Balikan Sama Mantan Pacar

Balikan Sama Mantan Pacar
Bab 12 : Wanita Rendahan


__ADS_3

"Sudah² kita lanjutkan saja obrolan kita di rumah saya" Ucap papa Chiara


"Iya dan sekalian bertanya apa yang sebenarnya terjadi" Timpah bunda Chiara lalu mereka langsung pergi ke rumah gadis itu serta di ikuti oleh para saksi dan teman² nara dan Chiara


Santai sampai Nara benar² terkejut bukan main apalagi melihat rumah Chiara yang 3 kali lipat lebih besar dari rumah nya


"Ayo masuk" Ucap bunda Chiara


Sekarang mereka ada di ruang keluarga dan seketika hening


"Maaf nyonya anda mau minum" Tanya salah satu pembantu di rumah Chiara


"Ah pasti kalian haus setelah berteriak tadi" Singgung bunda Chiara


"Bagaiman kalo jeruk peras yang di tambah batu es nyonya" Tanya bik iem pembantu di rumah itu


Dan Emily bunda Chiara menganguk tanda setuju


"Sementara menunggu es nya baik nya kita bertanya apa yang terjadi hingga menyebabkan kekacauan yang sangat parah sepeti ini" Tanya bunda Chiara


"Be-begini bunda se-sebenarnya Chi tidak salah bun Nara yang sebenarnya ingin mempermalukan chi dengan cara mengedit foto chi" Jawab gadis itu panjang lebar dan membuat mulut nara bungkam tidak bisa berkata kata


"Bagaiman ini mati la aku dan aku tidak tahu kalo dia Chiara Pradipta ck...." Umpat nara


Mereka semua melihat gerak gerik nara dan seketika mereka tahu kalo memang nara yang melakukan semua itu apalagi saat mereka melihat muka nara yang sangat pucat


" ini nyonya air nya" Ucap bik iem dan meletakan minuman itu di atas meja mereka masing²

__ADS_1


"Fahri bagaimana bisa kamu tidak menjaga calon menantu mama" Tanya mama fahri


Uhukk Uhuk...


seketika mereka yang tengah minum batuk dan seketika muka putih mereka merubah menjadi merah apalagi pipi dan daun telinga nya


"Ma-Maksud mama ca-calon menantu" Tanya laki² dingin itu


"Iya memang nya kenapa" Jawab perempuan yanh sedikit menua itu dengan santai


"Haa tidak mah masa aku di jodoh kan dengan bocah ini" Timpah Fahri


"Sudah² masalah pernikahan dan perjodohan nya nanti saja kita ini membicarakan masalah Chiara bukan masalah jodoh nya" Ucap papa Fahri sambil menggelengkan kepala nya


"Apa benar Nara" Tanya mama nara tidak percaya karna tidak ada jawaban seketika papa nara murka sekaligus sangat malu apalagi istri nya menampar putri atasan nya


"APA BENAR KAU INGIN MEMPERMALUKAN CHIARA" Tambah papa Nara suaranya menggema seketika nara menangis dan dia melihat fahri berharap fahri memeluk nya dan membela nya namun bukan nya mendapatkan semua itu fahri malah melihat nya jijik mengetahui Nara Adalah wanita ****


"NARA" Ucap papa nara semakin geram dengan putri nya ini


"Ti-tidak pahh mereka bohong" Bantah nara gugup masih saja ingin berbohong


"Ohh masih mau mengelak akan ku beri tahu kalo kau itu perempuan rendahan dan kau merencanakan untuk memalukan Chiara" Ucap amera seketika nara melihat nya


"K-kau kenapa membela Chiara atau jangan² kalian bersengkokol untuk memalukan aku bukannya kau teman ku" Timpah nara


"Itu dulu bukan sekarang" Amera ingin membalaskan dendam nya karna Nara membuat kaka nya bunuh diri

__ADS_1


dan amera meranjak mengambil hp nya seketika semua orang diam dan kedua orang tua nara tidak bisa berkata kata saat tahu putri mereka memiliki perilaku hang sangat tercela


Nara diam dan meranjak memeluk fahri ia menangis di pelukan fahri laki² itu mematung tidak tahu harus berbuat apa


"Ck benar fahri menyukai dan mencintai ku" Umpat nara percaya diri ia melirik Chiara dan tersenyum sinis


"Fa-Fahri aku bisa jelaskan" Suara nara membuat semua orang di situ ingin muntah


"Wah wah memang kau wanita rendahan yahh" Ejek Chiara membuyar kan pikiran fahri


" Fahri lepaskan wanita itu dan pulang dari ini jelaskan dengan mama " Timpah Mama fahri dan seketika fahri mendorong tubuh nara namun nara bersikeras tidak mau melepaskan pelukan itu


"Fahri kau bilang sayang dan cinta dengan ku" ucap nara sengaja ingin membuat Chiara sakit hati


"Kau juga sudah bermain dengan ku" dengan suara yang di buat mendayu dayu membuat kedua orang tua fahri tambah jijik dengan nara


"Ha ha ha" Fahri tertawa membuat semua orang di sana heran


"Bukan nya kau sendiri yang meminta nya lagian kau juga sudah tidak gadis lagj sebelum aku bermain dengan mu" Ejek Fahri mendorong tubuh nara Hingga terpental di depan fahri ia mendongak


"Ingat kau sama di mata ku dengan wanita di luaran sana faham" Timpah fahri membuat hati nara sakit padahal waktu itu fahri bilang sayang dan cinta dengan nya atau jangan² hanya akal akalan fahri ingin bersenang senang dengan nara.


Memang postur tubuh nara sangat pas sana sini berisi dan sangat cocok dengan tipe fahri?


*


*

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2