
..........2 minggu kemudian............
*
*
Setelah kejadian saat itu masih menjadi sebuah teka teki bagi keluarga Pradipta apalagi mengenai penyakit gadis itu hingga dilarikan ke rumah sakit dan tentang keluarga Nara yang tiba² menghilang entah kemana serta seorang wanita tua yang setelah mengetakan sesuatu waktu itu juga ikut ikutan menghilang begitu saja tanpa jejak sedikitpun
"Sayang apakah tidak papa putri kita sekolah nanti di kenapa napa gimana..." Ucap wanita paruh baya itu terhadap suami nya
"Su...." belum selesai laki² itu memjawab dengan cepat putri nya menyela
"Sudah la bund pa aku baik² saja aku aku mau tetap sekolah "Ucap gadis itu sambil turun dari tangga mengikuti kedua orang tua nya siapa lagi kalo bukan Chiara kadang gadis itu tidak bisa di tebak jalan pikiran nya
"Tumben biasa nya suka sekali membolos apalagi hari kau yang piket " Ucap kaka nya Chinera sambil menarik kursi meja makan
"Iya sayang kamu juga masih tahap penyembuhan" Ucap wanita paruh baya itu dengan lembut
"Ha- Apa aku piket kelas hari ini yang benar saja kira ku malam jumat ternyata malam minggu...eh salah ku kira hari rabu ternyata kamis huhh....." Batin gadis itu sambil memasang raut wajah masam nya
"Ehh bukan nya tadi semangat banget kok muka nya di tekuk gitu ....." Sindir kaka nya yang memang tahu kalo adik nya sangat benci hari kamis karna ia piket karna harus membersihkan semua Wc
"A-aku tiba² saja merasa sakit di sekujur tu-tubuh kak.." Indar gadis itu sambil mengeluarkan keringat takut kaka nya tahu kalo ia berbohong
"Be-benarkah sayang ayo kita ke rumah sakit...." Ucap bunda Chiara langsung berdiri
__ADS_1
"ehh tidak bund badan ku hanya sakit palingan di urut sembuh " Ucap gadis itu
"dan aku tidak ingin sekolah heum" celetuk gadis itu sambil memperlihatkan barisan gigi nya yang putih
"baiklah sayang nanti bunda akan carikan tukang urut dan izinin kamu karna gak masuk" balas bunda Chiara meilya
"Huh kau memang bisa membohongi bunda dan papa tapi tidak dengan ku Chiara haha......tapi tidak papa aku sendiri nanti di rumah kalo kamu sekolah hihi" Umpat Chinera
"ya sudah ayo makan" ucap papa Chiara Argah akhirnya bersuara dan detik berikutnya hanya terdengar suara garpu dan sendok yang tangah beradu
setelah hampir 30 menit mereka pun selesai dengan kegiatan makan bersama mereka walupun kekurangan 2 anggota yaitu kaka laki² Chiara yang belum pulang karna masih sekolah namun rutinitas sebelum pergi kemana mana pasti selalu makan karna memang tradisi mereka dari kecil yang membiasakan diri untuk selalu hadir di meja makan.
" nanti kamu di rumah di temanin ama kaka kamu yah sayang bunda sama papa mau meriksa kantor yang baru buka cabang" ucap bunda Chiara dan hanya di anggukan oleh gadis yang tengah makan memang ia selalu terakhir saat di meja makan
"Ya sudah habis kan makanan mu bunda mau ke atas untuk make up supaya cantik" Ucap bunda Chiara dan memberikan kedipatan kepada sang suami dan hanya di tatap dengan keheranan kedua putri nya
"mungkin bunda mau tampil cantik di depan papa karna takut papa selingkuh kalik yahh...." Celetuk Chiara di dalan hati nya
"Papa juga mau pergi untuk memeriksa beberapa berkas untuk di bawa nanti" Ucap Argah papa Chiara dan di anggukan oleh kedua putri nya
selepas kedua orang tua nya pergi tersisa kaka beradik yang hanya diam
"Ayo sesudah bunda dan papa pergi kita bersenang senang" Celetuk Chinera dan terlihat di ekspresi Chiara gadis itu senang bukan kepalang karna tahu tempat yang dj beri tahu oleh kaka nya
"Asikk sudah lama tidak kesitu tidak sabar aku akhh....." Batin gadis itu sambil makan namun otak nya masih saja kepikiran tempat yang akan mereka tuju setelah kedua orang tua nya pergi dari rumah
__ADS_1
*
*
Selepas kedua orang tua nya pergi dari rumah mereka pun mengadakan pesta untuk mereka sebelum pergi ke tempat yang mereka inginkan ......
*
*
................................................................................
Di waktu yang bersamaan dan namun beda tempat terdapat seorang laki² yang tengah duduk di kursi kebesaran nya tengah menelpon seseorang dengan sangat serius terdengar dari suara yang sangat dingin
"Kau sudah mempersiapkan nya..." tanya laki² itu yang tengah duduk sambil menghirup sebatang rokok di tangan nya
"Sudah bos *** " ucap laki² di sebrang sana
"Bagus kerja mu memang bagus akan ku tambahkan bonus untuk mu " Ucap laki² sambil mengembang kan senyum iblis nya menatap sebuah foto
*
*
*
__ADS_1
BERSAMBUNG..........
Author sedang sangat berusaha untuk mendapatkan banyak pembaca