Balikan Sama Mantan Pacar

Balikan Sama Mantan Pacar
Bab 13


__ADS_3

Setelah mengatakan itu Nara yang sudah terlanjur malu atas perkataan nya apalagi melihat mama Fahri melihat nya dengan tatapan rendah dan ia hanya menundukan kepala nya saking malu nya ia tidak bisa berpikir secara logika lagi


"Sayang kau baik² saja" Ucap orang tua nara yang ke sekian kali karna putri nya dari tadi hanya diam dan nara hanya menunduk dan menunduk tanpa menatap bahkan membalas ucapan mama nya itu


"Mahh hiks hiks ayo pulang....hiks...." Akhirnya nara bersuara namun menangis kencang


" Pokok nya saya tidak mau tahu kau harus mempertanggung jawab kan putri ku" Ucap papa nara yang sedari tadi hanya diam dan akhirnya angkat suara saat putri nya menangis


"Maaf pak sudah di jelaskan oleh putra saya tadi bahwa putri anda memang perempuan yang sering melakukan itu dengan banyak laki² di luar sana anak saya cuman mengikuti saja!" Tegas Papa Fahri marah hingga rahang nya pun mengeluarkan otot di rahang tegas yang mulai tidak muda itu lagi walaupun begitu ia tetap berjiwa muda serta tampan tentunya upss.


.


"Ta-Tapi pa....." Belum sempat papa Nara menyelesaikan upacan nya papa Fahri menyela


"Kalo masih tetap mau menikah kan putra ku dengan putri mu akan ku pastikan PERUSAHAN MU AKAN BANGKRUT SERTA KELUARGA MU TIDAK AKAN SELAMAT!" Ancaman yang di berikan oleh laki² yang tegas itu mampu membuat lawan nya tidak berkutik sama sekali bahkan ia sangatlah takut siapa lagi kalo bukan Faris Permana papa fahri


mereka bertiga malu bukan main apalagi saat tahu semua kenyataan yang ada...


"CK..kalo aku tahu aku tidak akan melakukan ini ya tuhan.....hiks.."Nara menangisi diri nya sendiri dan bodoh nya ia malah mencari musuh yang salah bisa² ia menjadi miskin bahkan jadi gembel kalo sampai papa Chiara mengambil semua uang yang pernah ia beri di perusahaan papa Nara


"Pahh bunn kepala chi pusing mau kek kamar....Akh.." setelah mengatakan itu tiba² Chiara pingsan sontak membuat kedua orang tua nya panik bukan main


"Sa-Sayang hiks...paa.."ucap bunda Chiara panik Serta takut akan terjadi sesuatu dengan putri nya itu

__ADS_1


"Paa..."Lirih bunda Chiara sambil menggoyang goyang kan tubuh gadis itu namun gadis ity tetap tidak bangun, karna melihat istri nya yang begitu khawatir akhirnya ia pun membawa Chiara ke rumah sakit


"Sayang bertahan lahh.."Ucap papa Chiara yang ingin menggendong tubuh putri nya itu


"A-apa yang terjadi dengan Chiara om" ucap Fahri terbata karna takut hal² yang tidak di inginkan menimpa teman masa kecil nya itu banyak yang tidak tahu kalo Chiara dan Fahri adalah sahabat sejak kecil walau mereka tidak memperlihat kan keakraban seperti orang pada umum nya namun fahri sangat menghawatirkan Chiara


"Om juga tidak tahu nak" ucap papa Chiara


karna melihat papa Chiara ingin menggendong putri nya ia berinisiatif untuk mengendong nya


"Buar saya saja om" Ucap Fahri dan di anggukan oleh kedua orang tua Chiara


"Ehh tidak usah nak soal nya pasti Chiara berat" bunda Chiara masih sempat sempat nya bercanda walau hanya ingin membuat suasana tidak terlaku kaku


" Apa yang sebenarnya terjadi Meily" ucap bu wise mama Fahri sambil berjalan ke arah mobil


"Entahlah wis aku juga tidak tahu kenapa Chiara bisa pingsan" Ucap bunda Chiara sambil menangis dan di peluk oleh mama Fahri


"untuk kalian bisa angkat kaki dari rumah saya dan yah kalo terbukti ada sesuatu yang terjadi pada PUTRI saya gara² kalian semua tunggu pembalasan saya" Ucap papa Chiara sambil menatap tajam ke arah kedua Orang tua Nara serta putri nya


dan tanpa berkata apa² lagi mereka segera angkat kaki dari rumah mewah itu apalagi mereka sudah di permalukan sampai beberapa kaku


"Ayo segera kita ke rumah sakit" ucap papa Chiara dan akhirnya mereka semua meninggal kan rumah megah itu dan tak lupa memberi tahu para pembantu untuk menjaga rumah

__ADS_1


"oh ya bik tolong jaga rumah ya" Ucap bunda Chiara lembut


"ya nona besar dan hati²" ucap salah satu pembantu


"Ya bik saya juga mintak tolong doakan putri saya bik" kata bunda Chiara meilya


"Amiin....tentu nona besar kami selaku berdoa atas kesembuhan nona muda" ucap mereka para pembantu


dan akhirnya mereka pun pergi menggunakan mobil mereka masing²


*


*


*


*


khusus nama mama Fahri itu Sanya wise Permana kalo orang lain nama panggilan nya Sanya kalo keluarga nama panggilan nya wise maklum yahh


Bersambung.............


Author sedang sekuat tenaga menulis

__ADS_1


__ADS_2