudah malam.ikut lah dengan ku"


"tidak.terima kasih" ucap Lucy seraya berbalik dan menyibakkan rambut nya kebelakang telinga.

__ADS_1


Arya menatap Lucy sejenak.terlibat kecantikan Lucy malam itu dengan memakai dress hitam tertutup jas dengan rambut ikal nya.dia begitu cantik .


"aku tidak suka penolakan''ucap Arya lalu menarik Lucy memasuki sebuah mobil yang entah dari mana datang nya.


"dasar sinting" ucap Lucy memakai Arya dengan tatapan marah.


"diam lah.ini sudah malam.udara juga sangat dingin.kau bisa pergi besok" ucap Arya dengan santai memasuki mobil nya.


Lucy berpikir apa yang di katakan Arya benar. ini sudah larut malam.jika iya pergi di malam hari hanya akan menyulitkan diri nya sendiri.


"baik.malam ini aku akan ikut dengan mu.jika kau berani macam macam padaku.aku tidak akan segan padamu" ucap Lucy mengancam Arya seraya menunjuknya dengan jari telunjuknya untuk memperingati Arya.


"kau tenang saja.aku tidak begitu tertarik dengan tubuh mu" ucap Arya seraya menyandarkan kepala nya di kursi mobil dan memejamkan mata nya.


'ouh..tidak tertarik.bukan kah barusan kau meminta ciuman dari ku' pikir Lucy seraya menatap sinis Arya.


Arya membawa Lucy ke kediaman rumah nya.trlihat rumah yang begitu besar dan megah bahkan berkali lipat lebih besar dari rumah nya sendiri.bahkan terlihat garasi yang begitu besar di samping rumah itu.lucy yakin ada banyak mobil di dalam bagasi nya.


bahkan rumah ini lebih besar dari rumah pribadi nya pada kehidupan sebelum nya.


"keluarga Nelson memang berbeda" gumam Lucy melihat rumah besar Arya.


"apa yang kau cari" ucap Arya yang berada di samping Lucy.


"kau tinggal di rumah sebesar ini sendiri" tanya Lucy pada Arya.


"ya" ucap Arya singkat.


"mengapa''


"bukan apa apa"


Arya lalu pergi meninggalkan Lucy begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.atau mengatakan iya aka. tidur di mana malam ini.


"nona" ucap sebuah suara mengagetkan Lucy.


Lucy melihat asal suara itu.teryata supir yang membantu Lucy kabur sebelum nya yang memanggil diri nya.

__ADS_1


''kau" ucap Lucy yang masih ingat siapa pria itu.


''nona bisa memanggil saya Mon..saya adalah asisten pribadi tuan Arya" ucap nya memperkenalkan diri.


"ouh aku mengingatmu.kau yang menolong ku waktu itu. Terimakasih untuk mu juga" ucap Lucy dengan tulus.


"Nona biar saya yang mengantar nona ke kamar" ucap Mon seraya menunjukkan jalan.lucy hanya mengangguk dan mengikuti nya.


Mon membawa Lucy ke sebuah kamar.


"ini adalah kamar nona.jika perlu sesuatu nona bisa mengatakan nya pada saya" ucap Mon dengan sopan.


"apa kah di rumah ini tidak ada pelayan atau siapapun " tanya Lucy yang sejak tadi tidak melihat siapapun.


"tidak nona.tuan tidak suka jika di kelilingi oleh orang orang apalagi wanita.tuan sangat menjaga kebersihan dari sekitar wanita." ucap Mon menjelaskan.


"apa dia pengidap OCD hingga tidak memiliki hubungan dengan orang lain " ucap Lucy dengan wajah aneh.


"tidak..tuan bisa di katakan sebagai orang yang terkena misoginis.dia sangat membenci wanita berada di dekat nya.iya bahkan tidak pernah bersentuhan dengan wanita" ucap Mon menjelaskan.


"tidak suka?! Apa kau buta.kau tidak lihat sikap nya padaku.aku baru bertemu dengan nya dia sudah begitu mesum" ucap Lucy mengingat apa yang di lakukan nya bersama Arya.


"saya tau.saya pun tidak menyangka misoginis tuan tidak berpengaruh pada nona" ucap Mon dengan wajah senang.


"maksudmu ada yang salah dengan ku"


"tidak.saya rasa misoginis tuan tidak berpengaruh pada nona." ucap Mon.


"namun tuan memiliki kelainan lain.itu iya suka berubah ubah pikiran.bahkan saya sendiri juga tidak mengerti dengan jalan pikiran bos saya ini" ucap Mon kembali seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Mon begitu setia pada arya.iya sudah lama mengikuti Arya dan menjadi asisten nya.mon adalah orang kepercayaan Arya.usia nya tidak beda jauh dari Arya.


Setelah berbincang bincang cukup lama Mon meninggalkan lucy di kamar nya.iya memasuki kamar nya dan berbaring di atas ranjang.


"huh...sekarang rencana ku adalah menemui kate.di kehidupan sebelum nya dia adalah orang paling setia dan mati karena melindungi ku" Lucy mengingat masa lalu nya kembali


Walau banyak yang telah mengkhianati nya namun ada beberapa orang yang juga setia dan rela mati demi diri nya.saat ini iya ingin menebus kesalahan itu.iya ingin kembali mengumpulkan mereka dan menjadi kuat bersama.lucy tidak akan melakukan kesalahan yang sama untuk ke dua kali nya.

__ADS_1


Lucy berjanji akan membalas dendam pada orang orang yang telah mengkhianati nya.terutama pada murid yang telah membunuh nya.


__ADS_2