
Setelah guru itu menelpon orang tua Chiara mereka pun langsung bergegas ke sekolah putri mereka karna kedua orang tua Chiara cukup jauh dari sekolah itu karna ada urusan bisnis jadi memakan waktu tempuh cukup lama.......
Di lain sisi Chiara dan Nara sama² memasang wajah kesal mereka yang bercampur dengan air mata....
"Ck liat saja kau nara tunggu teman ku datang ku buat kau tidak akan pernah melupakan hari ini" Umpat gadis itu memandang ke arah fahri
"Bagaiman ini gadis itu menangis lagi dan lagi di hadapan ku kalo aku ke sana akh......" umpat fahri bingung dengan keadaan nya sekarang
"Haa dasar mantan yang tidak di anggap dasar perempuan sok polos" ucap nara tersenyum ke arah gadis itu
Langsung saja gadis itu marah bukan main....namun ia berhasil menahan amarah nya
"Ck.....cewe **** jangan bangga sama barang bekas dehhh....." Jawab gadis itu tersenyum menyinggung ke arah mereka berdua
"He jangan ucapan mu bocah" Sentak Nara semakin kesal. fahri pun di buat kaget selama ia bersama dengan nara nara tidak pernah sekeras itu suara nya dan menjaga tata keramah dengan baik
"Ternyata masih baik kau boncel ingusan" Umpat fahri melirik ke arah Chiara
"Apa yang sebenarnya terjadi di sini" Ucap pak Nugro geram sedari tadi para guru sama sekali tidak di anggap
"Vidio apa itu nara apa benar" Timpah pak nugru
"I-itu hanya setingan pak" Nara gugup dan takut saat melihat guru melirik nya dengan tatapan rendah
sedangkan Chiara ia tersenyum tanpa dosa melihat Nara yang di bentak
"Akan aku balas dua kali lipat dari ini bocah" Umpat nara melirik tajam ke arah Chiara
"Ini semua settingan Chiara pak hiks hiks..." ucap nara sembari menangis
"Apa benar Chiara" Timpah salah satu guru
__ADS_1
"Ohhh main drama ya kak ayok siapa yang memulai ia yang menyelesaika" umpat Chiara
"Kak salah aku apa bukan nya kaka yang ingin mempermalukan aku aku juga tidak tahu kenapa malah kakak yang malu hiks hiks..." Ucap Chiara sambil menangis dan sebenarnya memang ia merencanakan ini semua
"Dasar pembohong..." Ucap nara
"Benar chi kau yang melakukan nya" Tambah fahri tidak percaya
"apa benar Chiara" ucap salah satu guru
"Wah wah aku tidak menyangka kalo gadis itu yang melakukan nya" ucap salah satu siswa
yahh sekarang malah ia yang terkena tapi untung nya bagaikan malaikat mantan teman nara yang memang merencanakan semua ini angkat bicara dan menyerah kan bukti
"Bohong pak Nara yang ingin mempermalukan Chiara namun Chiara mendengar semua rencana jahat nara" Ucap Gadis itu
Nara kaget tidak percaya karna perempuan yang berbicara itu tidak lain sahabat dekat nya
Dan nara menyerah kan bukti untuk mempermalukan nara dan saat vidio itu di putar semua nya tercengang ternyata memang Chiara tidak bersalah dan saat itu juga semua nya melirik ke arah Nara
"Kalian lihat Chiara tidak salah yang salah perempuan berlidah dua ini" Timpah Amera
"Bohong ini settingan" Bagaikan angin lewat ucapan Nara sama sekali tidak di dengar bahkan fahri yang awal nya memegang tangan nara sekrang sudah ia lepas
"Dasar murid tidak tahu malu" Timpah pak Nugro
"Haa aku tidak peduli heh gadis miskin...." belum sempat nara melanjutkan ucapan nya Amera pun menyela dengan memberi vidio **** nara
"Ini aku ambil dari kaka ku" ucap amera
"Kaka tidak sengaja bertemu mu di tempat tongkrongan nya" Timpah amera nara diam tidak bisa bicara
__ADS_1
langsung setelah itu para murid sekolah dharma bangsa riuh bukan main
"Putri ku" Ucap salah satu wanita yang sedikit menua itu
"Mamah hiks hiks ..." ucap nara langsung memeluk kedua Orang tua nya dan memfitnah Chiara
"Kau kenapa sayang" ucap papa nara
"Haaa papa aku di permalukan oleh gadis miskin ini" Ucap nara seketika membuat kedua orang tua nya murka
Mama nara langsung menarik tangan anak nya dan tiba²
PLAK! PLAK
Mamah nara menampar Chiara tiba² nara merasa panas di pipi nya
Plak sekali lagi mamah nara menampar gadis itu hingga menangis
"Hehh gadis miskin kau tidak tahu siapa aku berani nya kau mempermalukan anak ku ha" sentak mama nara
"Heh lepaskan tangan kotor mu dari putri ku" suara yang menggema membuat semua Irang yang mendengar nya berdecak
"Papa hiks hiks" Ucap Chiara berlari memeluk papa nya
"Sayang apa kau baik² saja" ucap bunda Chiara memeluk putri nya dan seketika murka melihat pipi anak nya memerah
*
*
Bersambung......
__ADS_1
baca yahh bab selanjutnya...😊