
"Chi-Chiara" Ucap fahri kaget melihat tangan yang ia pegang Mulai bergerak bahkan sekarang perempuan itu membuka mata nya sontak membuat semua orang yang ada di sana kaget bahagia dan haru itulah yang di rasakan oleh mereka yang ada di sana
"Chiara putri ku" ucap bunda Chiara menatap dalam kepada putri nya
"Wahh sungguh keajaiban cintai" ucap Chinera kaka Chiara bahkan masih saja sempat
bercanda
"Kaaa" Lirih Chiara kepada kakak nya
"ehh maaf ya dek" Ucap rasa bersalah Chinera
dan tiba² tatapan Chiara menuju ke arah fahri begitu pula dengan fahri mereka berdua terdiam seperti di novel² mereka akan tersenyum dan saling berpelukan dan mengatakan cinta namun itu hanya novel berbeda dengan Chiara dan Fahri mereka diam bahkan memutuskan kontak mata ketika salah satu sepupu mereka menyadarkan kedua insang yang tengah tidak bucin itu
"Ehkmm......kalo mau ngapel tunggu sepupu gw sembuh ya bro langsung sikatt" ucap salah satu sepupu Chiara membuat semburan merah keluar dari wajah kedua nya
"Ehmm....." Fahri berdehem untuk menghilang kan rasa gugup pada diri nya
"Wahh seperti di filim² ya sesudah fahri menyentuh tangan Chiara gadis itu langsung bangun " ucap bibi fahri memecah keheningan sontak suara kekehan mereka terdengar keras
"Hahaha....." Tawa semua nya di ruangan itu
__ADS_1
"Shutt ini bukan rumah kita" kata papa Chiara mengingatkan kepada saudara nya yang kalo tertawa akan lupa dunia dan di mana mereka
"A-air bund" Ucap Chiara dengan suara yang lemah menatap bunda nya dan spontan fahri dengan gerakan cepat mengambil air yang ingin di ambil oleh bunda Chiara
"Nah ini air nya" kata fahri sambil menyodorkan gelas berisi air yang sempat ingin di ambil oleh bunda Chiara dan meilya bunda chiara hanya tersenyum kepada fahri
"Ahh makasih...."Ucap Chiara dan mengambil gelas dari tangan fahri dengan malu²
"Aduhh radar² nya ada clbk nih uhuyy (Cinta Lana bersemi kembali) "Ucap Chinera yang memang tahu kalo fahri dan Chiara pernah berpacaran dan setatus mereka pada saat ini adalah mantan
sontak semua orang menatap perempuan itu yahh siapa lagi kalo bukan Chinera
"Apa kenapa kalian melihat ku seperti itu" Tanya Chinera dan tiba² ia baru ingat kalo hubungan kedua orang itu di rahasikan dari kedua orang tua masing² "Hadehh matilah aku sama fahri" Umpat kesal Chinera dan saat menoleh ia mendapatkan tatapan tajam dari orang yang di bicarakan nya
"Kenapa putri saya muntah dok" Tanya bunda Chiara dengan muka yang cemas takut terjadi sesuatu dengan putri nya itu
"Ibu jangan khawatir putri ibu baik² saja ia hanya mengalami hal alami yang di mana di sebabkan oleh perut yang kosong lalu tiba² di isi oleh makanan atau minuman yang membuat perut nya syok dan akhirnya mengeluarkan apa yang dia makan
....." Jelas dokter itu
"Dan lain kali kalo makan atau minum lebih baik dilakukan secara perlahan supaya kejadian ini tidak terulang" Jelas dokter erik dengan panjang lebar
__ADS_1
"Ohh baiklah dok terima kasih masukan dan saran nya" Kata papa Chiara dan bunda Chiara hanya menganguk anggukan kepala nya
"Ok kalo ada apa² tinggal tekan tombol di sebelah ranjang kalo ada keadaan darurat dan kami akan datang secepat nya" Beri tahu dokter itu sambil menunjuk ke arah tombol yang ia maksud.
Dan kedua krang tua Chiara menganguk kan kepala nya tanda mengerti
"Baiklah buk pak kami permisi" Kata dokter itu
"Ahh terima kasih dok" Ucap kedua orang tua
dan dokter itu pergi begitu pula dengan para suster yang menundukan kepala nya tanda hormat kepada mereka
"bund pa aku ingin tidur bisakah membantu ku untuk tidur" Tanya gadis itu yang sedang duduk di karnakan tadi ia ingin minum jadi ia duduk
"ya sayang" Ucap lembut bunda Chiara kepada putri nya itu.....
*
*
*
__ADS_1
BERSAMBUNG.......!